Langsung ke informasi produk
Otilon Ear Drop 8 ml

Otilon Ear Drop 8 ml

Rp 62.455

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Otilon Ear Drop (8 ml) adalah obat tetes telinga steril kombinasi antibiotik, kortikosteroid, dan anestesi lokal produksi PT Sanbe Farma. Sediaan ini hadir dalam kemasan botol tetes isi 8 ml.

Otilon diformulasikan secara khusus untuk menangani infeksi dan peradangan pada saluran telinga luar. Mengombinasikan dua jenis antibiotik berspektrum luas (Polymyxin B Sulfate dan Neomycin Sulfate) yang bekerja sinergis membunuh bakteri penyebab infeksi, kortikosteroid Fludrocortisone Acetate untuk meredakan pembengkakan dan peradangan, serta Lidocaine Hydrochloride sebagai anestesi lokal yang memberikan efek mati rasa sementara guna meredakan rasa nyeri atau sensasi berdenyut pada telinga secara cepat.

Indikasi

Pengobatan topikal untuk peradangan dan infeksi bakteri pada saluran telinga luar, meliputi:

  • Otitis Eksterna Akut: Peradangan dan infeksi pada liang telinga luar.

  • Furunkulosis: Bisul atau peradangan folikel rambut pada liang telinga luar.

  • Nyeri & Pembengkakan Telinga: Meredakan gejala nyeri, gatal, perih berdenyut, dan bengkak kemerahan pada saluran telinga luar yang disebabkan oleh infeksi bakteri sensitif.

Komposisi

Setiap 1 ml larutan tetes telinga mengandung:

  • Polymyxin B Sulfate: 10.000 IU

  • Neomycin Sulfate: 5 mg

  • Fludrocortisone Acetate: 1 mg

  • Lidocaine HCl: 40 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Penggunaan obat ini HARUS SESUAI DENGAN RESEP DOKTER.

  • Dosis Dewasa & Anak:

    • Teteskan 4–5 tetes pada liang telinga yang sakit, 2–4 kali sehari (sesuai arahan dokter).

  • Petunjuk Cara Penggunaan:

    1. Bersihkan dan keringkan liang telinga luar secara perlahan sebelum menggunakan obat.

    2. Cuci tangan hingga bersih. Posisikan kepala miring ke samping sehingga telinga yang sakit menghadap tegak lurus ke atas.

    3. Teteskan cairan Otilon sesuai dosis yang direkomendasikan pada dinding liang telinga (hindari memasukkan ujung penetes langsung ke dalam lubang telinga).

    4. Jaga posisi kepala tetap miring selama 3–5 menit agar larutan meresap sempurna ke dalam saluran telinga.

    5. Lap sisa cairan yang meluber di luar daun telinga menggunakan tisu bersih.

    6. Khusus Penggunaan Telinga Luar: Dilarang keras ditelan, digunakan pada mata, atau disuntikkan.

Kontraindikasi

  • Pasien dengan perforasi membran timpani (gendang telinga pecah/robek), karena zat aktif antibiotik golongan aminoglikosida (Neomycin) berisiko menimbulkan efek ototoksisitas (kerusakan saraf pendengaran) jika masuk ke telinga tengah/dalam.

  • Infeksi telinga yang disebabkan oleh virus (seperti Herpes Zoster Oticus atau cacar) atau infeksi jamur (Otomycosis).

  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap Polymyxin B, Neomycin, Fludrocortisone, Lidocaine, atau komponen anestesi lokal amida lainnya.

Efek Samping

Secara umum ditoleransi dengan baik jika digunakan pada liang telinga dengan gendang telinga utuh. Efek samping lokal yang dapat timbul antara lain:

  • Sensasi hangat, gatal, perih, atau iritasi ringan sesaat setelah diteteskan.

  • Sensasi kebas atau mati rasa sementara di sekitar liang telinga (efek terapeutik normal dari Lidocaine).

  • Reaksi alergi lokal seperti dermatitis kontak (kemerahan dan gatal) pada penggunaan jangka panjang.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C: Penyerapan sistemik dari penggunaan tetes telinga lokal sangat minimal. Namun, penggunaannya pada wanita hamil tetap harus mempertimbangkan rasio manfaat-risiko dan berada di bawah pengawasan dokter spesialis THT atau spesialis kandungan.

  • Menyusui: Gunakan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk dokter.

Perhatian & Peringatan Keamanan

  • Peringatan Penting Membran Timpani: Jangan pernah menggunakan obat ini tanpa pemeriksaan fisik liang telinga oleh dokter untuk memastikan bahwa gendang telinga dalam keadaan utuh (tidak berlubang/robek).

  • Batas Waktu Penggunaan Pasca-Buka: Jaga kebersihan penetes botol agar tidak menyentuh permukaan telinga atau jari tangan. Buang sisa cairan setelah 30 hari sejak kemasan botol pertama kali dibuka guna mencegah kontaminasi bakteri.

  • Jangan gunakan obat ini melebihi durasi yang diresepkan oleh dokter (biasanya maksimal 7–10 hari) untuk mencegah timbulnya resistensi bakteri atau infeksi jamur sekunder.

  • Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), terlindung dari cahaya matahari langsung dan kelembapan, hindari dibekukan, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (HARUS DENGAN RESEP DOKTER - Logo K Merah).

  • Produsen / Pemegang Merek: PT Sanbe Farma

  • Kemasan: Dus, Botol Tetes @ 8 ml.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DKL0922246148A1




Anda mungkin juga menyukai