Acarbose 100 mg
Tersedia di Lokasi Berikut
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Acarbose 100 mg adalah obat antidiabetes oral golongan inhibitor alfa-glukosidase (generik). Obat ini bekerja secara spesifik dengan cara menunda penyerapan dan pemecahan karbohidrat kompleks menjadi glukosa di dalam usus halus. Mekanisme ini efektif untuk menekan dan mencegah lonjakan kadar gula darah yang tajam sesaat setelah makan (post-prandial) pada penderita diabetes.
Indikasi Umum: Sebagai terapi tambahan yang dikombinasikan dengan pengaturan diet dan olahraga untuk mengontrol kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (NIDDM).
Komposisi: Setiap tablet mengandung Acarbose 100 mg.
Dosis & Aturan Pakai:
-
Dosis Dewasa: Dosis awal umumnya adalah 3 kali sehari 50 mg, kemudian dapat ditingkatkan secara bertahap hingga 3 kali sehari 100 mg tergantung pada respons dan evaluasi kadar glukosa darah pasien.
-
Aturan Pakai: Wajib dikunyah bersamaan dengan suapan pertama makanan utama, atau langsung ditelan utuh dengan sedikit air tepat sebelum mulai makan.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
Penanganan Hipoglikemia: Jika terjadi gejala gula darah rendah (hipoglikemia) selama mengonsumsi obat ini, pasien wajib mengonsumsi glukosa murni (dekstrosa) seperti permen glukosa atau sirup glukosa murni. Penggunaan gula pasir biasa (sukrosa) tidak akan efektif karena penyerapan sukrosa sedang dihambat oleh Acarbose.
-
Mengonsumsi gula pasir (sukrosa) secara berlebihan saat pengobatan dengan Acarbose dapat memicu rasa tidak nyaman atau nyeri pada perut.
Kontraindikasi:
-
Pasien dengan gangguan saluran pencernaan kronis, peradangan usus, obstruksi (penyumbatan) usus, hernia, atau ulserasi usus.
-
Pasien dengan gangguan fungsi hati atau gangguan fungsi ginjal yang berat (klirens kreatinin < 25 ml/menit).
Keamanan Kehamilan & Menyusui: Kategori B: Studi pada hewan tidak menunjukkan risiko pada janin, namun data klinis pada wanita hamil masih sangat terbatas. Obat ini tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh ibu hamil maupun ibu menyusui. Manajemen kontrol gula darah untuk wanita hamil penderita diabetes umumnya akan dialihkan menggunakan terapi insulin atas petunjuk dokter.
Efek Samping: Efek samping yang paling sering timbul berkaitan dengan saluran cerna, meliputi: flatulensi (meningkatnya produksi gas/sering buang angin), perut kembung, diare, serta rasa tidak nyaman atau kram perut ringan.
Golongan Produk: Obat Keras (Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: Generik (Diproduksi oleh berbagai perusahaan farmasi seperti Dexa Medica, Kimia Farma, dll.)
Nomor Izin Edar (NIE): GKL2133552310B1