Acifar 200 mg
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Acifar 200 mg adalah obat antivirus oral lini pertama yang mengandung bahan aktif Acyclovir. Obat ini bekerja secara spesifik masuk ke dalam sel yang terinfeksi dan menghentikan pembentukan DNA virus. Dengan memutus rantai replikasi tersebut, Acifar efektif menghentikan penyebaran infeksi virus dalam tubuh, mempercepat penyembuhan luka lepuh, serta meredakan rasa nyeri akibat serangan virus dari famili Herpesviridae.
Indikasi Umum:
-
Pengobatan infeksi pada kulit dan membran mukosa yang disebabkan oleh virus Herpes Simplex Tipe 1 dan Tipe 2 (termasuk infeksi herpes genital awal dan kambuhan).
-
Pencegahan (supresi) kekambuhan infeksi Herpes Simplex pada pasien dengan sistem kekebalan tubuh normal (imunokompeten).
Komposisi: Setiap kaplet mengandung Acyclovir 200 mg.
Dosis & Aturan Pakai:
-
Dosis Dewasa (Herpes Simplex): 1 kaplet (200 mg), diminum 5 kali sehari dengan jeda interval sekitar 4 jam (melewatkan dosis malam hari). Durasi pengobatan umumnya dilakukan selama 5 hari berturut-turut, atau dapat diperpanjang pada infeksi awal yang berat atas petunjuk dokter.
-
Aturan Pakai: Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telan utuh kaplet dengan air putih.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
Inisiasi Dini: Obat ini harus mulai dikonsumsi secepat mungkin segera setelah gejala pertama (seperti rasa terbakar/gatal) atau ruam melepuh (lesi) muncul ke permukaan kulit agar hasil terapi maksimal.
-
Hidrasi Cairan: Pastikan pasien mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup (banyak minum) selama masa pengobatan untuk menjaga fungsi ginjal dan mencegah risiko kristaluria.
Kontraindikasi: Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi berat terhadap Acyclovir, Valacyclovir, atau komponen tambahan di dalam obat ini.
Keamanan Kehamilan & Menyusui: Kategori B: Studi pada hewan tidak menunjukkan risiko pada janin, namun data klinis pada wanita hamil masih terbatas. Acyclovir dapat terserap ke dalam ASI dalam kadar yang cukup signifikan. Oleh karena itu, penggunaan obat ini bagi ibu hamil maupun menyusui hanya boleh dilakukan berdasarkan pertimbangan klinis yang matang oleh dokter apabila manfaatnya jauh lebih besar daripada risiko potensial pada bayi.
Efek Samping: Dapat memicu efek samping ringan seperti gangguan pencernaan (mual, muntah, diare, nyeri perut), pusing, sakit kepala, kelelahan, atau ruam kulit ringan. Segera konsultasikan ke dokter jika efek samping menetap atau memburuk.
Golongan Produk: Obat Keras (Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: PT Ifars Pharmaceutical Laboratories
Nomor Izin Edar (NIE): DKL9709207204A1