Langsung ke informasi produk
Crestor 20 mg Tablet

Crestor 20 mg Tablet

Rp 38.449

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Crestor 20 mg adalah sediaan obat kardiovaskular bermerek orisinal produksi PT AstraZeneca Indonesia yang mengandung Rosuvastatin Calcium. Sediaan berkekuatan 20 mg ini dikategorikan sebagai terapi statin intensitas tinggi (high-intensity statin therapy). Obat ini bekerja secara hidrofilik dan selektif tinggi menghambat enzim HMG-CoA reduktase di hati, yang secara agresif menurunkan produksi kolesterol internal, meningkatkan klirens kolesterol jahat (LDL) dari darah, serta berkontribusi langsung dalam proses stabilisasi hingga regresi plak lemak pada dinding pembuluh darah.

Indikasi

  • Terapi penunjang di samping diet untuk menurunkan kadar kolesterol total dan LDL-C yang sangat tinggi pada penderita hiperkolesterolemia berat (termasuk jenis hiperkolesterolemia familial homozigot).

  • Manajemen penurunan risiko kejadian kardiovaskular mayor (seperti serangan jantung koroner atau stroke) pada pasien dengan risiko tinggi terdiagnosis penyakit kardiovaskular aterosklerotik.

  • Terapi stabilisasi plak lemak pembuluh darah (aterosklerosis) untuk mencegah pecahnya plak yang dapat memicu penyumbatan akut.

Komposisi

Tiap 1 tablet selaput mengandung:

  • Rosuvastatin Calcium setara dengan Rosuvastatin base 20 mg.

Dosis dan Aturan Pakai

  • Dosis Dewasa (Intensitas Tinggi): 1 tablet (20 mg), diminum 1 kali sehari.

  • Catatan Dosis: Dosis 20 mg merupakan dosis terapeutik tinggi. Penentuan kelayakan dosis ini mutlak berdasarkan hasil pemeriksaan profil lipid darah serta penilaian skor risiko kardiovaskular individual oleh dokter spesialis jantung atau penyakit dalam.

  • Aturan Pakai: Dapat dikonsumsi bebas sebelum atau sesudah makan dengan bantuan air putih. Rosuvastatin memiliki waktu paruh (half-life) yang panjang sehingga dapat diminum kapan saja (pagi, siang, atau malam hari), asalkan dikonsumsi secara konsisten pada jam yang sama setiap harinya. Namun, meminumnya di malam hari menjelang tidur tetap direkomendasikan demi menjaga kepatuhan pasien. Tablet wajib ditelan utuh, jangan dikunyah atau digerus.

Kontraindikasi

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi terhadap Rosuvastatin atau komponen tambahan obat.

  • Penderita penyakit hati aktif, termasuk peningkatan kadar enzim transaminase hati (SGOT/SGPT) secara menetap yang tidak jelas penyebabnya.

  • Gangguan fungsi ginjal derajat berat (klirens kreatinin < 30 mL/menit).

  • Pasien dengan riwayat kelainan otot (Miopati atau Rhabdomyolysis).

  • Penggunaan bersamaan dengan obat Siklosporin.

  • Wanita hamil, wanita usia subur yang merencanakan kehamilan, serta ibu menyusui.

Efek Samping

  • Muskuloskeletal: Mialgia (nyeri otot atau linu sendi), kram otot, kelemahan otot, atau nyeri punggung.

  • Sistem Saraf: Sakit kepala, pusing ringan, atau peningkatan risiko transient pada kadar gula darah puasa.

  • Pencernaan: Mual, nyeri perut, kram perut, mulas, atau konstipasi.

  • Laboratorium: Peningkatan kadar enzim transaminase hati (SGOT/SGPT) atau kreatinin fosfokinase (CPK) darah.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori X: KONTRAINDIKASI MUTLAK. Kolesterol sangat krusial untuk biosintesis membran sel dan perkembangan organ tubuh janin yang normal. Penghambatan jalur kolesterol oleh Rosuvastatin terbukti secara klinis bersifat teratogenik (meracuni janin) dan memicu risiko cacat bawaan lahir yang fatal. Wanita usia subur wajib menggunakan alat kontrasepsi yang efektif dan segera menghentikan obat jika mendeteksi kehamilan.

  • Menyusui: Kontraindikasi karena obat dapat merembes ke dalam ASI dan mengganggu metabolisme lipid bayi.

Perhatian & Peringatan Keamanan

  • Waspada Gejala Miopati (Sangat Penting): Segera hubungi dokter jika Anda merasakan keluhan nyeri otot, kram, linu, atau kelemahan otot yang tidak jelas sebabnya, terutama jika keluhan tersebut disertai dengan demam atau tubuh terasa sangat lemas. Pada penggunaan statin dosis tinggi, gejala ini memerlukan evaluasi klinis cepat untuk mengantisipasi risiko kerusakan otot parah (Rhabdomyolysis) yang dapat memicu gagal ginjal akut.

  • Pemantauan Berkala: Pengecekan profil lipid lengkap (Kolesterol Total, LDL, HDL, Trigliserida) serta fungsi hati (SGOT/SGPT) wajib dilakukan secara berkala (minimal 3–6 bulan sekali atau sesuai instruksi dokter) untuk memantau keamanan serta efikasi dosis tinggi ini.

  • Batasi secara ketat konsumsi alkohol selama menggunakan obat Crestor guna menghindari peningkatan risiko gangguan fungsi hati.

  • Simpan tablet di tempat yang kering, sejuk (di bawah suhu 30°C), terhindar dari kelembapan, serta jauh dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam lingkaran hitam). Harus dengan resep dokter.

  • Produsen/Principal: PT Astra Zeneca Indonesia (Di bawah lisensi AstraZeneca UK Limited)

  • Nomor Izin Edar (NIE): DKI1435300817C1




Anda mungkin juga menyukai