Langsung ke informasi produk
Ventolin Inhaler 100 mcg 200 Doses

Ventolin Inhaler 100 mcg 200 Doses

Rp 199.192

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Ventolin Inhaler 100 mcg adalah sediaan inhalasi aerosol dosis terukur (pressurised Metered-Dose Inhaler / pMDI) inovator produksi GlaxoSmithKline (GSK). Mengandung zat aktif Salbutamol Sulfate (setara Salbutamol base 100 mcg per semprotan), obat ini merupakan bronkodilator golongan Short-Acting Beta-2 Agonist (SABA) yang bekerja secara lokal pada saluran pernapasan untuk meredakan bronkospasme akut secara cepat (reliever).

Secara farmakologis dan mekanistik:

  1. Relaksasi Otot Polos Bronkus Rapid-Acting ($\beta_2$-Agonist): Partikel mikro aerosol Salbutamol yang dihirup akan mengikat secara spesifik reseptor $\beta_2$-adrenergik di otot polos saluran pernapasan. Langkah ini memicu peningkatan kadar cyclic AMP (cAMP) intraseluler yang menyebabkan relaksasi otot polos bronkus hanya dalam waktu 1 hingga 5 menit pasca-hirupan.

  2. Penghambatan Pelepasan Mediator Inflamasi: Selain memicu bronkodilasi, stimulasi reseptor $\beta_2$ pada sel mast paru membantu menghambat pelepasan mediator penyebab bronkokonstriksi (seperti histamin dan leukotrien) akibat respons alergen atau rangsangan fisik.

Indikasi

  • Penyelengkat/Pereda Serangan Akut (Reliever): Penanganan darurat untuk meredakan serangan sesak napas akut (bronkospasme) pada penderita Asma Bronkial, Bronkitis Kronis, dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

  • Pencegahan Bronkospasme Induksi Olahraga (Exercise-Induced Bronchospasm / EIB): Profilaksis jangka pendek sebelum melakukan aktivitas fisik atau terpapar alergen yang diketahui memicu serangan asma.

Komposisi

Tiap 1 kali semprotan (actuation/dose) menghantarkan:

  • Salbutamol Sulfate: Setara dengan Salbutamol base 100 mcg

  • Kemasan: Perangkat inhaler aerosol terukur (pMDI) berisi 200 dosis semprotan.

Dosis dan Aturan Pakai

Obat Keras (Inhalasi Bronkodilator SABA): Dosis harus disesuaikan dengan tingkat keparahan serangan medis di bawah arahan dokter.

  • Meredakan Serangan Sesak Akut (Dewasa & Anak-Anak):

    • Dosis Akut: 1 hingga 2 kali semprotan (actuations) saat serangan sesak napas muncul.

    • Dapat diulangi jika perlu setelah jeda waktu tertentu, namun dosis maksimum tidak boleh melebihi 8 semprotan per 24 jam. Kebutuhan inhaler yang terus meningkat menandakan kontrol asma yang buruk.

  • Pencegahan Asma Induksi Olahraga / Alergen (Profilaksis):

    • Dewasa: 2 kali semprotan, dikonsumsi 10–15 menit sebelum melakukan olahraga atau paparan alergen.

    • Anak-Anak: 1 kali semprotan (dapat ditingkatkan menjadi 2 semprotan jika diperlukan) sebelum olahraga.

  • Teknik Penggunaan Inhaler (SANGAT PENTING untuk Efektivitas Terapi):

    1. Persiapan & Pengocokan: Lepas penutup corong mulut (mouthpiece). Periksa kebersihan bagian dalam dan luar corong. Kocok inhaler secara tegak lurus sebanyak 4–5 kali.

    2. Hembusan Napas: Berdiri atau duduk tegak. Hembuskan napas perlahan dan sedalam mungkin ke luar (jangan menghembuskan napas ke dalam inhaler).

    3. Posisi Inhaler: Pegang inhaler secara tegak (ibu jari menopang bagian bawah corong, jari telunjuk di atas tabung kaleng). Masukkan corong mulut ke dalam mulut di antara gigi dan katupkan bibir dengan rapat tanpa menggigit corong.

    4. Inspirasi Sinkron & Penekanan: Mulailah menarik napas perlahan dan dalam melalui mulut, lalu segera tekan bagian atas tabung logam satu kali untuk menyemprotkan obat sambil terus melanjutkan hirupan napas secara perlahan dan dalam.

    5. Tahan Napas: Lepaskan inhaler dari mulut, lalu tahan napas selama 5–10 detik (atau senyaman mungkin) agar partikel obat mengendap sempurna di dalam saluran napas. Hembuskan napas perlahan.

    6. Dosis Kedua: Jika diperlukan semprotan kedua, tunggu jeda waktu minimal 1 menit, kocok ulang inhaler, dan ulangi langkah di atas.

    7. Pasca-Penggunaan: Pasang kembali penutup corong. Wajib berkumur-kumur dengan air putih jernih lalu buang airnya (jangan ditelan) guna mengurangi rasa kering atau iritasi lokal pada tenggorokan.

Kontraindikasi

  • Kelainan Jantung Berat: Pasien dengan takiaritmia parah atau takikardia tak terkontrol.

  • Tokolisis / Abortus Mengancam: Penggunaan sediaan Salbutamol tidak boleh digunakan untuk penanganan persalinan prematur atau ancaman keguguran.

  • Hipersensitivitas: Riwayat alergi atau hipersensitivitas terhadap Salbutamol Sulfate atau komponen pendorong (propellant) inhaler.

Efek Samping

Efek samping lokal pada saluran napas minimal jika teknik penggunaan benar. Efek sistemik akibat absorpsi berlebih meliputi:

  • Sistem Saraf & Neuromuskular: Tremor/gemetar halus pada jari tangan (efek samping khas SABA), sakit kepala, atau rasa cemas/gelisah transien.

  • Kardiovaskular: Palpitasi (jantung berdebar) dan takikardia.

  • Lokal: Rasa kering atau iritasi pada mulut dan tenggorokan.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori Kehamilan: Kategori C (US FDA). Salbutamol inhalasi digunakan pada wanita hamil jika manfaat klinis pada ibu lebih besar daripada potensi risiko pada janin (misalnya mencegah hipoksia janin akibat serangan asma ibu).

  • Ibu Menyusui: Salbutamol dapat terdistribusi ke dalam ASI dalam jumlah sangat kecil. Penggunaan pada ibu menyusui relatif aman di bawah pengawasan dokter.

Perhatian & Peringatan Keamanan

Peringatan Keselamatan Penggunaan Ventolin Inhaler 100 mcg:

  1. Tanda Perburukan Asma (Red Flag): Jika efek pelegaan dari 2 semprotan berkurang atau tidak bertahan minimal selama 3 jam, segera cari pertolongan medis darurat. Hal ini menandakan eksaserbasi akut yang membutuhkan terapi kortikosteroid sistemik/tambahan.

  2. Risiko Penggunaan Berlebihan: Ketergantungan berlebih pada bronkodilator SABA tanpa obat pengontrol (controller/corticosteroid) berisiko meningkatkan mortalitas akibat asma.

  3. Pembersihan Alat: Bersihkan wadah plastik inhaler minimal seminggu sekali dengan melepas tabung kaleng logam, lalu cuci wadah plastik dengan air hangat dan keringkan hingga tuntas sebelum dirakit kembali.

  4. Simpan pada suhu di bawah 30°C, hindari dari paparan sinar matahari langsung dan suhu panas tinggi, jangan menusuk atau membakar tabung kaleng meskipun sudah kosong, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam Lingkaran Merah Bergaris Tepi Hitam). Harus dengan resep dokter.

  • Produsen / Pemegang Merek: GlaxoSmithKline (GSK) / Haleon.

  • Kemasan: Dus, Kanister Logam Aerosol @ 200 Dosis (Metered Actuations).

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DKL1832005939A1.




Anda mungkin juga menyukai