Ultraproct-N 6 Suppositoria
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Acehat Grand WisataBekasi , JBIn stock
-
Apotek Toha CikarangKabupaten Bekasi , JBIn stock
-
Apotek Acehat CibuburKabupaten Bogor , JBIn stock
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
-
Apotek Dwi Sapta NawamiTangerang Selatan , BTIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Ultraproct-N Suppositoria adalah sediaan antihemoroid topikal rectal yang mengombinasikan kortikosteroid dan anestesi lokal. Sediaan ini bekerja menekan peradangan, mengurangi permeabilitas kapiler, serta memblokir hantaran impuls nyeri pada mukosa rektum secara lokal.
Indikasi
Terapi simptomatis untuk meredakan nyeri, bengkak, gatal, dan perdarahan yang disertai peradangan pada hemoroid (wasir) internal, proktitis, dan anal fisura.
Komposisi
Tiap suppositoria mengandung: Fluocortolone Pivalate 1 mg dan Lidocaine Hydrochloride 40 mg.
Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa: 1 suppositoria, dimasukkan ke dalam anus 1 - 2 kali sehari (pagi dan malam). Pada fase awal akut, dosis dapat ditingkatkan menjadi 3 kali sehari.
Aturan Pakai: Masukkan suppositoria sedalam mungkin ke dalam lubang anus setelah buang air besar. Wajib disimpan di dalam lemari es (suhu 2-8°C) sebelum digunakan agar konsistensi tetap padat.
Kontraindikasi
Pasien dengan infeksi virus aktif (herpes, cacar air), tuberkulosis atau sifilis pada area rektal, serta hipersensitivitas terhadap komponen obat.
Efek Samping
Iritasi lokal ringan, rasa terbakar transien sesaat pasca-aplikasi, dan risiko atrofi mukosa pada pemakaian jangka panjang.
Kategori Kehamilan & Menyusui
Kategori C: Absorpsi sistemik minimal secara lokal, namun penggunaan pada wanita hamil (terutama trimester pertama) harus dihindari kecuali dinilai esensial oleh dokter.
Principal
PT Bayer Indonesia
Nomor Izin Edar (NIE)
DKI2240200153A1
Golongan Obat
Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Perhatian & Catatan Tambahan
Batasi durasi pengobatan maksimal 4 minggu berturut-turut untuk mencegah efek samping sistemik dari komponen kortikosteroid.