Langsung ke informasi produk
Anadex 10 Kaplet

Anadex 10 Kaplet

Rp 45.126

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi Produk: Anadex Kaplet adalah obat kombinasi untuk meredakan gejala flu dan batuk kering tidak berdahak. Mengandung Paracetamol sebagai analgesik-antipiretik untuk menurunkan demam dan meredakan sakit kepala, Phenylpropanolamine HCl sebagai dekongestan untuk melonggarkan hidung tersumbat, Chlorpheniramine Maleate (CTM) sebagai antihistamin untuk meredakan bersin-bersin, serta Dextromethorphan HBr yang bekerja menekan pusat batuk untuk mengurangi frekuensi batuk tidak produktif.

Indikasi Umum: Meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin yang disertai batuk kering (batuk tidak produktif).

Komposisi: Setiap kaplet mengandung:

  • Paracetamol 500 mg

  • Phenylpropanolamine HCl 15 mg

  • Chlorpheniramine Maleate (CTM) 2 mg

  • Dextromethorphan HBr 15 mg

Dosis & Aturan Pakai:

  • Dewasa & Anak usia >12 tahun: 1 kaplet, diminum 3 hingga 4 kali sehari.

  • Anak usia 6 - 12 tahun: 1/2 kaplet, diminum 3 hingga 4 kali sehari.

  • Aturan Pakai: Dikonsumsi segera sesudah makan dengan bantuan air putih.

Perhatian & Peringatan:

  • Dapat menyebabkan kantuk. Dilarang mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin pasca-mengonsumsi obat ini.

  • Jangan gunakan obat ini pada kasus batuk berdahak kental, karena Dextromethorphan akan menahan pengeluaran dahak dari saluran pernapasan.

  • Jangan dikonsumsi bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung Paracetamol untuk mencegah risiko overdosis Paracetamol yang dapat merusak hati.

  • Hati-hati penggunaan pada penderita gangguan fungsi hati, ginjal, atau pasien yang berisiko mengalami retensi urin.

Kontraindikasi:

  • Pasien dengan hipertensi berat, penyakit jantung koroner, glaukoma, atau diabetes melitus tidak terkontrol.

  • Penggunaan bersamaan atau dalam rentang waktu 14 hari setelah penghentian obat golongan Monoamine Oxidase Inhibitors (MAOI).

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap salah satu komponen obat ini.

Keamanan Kehamilan & Menyusui: Kategori C: Kandungan Phenylpropanolamine (PPA) dapat memicu vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah) yang berisiko memengaruhi aliran darah plasenta. Tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui tanpa konsultasi medis dari dokter.

Efek Samping: Dapat menyebabkan rasa kantuk, pusing, mulut kering, mual, jantung berdebar (palpitasi) sementara, serta retensi urin ringan.

Golongan Produk: Obat Bebas Terbatas (Logo Biru)

Manufaktur/Principal: PT Interbat

Nomor Izin Edar (NIE): DTL7417609637A1




Pembatasan Pembelian

Produk ini termasuk kategori Obat Bebas/Obat Bebas Terbatas. Maksimal pembelian adalah 2 unit per transaksi sesuai regulasi.

Anda mungkin juga menyukai