Ventolin Expectorant Sirup 100 ml
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Ventolin Expectorant Sirup 100 ml adalah sediaan obat kombinasi bronkodilator dan ekspektoran produksi GlaxoSmithKline (GSK). Mengandung kombinasi zat aktif Salbutamol Sulfate (setara Salbutamol base 1 mg/5 mL) dan Guaifenesin (50 mg/5 mL), sirup ini diformulasikan untuk penanganan kelainan saluran pernapasan yang disertai dengan bronkospasme dan penumpukan mukus/dahak kental.
Secara farmakologis dan mekanistik:
-
Bronkodilasi Selektif ($\beta_2$-Agonist) (Salbutamol): Salbutamol bekerja sebagai agonis selektif pada reseptor $\beta_2$-adrenergik di otot polos bronkus. Aktivasi ini merangsang enzim adenylate cyclase untuk meningkatkan kadar cyclic AMP (cAMP) intraseluler, yang memicu relaksasi otot polos saluran pernapasan secara cepat, membuka lumen jalan napas, dan meredakan sesak napas.
-
Ekspektoran Mukokinetik (Guaifenesin): Guaifenesin bekerja meningkatkan volume dan menurunkan viskositas (kekentalan) sekresi bronkus. Mekanisme ini mempermudah pengeluaran dahak kental melalui refleks batuk, sehingga klirens mukosiliar saluran napas meningkat.
Indikasi
-
Obstruksi Saluran Napas Akut & Kronis: Meredakan bronkospasme dan mengencerkan dahak kental pada penyakit pernapasan seperti asma bronkial, bronkitis kronis, emfisema paru, serta Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) yang disertai batuk produktif.
Komposisi
Tiap 5 mL (1 sendok takar) mengandung:
-
Salbutamol Sulfate: Setara dengan Salbutamol base 1 mg
-
Guaifenesin: 50 mg
-
Kemasan: Botol @ 100 mL.
Dosis dan Aturan Pakai
Obat Keras (Kombinasi Bronkodilator & Ekspektoran): Penggunaan harus sesuai dengan indikasi medis, dosis, dan petunjuk dari dokter.
-
Dewasa dan Anak Usia > 12 Tahun:
-
10–20 mL (2 hingga 4 sendok takar 5 mL), diminum 3 hingga 4 kali sehari.
-
-
Anak Usia 6–12 Tahun:
-
10 mL (2 sendok takar 5 mL), diminum 3 kali sehari.
-
-
Anak Usia 2–6 Tahun:
-
5 mL (1 sendok takar 5 mL), diminum 3 kali sehari.
-
-
Aturan Konsumsi:
-
Waktu Minum: Sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan perut kosong, yaitu 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan, guna mengoptimalkan laju absorpsi sistemik.
-
Cara Penggunaan: Kocok botol sirup hingga homogen sebelum dituangkan. Gunakan sendok takar khusus medis yang tersedia dalam kemasan.
-
Kontraindikasi
-
Takiaritmia & Kardiomiopati: Pasien dengan kelainan irama jantung cepat (takiaritmia) berat, takikardia, atau kardiomiopati obstruktif hipertrofik.
-
Tokolisis & Abortus Mengancam: Pasien dengan kondisi ancaman keguguran (threatened abortion) pada kehamilan.
-
Pediatrik Usia < 2 Tahun: Anak di bawah usia 2 tahun (kecuali atas pertimbangan khusus dokter spesialis anak).
-
Hipersensitivitas: Riwayat alergi terhadap Salbutamol, Guaifenesin, atau komponen tambahan sediaan sirup.
Efek Samping
Efek samping yang muncul umumnya terkait dengan stimulasi reseptor $\beta_2$-adrenergik sistemik dari salbutamol:
-
Sistem Saraf & Neuromuskular: Tremor/gemetar halus pada jari tangan (efek khas SABA yang umumnya mereda seiring penyesuaian tubuh), sakit kepala, pusing, rasa cemas, atau gelisah.
-
Kardiovaskular: Palpitasi (jantung berdebar-debar), takikardia, atau fluktuasi ringan tekanan darah.
-
Saluran Cerna: Mual, muntah, atau rasa tidak nyaman pada ulu hati.
-
Muskuloskeletal: Kram otot rangka transien.
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Kategori Kehamilan: Kategori C (US FDA). Penggunaan pada wanita hamil hanya apabila manfaat terapeutik pada ibu melebihi potensi risiko terhadap janin.
-
Ibu Menyusui: Salbutamol dan metabolitnya berpotensi terdistribusi ke dalam ASI dalam jumlah kecil. Penggunaan pada ibu menyusui memerlukan evaluasi dan instruksi ketat dari dokter.
Perhatian & Peringatan Keamanan
Peringatan Keselamatan Penggunaan Ventolin Expectorant Sirup 100 ml:
Pemantauan Kebutuhan Bronkodilator: Jika dosis standar tidak lagi memberikan pelegaan sesak napas yang adekuat, hal ini menandakan perburukan kondisi asma/PPOK. Segera konsultasikan ke dokter dan jangan menaikkan dosis sendiri secara sembarangan.
Pasien Komorbiditas Khusus: Gunakan dengan perhatian ekstra pada pasien penderita hipertensi, tirotoksikosis (hipertiroidisme), diabetes melitus (risiko hiperglikemia), serta riwayat kejang.
Risiko Hipokalemia: Pemberian agonis $\beta_2$ dosis tinggi dapat memicu perpindahan kalium ke intrasel, yang berpotensi menyebabkan hipokalemia transien.
Simpan botol pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari sinar matahari langsung, rapatkan tutup botol setelah digunakan, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam Lingkaran Merah Bergaris Tepi Hitam). Harus dengan resep dokter.
-
Produsen / Pemegang Merek: GlaxoSmithKline (GSK) / Glaxo Wellcome Indonesia.
-
Kemasan: Dus, Botol @ 100 mL.
-
Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DKL0832005437A1.