Ketorolac 10 mg 10 Tablet
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Ketorolac 10 mg Tablet adalah sediaan obat keras pereda nyeri (analgetik) golongan Non-Steroidal Anti-inflammatory Drug (NSAID/OAINS) generik turunan asam pirolizin karboksilat.
Ketorolac bekerja secara spesifik dengan menghambat enzim Siklooksigenase-1 dan Siklooksigenase-2 (COX-1 & COX-2) secara kompetitif. Penghambatan ini menghentikan biosintesis prostaglandin, yaitu zat mediator kimia yang memicu rasa nyeri, peradangan, dan demam di jaringan tubuh. Ketorolac memiliki daya analgetik (pereda nyeri) tingkat tinggi yang sebanding dengan analgesik golongan opioid, namun tanpa menimbulkan risiko depresi pernapasan atau ketergantungan fisik.
Indikasi
Penanganan jangka pendek untuk meredakan nyeri akut intensitas sedang hingga berat (seperti nyeri pasca-operasi bedah mayor, nyeri persendian/muskuloskeletal akut, atau nyeri trauma).
Peringatan Penting: Obat ini tidak ditujukan untuk mengatasi nyeri ringan/kronis jangka panjang (seperti nyeri haid ringan, sakit gigi biasa, atau osteoarthritis kronis).
Komposisi
Tiap tablet mengandung:
-
Ketorolac Trometamol 10 mg
Dosis dan Aturan Pakai
Peringatan Penting: Ketorolac 10 mg merupakan Obat Keras (Logo K Merah). Penggunaan wajib di bawah pengawasan ketat dan sesuai resep dokter.
-
Dewasa: 10 mg (1 tablet) setiap 4 hingga 6 jam sekali sesuai dengan tingkat keparahan nyeri.
-
Dosis Maksimum Harian: Maksimal 40 mg per hari (4 tablet) untuk sediaan oral.
-
Pasien Lansia (≥ 65 tahun) atau BB < 50 kg: Dosis disesuaikan oleh dokter (umumnya rentang dosis lebih rendah dengan frekuensi yang dikurangi).
-
BATASAN DURASI PENGGUNAAN (CRITICAL WARNING): Total durasi penggunaan Ketorolac (termasuk kombinasi parenteral/injeksi dan oral) TIDAK BOLEH MELEBIHI 5 HARI BERTURUT-TURUT.
-
Aturan Pakai:
-
Wajib diminum segera sesudah makan porsi utama bersama segelas air putih penuh untuk meminimalkan risiko iritasi atau luka pada lambung.
-
Ditelan utuh, jangan dihancurkan atau dikunyah.
-
Kontraindikasi
-
Pasien dengan riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap Ketorolac, Aspirin, atau OAINS lainnya (seperti timbul asma, rhinitis, atau angioedema).
-
Penderita tukak lambung/duodenum aktif, riwayat perdarahan saluran cerna, atau perforasi lambung.
-
Penderita gangguan fungsi ginjal derajat sedang hingga berat atau risiko gagal ginjal akibat dehidrasi.
-
Penderita gagal jantung berat, hipertensi tidak terkontrol, atau pasca-operasi pintas koroner (CABG).
-
Pasien dengan riwayat gangguan pembekuan darah (hemophilia) atau perdarahan serebrovaskular.
-
Wanita hamil pada trimester ketiga dan saat proses persalinan.
Efek Samping
Efek samping yang dapat timbul selama penggunaan Ketorolac meliputi:
-
Sistem Pencernaan: Nyeri ulu hati (epigastric pain), mual, muntah, dispepsia, kembung, diare, konstipasi, hingga risiko perdarahan atau tukak lambung (terutama jika digunakan melebihi 5 hari).
-
Saraf Pusat: Sakit kepala, pusing, mengantuk (somnolen), atau rasa lelah.
-
Sistem Kardiovaskular & Ginjal: Retensi cairan (edema), peningkatan tekanan darah, atau gangguan fungsi ginjal akut.
-
Reaksi Alergi: Ruam kulit, gatal-gatal, atau reaksi anafilaksis pada pasien sensitif.
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Wanita Hamil (Kategori C/D):
-
Trimester 1 & 2 (Kategori C): Penggunaan hanya jika manfaat klinis jauh melebihi potensi risiko pada janin.
-
Trimester 3 (Kategori D - KONTRAINDIKASI MUTLAK): Penggunaan pada usia kehamilan > 30 minggu dapat menyebabkan penutupan dini pembuluh darah ductus arteriosus pada janin, hipertensi pulmonal janin, menghambat kontraksi rahim, serta meningkatkan risiko perdarahan masif saat persalinan.
-
-
Wanita Menyusui: Ketorolac terdistribusi ke dalam ASI dalam jumlah kecil. Penggunaan pada ibu menyusui memerlukan pertimbangan dan evaluasi ketat dari dokter.
Perhatian & Peringatan Keamanan
-
Peringatan Keras Batas Waktu 5 Hari: Ketorolac murni digunakan sebagai terapi singkat nyeri akut. Dilarang keras mengonsumsi obat ini secara mandiri atau rutin melebihi 5 hari untuk mencegah komplikasi fatal seperti perdarahan saluran cerna masif dan kerusakan fungsi ginjal akut.
-
Peringatan Kardiovaskular & Gastrointestinal: Penggunaan OAINS dosis tinggi atau jangka panjang berisiko meningkatkan kejadian trombotik kardiovaskular berat (seperti serangan jantung dan stroke) serta ulserasi lambung.
-
Hati-hati penggunaan pada penderita asma, penderita gangguan hati, lansia, serta pasien yang sedang mengonsumsi obat antikoagulan (pengencer darah) atau kortikosteroid oral.
-
Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya matahari langsung dan kelembapan, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Keras (Logo Lingkaran Merah dengan Huruf K Hitam).
-
Produsen/Pemasar: Generik (Kimia Farma / Dexa Medica / Novell / Ifars / Produsen Generik Berizin Resmi Lainnya)
-
Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
-
Nomor Izin Edar (NIE): GKL0933520517A1 (Nomor registrasi BPOM menyesuaikan dengan produsen generik yang bersangkutan).