Langsung ke informasi produk
Bestalin 25 mg 10 Tablet

Bestalin 25 mg 10 Tablet

Rp 6.682

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Acehat Grand Wisata
    Bekasi , JB
    In stock
  • Apotek Toha Cikarang
    Kabupaten Bekasi , JB
    In stock
  • Apotek Acehat Cibubur
    Kabupaten Bogor , JB
    In stock
  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock
  • Apotek Dwi Sapta Nawami
    Tangerang Selatan , BT
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi Produk: Bestalin 25 mg adalah obat golongan antihistamin generasi pertama turunan piperazin yang mengandung Hydroxyzine Hydrochloride 25 mg. Obat ini memiliki efek antihistaminik, antialergi, sedatif, dan anksiolitik. Bekerja dengan memblokir reseptor histamin H1 perifer secara kompetitif serta menekan aktivitas di area subkortikal sistem saraf pusat, sediaan ini sangat efektif meredakan gatal parah pada kulit yang sering kali disertai ketegangan saraf atau gangguan tidur.

Indikasi Utama:

  • Penanganan pruritus (gatal-gatal hebat) akibat reaksi alergi seperti urtikaria kronis (biduran), dermatitis atopik, dermatitis kontak, dan eksim.

  • Terapi suportif jangka pendek untuk meredakan gejala kecemasan (anxiety) ringan hingga sedang yang menyertai gangguan emosional atau dermatologis.

  • Sedatif pramedikasi sebelum tindakan medis/prosedur bedah kecil.

Komposisi: Setiap tablet mengandung: Hydroxyzine Hydrochloride 25 mg.

Dosis & Aturan Pakai:

  • Meredakan Pruritus/Gatal Alergi (Dewasa): 1 tablet (25 mg), diminum 3–4 kali sehari sesuai kebutuhan dan anjuran dokter.

  • Meredakan Kecemasan (Dewasa): 50 mg–100 mg per hari dalam 3–4 dosis terbagi.

  • Aturan Pakai: Dikonsumsi sesudah makan bersama air putih. Sangat disarankan untuk memprioritaskan konsumsi pada malam hari menjelang tidur untuk meminimalkan dampak rasa kantuk selama aktivitas siang hari.

Perhatian & Peringatan:

  • HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

  • Peringatan Efek Sedasi Berat: Obat ini menyebabkan rasa kantuk yang signifikan dan penurunan refleks motorik. Dilarang keras mengemudikan kendaraan bermotor atau mengoperasikan mesin berbahaya setelah mengonsumsi obat ini.

  • Hindari konsumsi alkohol atau obat depresan sistem saraf pusat lainnya secara bersamaan karena dapat memperkuat efek sedasi secara berbahaya.

  • Hati-hati penggunaan pada pasien lanjut usia, penderita retensi urine, gangguan ginjal atau hati, serta riwayat aritmia jantung.

Kontraindikasi:

  • Pasien dengan riwayat perpanjangan interval QT jantung (prolonged QT interval) bawaan atau didapat, atau memiliki faktor risiko aritmia ventrikel.

  • Penderita glaukoma sudut sempit.

  • Penderita hipertrofi prostat atau retensi urine berat.

  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap Hydroxyzine, Cetirizine, Levocetirizine, atau turunan piperazin lainnya.

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Keamanan Kehamilan & Menyusui:

  • Kehamilan (Kategori C): KONTRAINDIKASI. Zat aktif dapat menembus plasenta dan berpotensi menimbulkan efek samping sedasi serta gangguan perkembangan pada janin.

  • Menyusui: KONTRAINDIKASI. Hydroxyzine diekskresikan ke dalam ASI dan dapat menyebabkan kantuk berat, letargi, hingga risiko apnea pada bayi yang disusui.

Efek Samping: Rasa kantuk berat (somnolen), mulut kering, pusing, sakit kepala, kelelahan (fatigue), penglihatan kabur, gangguan koordinasi motorik, serta konstipasi.

Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)

Manufaktur/Principal: PT Lapi Laboratories

Nomor Izin Edar (NIE): DKL8913302017A1




Anda mungkin juga menyukai