Langsung ke informasi produk
Cinolon Cream 10 g

Cinolon Cream 10 g

Rp 35.660

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Cinolon Cream adalah sediaan topikal yang mengandung Fluocinolone acetonide 0,025%. Senyawa ini merupakan kortikosteroid sintetis dengan potensi sedang hingga kuat yang memiliki efek antiinflamasi (anti-peradangan), antipruritus (anti-gatal), dan vasokonstriktor. Obat ini bekerja lokal dengan cara menghambat akumulasi sel radang, menurunkan permeabilitas kapiler, serta mencegah pelepasan mediator alergi pada jaringan kulit.

Indikasi

Terapi topikal untuk meredakan manifestasi peradangan dan gatal pada berbagai jenis dermatosis yang responsif terhadap kortikosteroid, seperti:

  • Dermatitis atopik (eksim susu/alergi)

  • Dermatitis kontak (akibat sentuhan zat tertentu)

  • Neurodermatitis (lichen simplex chronicus)

  • Eksim akut maupun kronis

  • Psoriasis (kecuali psoriasis plak yang luas)

Komposisi

Tiap gram krim mengandung:

  • Fluocinolone acetonide 0,25 mg (0,025%)

Dosis dan Aturan Pakai

  • Dosis: Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang sakit sebanyak 2–4 kali sehari, atau sesuai dengan petunjuk dokter. Frekuensi aplikasi dapat dikurangi secara bertahap jika kondisi klinis menunjukkan perbaikan.

  • Aturan Pakai: Bersihkan dan keringkan area kulit sebelum diaplikasikan. Jangan menutup atau membalut area yang diobati dengan kasa kedap udara (oklusif), kecuali atas instruksi spesifik dari dokter.

Kontraindikasi

  • Penderita yang hipersensitif terhadap Fluocinolone acetonide atau komponen lain dalam krim.

  • Infeksi kulit primer yang disebabkan oleh bakteri (misal: impetigo), jamur (misal: kurap/tinea), atau virus (misal: herpes simpleks, cacar air).

  • Rosacea, jerawat vulgaris (akne), dan dermatitis perioral.

  • TBC kulit dan manifestasi kulit akibat sifilis.

Efek Samping

  • Lokal: Sensasi terbakar/tersengat sesaat, iritasi, kulit kering, gatal, atau folikulitis.

  • Pemakaian jangka panjang/luas: Atrofi kulit (penipisan kulit), striae (peregangan kulit mirip stretch marks), hipopigmentasi, serta risiko efek sistemik (supresi adrenal) akibat penyerapan obat ke dalam darah.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C: Studi pada hewan menunjukkan efek buruk pada janin, namun belum ada studi terkontrol pada manusia. Penggunaan pada wanita hamil hanya boleh dilakukan jika manfaatnya lebih besar dari risikonya dan harus di bawah pengawasan dokter (hindari penggunaan area luas dan jangka panjang).

  • Menyusui: Belum diketahui apakah obat ini terserap ke dalam ASI. Jangan mengoleskan krim ini pada area payudara sebelum menyusui.

Perhatian & Catatan Tambahan

  • Hanya untuk pemakaian luar (topikal), hindari kontak dengan mata atau selaput lendir.

  • Penggunaan pada area wajah, lipatan kulit (selangkangan, ketiak), dan anak-anak tidak boleh dilakukan dalam jangka panjang karena penyerapan obat lebih tinggi.

  • Batasi durasi penggunaan (umumnya tidak lebih dari 7 hari berturut-turut kecuali atas saran dokter).

  • Hentikan pemakaian jika terjadi iritasi sekunder atau jika infeksi menyebar, segera hubungi dokter.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam lingkaran hitam). Harus dengan resep dokter.

  • Produsen/Principal: PT Sanbe Farma - Indonesia

  • Nomor Izin Edar (NIE): DKL8322200229A1




Anda mungkin juga menyukai