Primadex Forte 10 Tablet
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Primadex Forte Tablet adalah obat antibiotik kombinasi antimikroba spektrum luas golongan Cotrimoxazole kekuatan ganda (Double Strength) produksi PT Dexa Medica. Diformulasikan khusus untuk memberikan efisiensi terapi yang lebih praktis pada penanganan infeksi bakteri berat atau intensif yang sensitif terhadap kombinasi Sulfamethoxazole dan Trimethoprim.
Mengandung Sulfamethoxazole 800 mg dan Trimethoprim 160 mg per tablet (dosis dua kali lipat dibanding sediaan reguler), Primadex Forte bekerja secara sinergis melalui mekanisme penghambatan ganda dua tahap berurutan (sequential double-blockade) pada jalur biosintesis asam folat bakteri:
-
Sulfamethoxazole (Sulfonamida): Menghambat kompetitif enzim dihidropteroat sintase, menghentikan pembentukan asam dihidrofolat dari PABA.
-
Trimethoprim: Menghambat enzim dihidrofolat reduktase, menghentikan konversi asam dihidrofolat menjadi asam tetrahidrofolat (bentuk aktif folat).
Mekanisme ganda ini secara efektif mengubah sifat individual obat yang bakteriostatik menjadi bakterisid (membunuh kuman patogen secara tuntas).
Indikasi
-
Infeksi Saluran Kemih (ISK) Komplikasi: Sistitis akut, pielonefritis, dan ISK berulang dengan intensitas tinggi.
-
Infeksi Saluran Pernapasan: Eksaserbasi akut bronkitis kronis, otitis media parah pada anak/dewasa, dan pneumonia.
-
Infeksi Saluran Pencernaan: Disentri basiler (shigellosis) berat, demam tifoid, dan gastroenteritis akibat bakteri sensitif.
-
Indikasi Lain: Terapi atau pencegahan infeksi Pneumocystis jirovecii (PJP/PCP).
Komposisi
Tiap tablet mengandung:
-
Sulfamethoxazole: 800 mg
-
Trimethoprim: 160 mg (Kombinasi rasio ganda/Forte 5:1).
Dosis dan Aturan Pakai
Obat Keras (Antibiotik Poten): Penggunaan harus sesuai resep dokter. Keunggulan sediaan Forte mempermudah kepatuhan minum pasien cukup dengan menelan 1 tablet per kali minum. Regimen wajib dihabiskan tuntas.
-
Dewasa dan Anak Usia >12 Tahun:
-
Dosis Standar: 1 tablet Forte (800/160 mg), diminum 2 kali sehari (interval teratur setiap 12 jam, pagi setelah sarapan dan malam setelah makan).
-
Durasi Terapi: Umumnya diberikan selama 5 hingga 14 hari sesuai evaluasi klinis dokter.
-
-
Waktu Konsumsi:
-
WAJIB DIKONSUMSI SEGERA SESUDAH MAKAN dan ditelan utuh bersama segelas air putih mineral untuk meminimalkan iritasi lambung.
-
Kontraindikasi
-
Riwayat hipersensitivitas atau alergi parah terhadap Sulfamethoxazole, Trimethoprim, atau golongan sulfonamida lainnya.
-
Pasien dengan kerusakan/disfungsi hati berat (misalnya sirosis hepar akut).
-
Pasien dengan gagal ginjal berat (klirens kreatinin < 15 mL/menit).
-
Penderita anemia megaloblastik akibat defisiensi asam folat.
-
Bayi baru lahir atau prematur (usia < 2 bulan).
-
Kehamilan Trimester Ketiga (kontraindikasi absolut).
Efek Samping
Dapat menimbulkan reaksi pada saluran cerna dan sistem kekebalan tubuh:
-
Saluran Cerna: Mual, muntah, kram/nyeri perut melulit, mulas, kembung, diare transien, atau radang lidah (glossitis).
-
Reaksi Hipersensitivitas/Kulit: Ruam merah pada kulit, urtikaria (gatal-gatal). Perhatian: Segera hentikan pemakaian jika muncul ruam parah disertai demam karena berisiko memicu reaksi berat seperti Stevens-Johnson Syndrome (SJS) atau Toxic Epidermal Necrolysis (TEN).
-
Sistem Saraf & Darah: Pusing, sakit kepala, anemia transien, atau leukopenia.
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Kehamilan (Kategori C pada Trimester 1 & 2; Kategori D pada Trimester 3):
-
Trimester 1 & 2: Digunakan hanya jika potensi manfaat medis melebihi risiko terhadap janin.
-
Trimester 3: KONTRAINDIKASI ABSOLUT. Sulfonamida menembus plasenta dan dapat menggeser ikatan bilirubin pada albumin serum janin, meningkatkan risiko akumulasi bilirubin bebas yang memicu kerusakan otak bawaan lahir (kernicterus fatal).
-
-
Ibu Menyusui: Diekskresikan ke dalam ASI. Hindari penggunaan pada ibu menyusui yang memiliki bayi berusia di bawah 2 bulan atau bayi dengan defisiensi G6PD.
Perhatian & Peringatan Keamanan
Peringatan Keselamatan Penggunaan Primadex Forte:
Pentingnya Hidrasi Cairan (Cegah Kristaluria): Mengingat dosis Sulfamethoxazole yang tinggi (800 mg per tablet), pasien sangat dianjurkan meningkatkan konsumsi air putih minimal 2–2,5 liter per hari untuk mencegah pembentukan endapan kristal garam sulfonamida di dalam ginjal dan saluran kemih (kristaluria).
Wajib Dihabiskan Tuntas: Penghentian pengobatan secara prematur berisiko memicu resistensi bakteri yang berbahaya.
Perhatian Pada Lansia & Defisiensi G6PD: Risiko reaksi efek samping hematologi atau jaringan kulit meningkat pada pasien lansia dan penderita defisiensi enzim G6PD.
Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam Lingkaran Merah Bergaris Tepi Hitam). Harus dengan resep dokter.
-
Produsen / Pemegang Merek: PT Dexa Medica.
-
Kemasan: Dus, Strip @ 10 Tablet.
-
Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DKL8605000304B1.