Langsung ke informasi produk
Kenacort 4 mg 10 Tablet

Kenacort 4 mg 10 Tablet

Rp 7.159

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Kenacort 4 mg Tablet adalah obat kortikosteroid sintetik golongan glukokortikoid sistemik yang diproduksi oleh PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk. Tiap tablet mengandung Triamcinolone 4 mg.

Triamcinolone bekerja secara sistemik sebagai agen antiinflamasi dan imunosupresan kuat. Mekanismenya melibatkan penekanan sintesis serta pelepasan mediator-mediator inflamasi (seperti prostaglandin dan leukotrien) melalui pemblokiran jalur asam arakidonat, serta menekan aktivitas dan respons proliferasi sistem imun yang berlebihan. Obat ini efektif mengatasi peradangan hebat dan manifestasi alergi berat yang tidak merespons terapi lini pertama.

Indikasi

  • Penyakit Alergi Berat: Asma bronkial berat, rinitis alergi berat, dermatitis kontak, dermatitis atopik, dan reaksi hipersensitivitas obat.

  • Gangguan Reumatik & Kolagen: Rheumatoid arthritis, psoriatic arthritis, ankylosing spondylitis, serta kelainan autoimun seperti Systemic Lupus Erythematosus (SLE).

  • Penyakit Kulit & Dermatologi: Psoriasis berat, pemfigus, dan dermatitis eksfoliatif.

  • Gangguan Endokrin: Insufisiensi adrenokortikal primer atau sekunder (biasanya dikombinasikan dengan mineralokortikoid).

  • Penyakit Mata & Saluran Napas: Peradangan berat pada mata (uveitis, iritis) serta sarkoidosis simptomatik.

Komposisi

Tiap tablet mengandung:

  • Triamcinolone 4 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Peringatan Penting: Kenacort 4 mg merupakan Obat Keras (Logo K Merah). Penentuan dosis, durasi terapi, dan penghentian obat wajib berdasarkan resep serta petunjuk dari dokter spesialis.

  • Dosis Dewasa (Inisiasi): Umumnya berkisar antara 4 mg hingga 48 mg per hari, diberikan sebagai dosis tunggal atau terbagi beberapa kali sehari, disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan penyakit.

  • Dosis Pemeliharaan: Setelah respons klinis tercapai, dokter akan menurunkan dosis secara perlahan hingga mencapai dosis efektif terendah.

  • Aturan Pakai: Wajib diminum segera sesudah makan dengan bantuan segelas air putih untuk mengurangi risiko iritasi dan pengikisan pada mukosa lambung (ulkus peptikum).

Kontraindikasi

  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap Triamcinolone atau kortikosteroid lainnya.

  • Infeksi jamur sistemik yang aktif.

  • Penyakit infeksi virus atau bakteri berat yang belum diobati (seperti tuberkulosis aktif, herpes simpleks ocular, atau varicella).

  • Pasien yang baru menerima vaksin hidup (live attenuated vaccines).

  • Tukak lambung (ulkus peptikum) aktif atau riwayat perdarahan saluran cerna.

Efek Samping

Pemakaian jangka pendek umumnya ditoleransi dengan baik. Namun, penggunaan dosis tinggi atau jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sistemik khas kortikosteroid, seperti:

  • Metabolik & Endokrin: Penumpukan lemak pada wajah (Moon Face), peningkatan berat badan, retensi cairan/garam (edema), hiperglikemia (risiko diabetes steroid), dan supresi poros hipotalamus-pituitari-adrenal (HPA).

  • Muskuloskeletal: Pengeroposan tulang (osteoporosis), kelemahan otot (steroid myopathy), dan gangguan pertumbuhan pada anak.

  • Pencernaan: Mual, nyeri ulu hati, tukak lambung, hingga perdarahan saluran cerna.

  • Sistem Imun: Menurunnya daya tahan tubuh sehingga meningkatkan kerentanan terhadap infeksi bakteri, jamur, atau virus.

  • Kutaneus/Kulit: Kulit menipis, memar, kemerahan, dan penyembuhan luka yang lambat.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (FDA): Studi pada hewan menunjukkan efek teratogenik pada janin. Triamcinolone dapat menembus plasenta dan berisiko menyebabkan supresi adrenal pada bayi baru lahir jika digunakan dalam jangka panjang selama kehamilan.

  • Penggunaan: Tidak direkomendasikan untuk wanita hamil kecuali atas pertimbangan klinis ketat oleh dokter spesialis kandungan bila manfaatnya melebihi risikonya.

  • Menyusui: Triamcinolone dapat terekskresi ke dalam ASI dan berpotensi mengganggu pertumbuhan bayi atau menekan produksi kortikosteroid endogen. Hindari penggunaan selama menyusui tanpa konsultasi dokter.

Perhatian & Peringatan Keamanan

  • Peringatan Tapering Off (Wajib Bertahap): Dilarang keras menghentikan penggunaan Kenacort secara mendadak setelah pemakaian rutin jangka panjang (lebih dari 2–3 minggu). Penghentian mendadak dapat memicu Krisis Adrenal yang membahayakan jiwa. Dosis harus diturunkan secara bertahap (tapering off) sesuai petunjuk dokter.

  • Pengawasan Penyakit Penyerta: Gunakan dengan ekstra hati-hati pada penderita hipertensi, gagal jantung, diabetes melitus, glaukoma, osteoporosis, dan gangguan fungsi ginjal atau hati.

  • Simpan pada suhu di bawah 30°C, terhindar dari cahaya matahari langsung dan kelembapan, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter).

  • Produsen/Pemasar: PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk

  • Kemasan: Dus, Strip @ 10 Tablet.

  • Nomor Izin Edar (NIE): DKL1124401610A1




Anda mungkin juga menyukai