Langsung ke informasi produk
Pirofel Gel 0.5 % 20 g

Pirofel Gel 0.5 % 20 g

Rp 26.890

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Pirofel Gel 0.5% adalah sediaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS/NSAID) topikal bermerek yang diproduksi oleh PT Sanbe Farma. Diformulasikan dalam basis hidrogel dingin dan tidak lengket, obat ini mengandung Piroxicam 0.5% yang khusus ditujukan untuk meredakan nyeri, peradangan, dan pembengkakan lokal pada jaringan lunak serta sendi.

Piroxicam bekerja dengan cara menghambat enzim cyclooxygenase (COX) secara lokal, sehingga memblokir pembentukan prostaglandin—senyawa pemicu rasa nyeri dan reaksi inflamasi. Sediaan topikal ini menawarkan penetrasi transdermal yang efisien ke area target (seperti tendon, ligamen, dan sendi) tanpa memberikan beban penyerapan sistemik yang signifikan pada saluran pencernaan, sehingga jauh lebih ramah terhadap lambung dibandingkan sediaan oral.

Indikasi

  • Cedera Olahraga & Trauma Lokal: Meredakan nyeri, pembengkakan, dan peradangan akibat terkilir (sprain), keseleo, salah urat, memar akibat benturan, serta cedera tendon atau ligamen.

  • Gangguan Muskuloskeletal: Menangani pegal-pegal, kaku pinggang (lumbago), dan nyeri otot (mialgia).

  • Nyeri Sendi Lokal: Terapi pendamping untuk meredakan rasa nyeri dan kaku pada sendi permukaan, seperti Osteoarthritis pada lutut atau jari-jari tangan.

Komposisi

Mengandung:

  • Piroxicam 0.5% (setara dengan 5 mg Piroxicam per 1 gram gel) dalam basis hidrogel.

Dosis dan Aturan Pakai

  • Dosis Dewasa & Anak Usia > 12 Tahun: Oleskan tipis-tipis pada area otot atau sendi yang sakit sebanyak 3 hingga 4 kali sehari.

  • Petunjuk Cara Penggunaan:

    1. Bersihkan dan keringkan area kulit yang mengalami nyeri sebelum pengolesan.

    2. Usapkan gel secara merata pada area yang sakit, lalu lakukan pijatan atau gosokan perlahan hingga hidrogel meresap sepenuhnya ke dalam kulit.

    3. Bilas tangan hingga bersih dengan air dan sabun setelah selesai mengoleskan obat (kecuali jika area tangan adalah bagian yang sedang diobati).

    4. Gel ini mengering dengan cepat dan tidak meninggalkan rasa lengket atau noda pada pakaian.

Kontraindikasi

  • Riwayat serangan asma, urtikaria (biduran), atau rhinitis akut yang dipicu oleh penggunaan Aspirin atau obat OAINS lainnya.

  • Dilarang dioleskan pada luka terbuka, kulit bernanah, luka bakar, atau area dermatitis/eksim aktif.

  • Hindari kontak langsung dengan mata, membran mukosa (seperti bagian dalam hidung atau mulut), serta area genital.

  • Kehamilan Trimester Ketiga.

  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap Piroxicam atau komponen tambahan basis gel.

Efek Samping

Penggunaan topikal umumnya sangat aman dan ditoleransi dengan baik. Efek samping yang mungkin timbul bersifat lokal dan ringan:

  • Iritasi Kulit Lokal: Kemerahan (eritema), rasa gatal (pruritus), atau sensasi hangat/terbakar ringan pada area pengolesan.

  • Dermatitis Kontak: Reaksi alergi kulit lokal pada individu yang sensitif.

  • Fotosensitivitas: Peningkatan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari pada area yang diolesi (dapat memicu ruam atau kemerahan jika terpapar terik matahari langsung).

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (Trimester 1 & 2) / Kategori D (Trimester 3): Walaupun penyerapan sistemik dari sediaan gel sangat minimal, penggunaannya dikontraindikasikan pada wanita hamil Trimester 3, untuk mengantisipasi risiko penutupan dini pembuluh darah janin (ductus arteriosus).

  • Ibu Menyusui: Gunakan dengan hati-hati atas saran dokter. Jangan mengoleskan gel pada area dada untuk mencegah risiko tertelan oleh bayi saat menyusui.

Perhatian & Peringatan Keamanan

Peringatan Penting Penggunaan Pirofel Gel:

  1. Khusus Pemakaian Luar (Topikal): Hanya untuk diaplikasikan pada kulit luar utuh. Dilarang ditelan atau dioleskan pada jaringan mukosa dan mata. Jika tidak sengaja mengenai mata, segera bilas dengan air bersih mengalir.

  2. Cuci Tangan Setelah Penggunaan: Selalu cuci tangan menggunakan sabun setelah mengoleskan obat untuk mengantisipasi ketidaksengajaan mengucek mata atau menyentuh area sensitif Wajah.

  3. Perlindungan dari Sinar Matahari: Hindari memaparkan area kulit yang baru saja diolesi gel dari sinar matahari langsung secara berlebihan guna mencegah reaksi fotosensitivitas.

  4. Penggunaan Balutan: Jangan menutup area yang diolesi gel dengan balutan kedap udara (occlusive dressing) kecuali atas petunjuk medis.

  5. Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), di tempat kering dan sejuk, hindarkan dari paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter). (Catatan: Meskipun berlogo K Merah, beberapa sediaan OAINS topikal dapat diakses secara terbatas melalui pertimbangan apoteker/resep).

  • Produsen / Pemegang Merek: PT Sanbe Farma.

  • Kemasan: Dus, Tube @ 20 Gram.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DTL972221228A1.




Anda mungkin juga menyukai