Langsung ke informasi produk
Ponstan 500 mg Per Tablet

Ponstan 500 mg Per Tablet

Rp 3.777

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Ponstan 500 mg Per Tablet adalah sediaan eceran (satuan tablet) dari obat pereda nyeri (analgesik) dan antiinflamasi non-steroid (OAINS/NSAID) orisinal produksi PT Pfizer Indonesia (Viatris). Sediaan eceran ini ditujukan untuk kebutuhan terapi nyeri akut dosis tunggal atau pemenuhan resep dokter sesuai jumlah pasti yang dibutuhkan pasien.

Mengandung Asam Mefenamat 500 mg, obat ini bekerja secara sistemik menghambat aktivitas enzim siklooksigenase (COX-1 dan COX-2). Penghambatan ini menghentikan pembentukan prostaglandin—mediator kimia utama yang memicu respons nyeri, pembengkakan, dan peradangan pada jaringan tubuh yang mengalami cedera atau iritasi.

Indikasi

  • Nyeri Dental Akut: Meredakan sakit gigi hebat berdenyut, nyeri pasca-pencabutan gigi, atau prosedur bedah mulut.

  • Nyeri Menstruasi: Meringankan kram rahim hebat dan nyeri haid (dismenore primer).

  • Nyeri Trauma & Akut: Mengatasi nyeri otot, nyeri persendian (muskuloskeletal), sakit kepala, serta nyeri pasca-trauma atau pasca-operasi.

Komposisi

Tiap 1 tablet mengandung:

  • Asam Mefenamat (Mefenamic Acid): 500 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Obat Keras: Dosis dan durasi pemakaian wajib disesuaikan dengan resep dan instruksi dokter. Durasi penggunaan maksimal dibatasi 7 hari berturut-turut.

  • Dewasa dan Anak Usia >14 Tahun:

    • Dosis Awal: 1 tablet (500 mg).

    • Dosis Lanjutan: ½ tablet (250 mg) atau 1 tablet (500 mg) setiap 6–8 jam sekali bila nyeri menetap, sesuai petunjuk dokter.

  • Waktu Konsumsi:

    • WAJIB DIKONSUMSI SEGERA SESUDAH MAKAN (pantang dikonsumsi saat perut kosong) dan ditelan utuh bersama segelas air putih untuk melindungi dinding lambung dari risiko iritasi.

Kontraindikasi

  • Riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap Asam Mefenamat, aspirin, atau obat OAINS lainnya.

  • Pasien dengan tukak lambung/duodenum aktif berdarah, perdarahan saluran cerna, atau inflammatory bowel disease (IBD).

  • Penderita gagal ginjal berat, gangguan fungsi hati berat, atau gagal jantung kongestif berat.

  • Kehamilan Trimester Ketiga (risiko komplikasi serius pada janin dan persalinan).

Efek Samping

Dapat menimbulkan reaksi pada sistem pencernaan dan saraf pusat:

  • Saluran Cerna: Mual, muntah, perih ulu hati (dispepsia), kram perut, diare transien, atau risiko luka/perdarahan lambung pada penggunaan berulang.

  • Sistem Saraf Pusat: Pusing ringan, mengantuk, atau sakit kepala.

  • Reaksi Hipersensitivitas: Ruam kulit, gatal, atau bentol-bentol.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kehamilan (Kategori C pada Trimester 1 & 2; Kategori D pada Trimester 3):

    • Trimester 1 & 2: Digunakan hanya jika sangat diperlukan secara medis di bawah pengawasan ketat dokter.

    • Trimester 3: KONTRAINDIKASI MUTLAK. Berisiko menyebabkan penutupan prematur ductus arteriosus janin, hipertensi pulmonal, serta meningkatkan risiko komplikasi perdarahan persalinan masif dan menghambat kontraksi rahim.

  • Ibu Menyusui: Diekskresikan ke dalam ASI dalam jumlah sangat kecil; tidak direkomendasikan tanpa petunjuk eksplisit dari dokter.

Perhatian & Peringatan Keamanan

Peringatan Keselamatan & Penanganan Sediaan Eceran:

  1. Penyimpanan Sediaan Eceran: Pastikan potongan blister/strip foil aluminium pembungkus tablet tidak pecah, berlubang, atau bocor agar higienitas dan stabilitas zat aktif obat tetap terjaga dari kelembapan udara.

  2. Batas Durasi Penggunaan (Maksimal 7 Hari): Jangan menggunakan Asam Mefenamat secara kronis atau jangka panjang tanpa evaluasi medis karena berisiko memicu kerusakan fungsi ginjal (nefrotoksisitas) dan perdarahan lambung tersembunyi.

  3. Interaksi Obat: Hindari konsumsi bersamaan dengan obat pereda nyeri OAINS lain, kortikosteroid, atau pengencer darah (antikoagulan) karena dapat meningkatkan risiko perdarahan lambung secara signifikan.

  4. Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), terhindar dari paparan sinar matahari langsung dan tempat lembap, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam Lingkaran Merah Bergaris Tepi Hitam). Harus dengan resep dokter.

  • Produsen / Pemegang Merek: PT Pfizer Indonesia / Viatris.

  • Kemasan: Eceran Satuan / Strip @ 1 Tablet.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DKL8519807117A1.




Anda mungkin juga menyukai