Zoter 400 mg Tablet
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Zoter 400 mg adalah obat antivirus oral berbentuk tablet yang diproduksi oleh PT Interbat. Obat ini mengandung zat aktif Acyclovir 400 mg, yaitu suatu analog nukleosida purin sintetik yang bekerja secara spesifik menghambat replikasi virus.
Di dalam sel tubuh yang terinfeksi virus, Acyclovir diubah oleh enzim viral thymidine kinase menjadi bentuk aktifnya, acyclovir triphosphate. Bentuk aktif ini bekerja menginhibisi enzim DNA polimerase virus sekaligus menghentikan perpanjangan rantai DNA virus. Hasilnya, perkembangbiakan dan penyebaran virus Herpes Simplex maupun Varicella-Zoster dapat dihentikan secara efektif.
Indikasi
-
Pengobatan infeksi virus Herpes Simplex (HSV) pada kulit dan membran mukosa, termasuk infeksi herpes genital awal (primary) maupun kambuhan (recurrent).
-
Pencegahan (profilaksis) kambuhnya infeksi Herpes Simplex pada pasien immunocompromised.
-
Pengobatan infeksi virus Varicella-Zoster, seperti Cacar Ular/Saraf (Herpes Zoster) dan Cacar Air (Varicella).
Komposisi
Tiap tablet mengandung:
-
Acyclovir 400 mg.
Dosis dan Aturan Pakai
Peringatan Penting: Zoter merupakan Obat Keras (Logo K Merah). Penentuan dosis, frekuensi, dan durasi terapi wajib berdasarkan resep dan petunjuk dokter.
-
Infeksi Herpes Simplex (Dewasa): 1 tablet (400 mg), diminum 3–5 kali sehari (interval setiap 4–5 jam saat bangun tidur, tanpa dosis malam hari) selama 5 hari berturut-turut. Durasi dapat diperpanjang pada infeksi berat.
-
Herpes Zoster / Cacar Ular (Dewasa): 2 tablet sekaligus (800 mg), diminum 5 kali sehari (interval setiap 4 jam) selama 7 hari penuh.
-
Cacar Air / Varicella (Anak > 2 tahun & Dewasa): Disesuaikan berdasarkan berat badan atau indikasi dokter.
-
Aturan Pakai: Sebaiknya dikonsumsi bersama atau sesudah makan dengan bantuan segelas air putih penuh untuk meminimalkan rasa tidak nyaman pada pencernaan. Pengobatan harus dihabiskan sesuai durasi yang diresepkan meskipun gejala sudah membaik.
Kontraindikasi
-
Pasien dengan riwayat hipersensitivitas atau alergi berat (seperti anafilaksis) terhadap Acyclovir, Valacyclovir, atau bahan tambahan obat ini.
Efek Samping
-
Sistem Pencernaan: Mual, muntah, diare, sakit perut, atau perut kembung.
-
Sistem Saraf Pusat: Sakit kepala, pusing, rasa lelah, atau pusing berputar.
-
Reaksi Kulit: Ruam, gatal-gatal (pruritus), atau urtikaria.
-
Jarang/Langka: Peningkatan enzim hati sementara, gangguan fungsi ginjal (terutama jika dehidrasi atau dosis tinggi).
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Kategori B (FDA): Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin, namun belum ada studi terkontrol yang memadai pada wanita hamil. Penggunaan pada ibu hamil hanya jika benar-benar dibutuhkan di bawah pengawasan ketat dokter.
-
Ibu Menyusui: Acyclovir terdeteksi masuk ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini selama masa menyusui.
Perhatian & Peringatan Keamanan
-
Inisiasi Terapi Dini: Efektivitas obat paling maksimal jika terapi dimulai sedini mungkin (idealnya dalam waktu < 24–72 jam setelah ruam/bintil air pertama kali muncul).
-
Hydration / Asupan Cairan: Pastikan pasien mengonsumsi cukup air putih selama pengobatan untuk mencegah terjadinya pengendapan kristal Acyclovir di tubulus ginjal.
-
Pasien Gangguan Ginjal & Lansia: Penyesuaian dosis dan pemantauan fungsi ginjal diperlukan oleh dokter.
-
Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya matahari langsung dan kelembapan, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Resep Dokter).
-
Produsen/Pemasar: PT Interbat
-
Kemasan: Dus, 1 strip @ 4 tablet.
-
Nomor Izin Edar (NIE): DKL9317606310B1