Phenytoin 100 mg 100 Kapsul
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Phenytoin 100 mg adalah sediaan obat antikonvulsan dan antiepilepsi sistemik golongan turunan hidantoin generik esensial. Diformulasikan dalam bentuk sediaan kapsul yang mengandung Phenytoin Sodium 100 mg, obat ini diproduksi untuk terapi kontrol kejang jangka panjang.
Phenytoin bekerja secara selektif memblokir voltage-gated sodium channels pada membran sel saraf (neuron) di sistem saraf pusat. Mekanisme ini menghambat penembakan impuls listrik berlebih dan mencegah penyebaran muatan listrik abnormal di otak, sehingga ambang kejang dapat distabilkan secara efektif.
Indikasi
-
Pengontrolan Epilepsi: Terapi lini utama untuk mengendalikan serangan kejang tonik-klonik umum (grand mal) dan kejang parsial (fokal) kompleks.
-
Pencegahan Kejang Pasca Trauma/Bedah: Profilaksis dan penanganan kejang akibat cedera kepala berat (traumatic brain injury) atau tindakan operasi bedah saraf (neurosurgery).
Komposisi
Setiap kapsul mengandung:
-
Phenytoin Sodium: 100 mg
Dosis dan Aturan Pakai
Catatan: Titrasi dosis dan pemantauan kadar obat dalam darah (therapeutic drug monitoring) wajib dilakukan di bawah pengawasan dokter spesialis neurologi.
-
Dosis Awal Dewasa (Epilepsi): 1 kapsul (100 mg), diminum 3 kali sehari (total 300 mg/hari).
-
Dosis Pemeliharaan Dewasa: Umumnya 300–400 mg per hari dalam dosis terbagi (dapat ditingkatkan hingga maksimal 600 mg/hari jika dianjurkan oleh dokter).
-
Dosis Anak-anak: Dosis disesuaikan berdasarkan berat badan (umumnya 5 mg/kgBB/hari dalam 2–3 dosis terbagi).
-
Petunjuk Cara Penggunaan:
-
Minum kapsul segera sesudah makan untuk meminimalkan iritasi saluran cerna dan menjaga konsistensi penyerapan obat.
-
Konsumsi obat pada jam yang konstan dan jadwal teratur setiap hari (misalnya setiap 8 jam sekali) untuk menjaga kadar obat dalam darah tetap stabil.
-
Telan kapsul secara utuh menggunakan segelas air putih.
-
Kontraindikasi
-
Pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap Phenytoin, turunan hidantoin lainnya, atau bahan tambahan kapsul.
-
Penderita gangguan irama jantung berat seperti sinus bradikardia, blok sinoatrial, blok atrioventrikular (AV block) derajat II dan III, atau Adams-Stokes syndrome.
-
Riwayat kerusakan hati atau hepatitis yang diinduksi oleh penggunaan Phenytoin sebelumnya.
Efek Samping
-
Sistem Saraf Pusat: Pusing, mengantuk (sedasi), ataksia (jalan sempoyongan/kehilangan keseimbangan), nistagmus (gerakan bola mata tidak terkontrol—dapat menandakan dosis berlebih), dan bicara tidak jelas (dysarthria).
-
Gangguan Saluran Cerna: Mual, muntah, atau sembelit.
-
Penggunaan Jangka Panjang:
-
Hiperplasia Gusi (Gingival Hyperplasia): Pembengkakan atau pertumbuhan berlebih pada jaringan gusi.
-
Penebalan fitur wajah, hirsutisme (pertumbuhan rambut berlebih), osteomalasia/osteoporosis akibat gangguan metabolisme Vitamin D.
-
Ruam kulit (hentikan obat jika timbul reaksi alergi berat seperti Stevens-Johnson Syndrome).
-
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Kategori D: Terbukti berisiko terhadap janin manusia (teratogenik), memicu kondisi Fetal Hydantoin Syndrome (kelainan bentuk wajah, bibir sumbing, cacat jantung kongenital, dan gangguan pertumbuhan).
-
Catatan Khusus: Pada ibu hamil penderita epilepsi, obat tidak boleh dihentikan secara sepihak karena serangan kejang yang tidak terkontrol dapat membahayakan nyawa ibu dan janin. Terapi dilanjutkan dengan dosis efektif terendah di bawah pemantauan ketat dokter spesialis saraf dan kandungan, umumnya disertai suplementasi Asam Folat.
-
-
Ibu Menyusui: Phenytoin terserap ke dalam ASI dalam jumlah kecil. Penggunaannya pada ibu menyusui memerlukan evaluasi medis khusus.
Perhatian & Peringatan Keamanan
Peringatan Penting Penggunaan Phenytoin:
DILARANG MENGHENTIKAN OBAT SEBANYAK/MENDADAK: Penghentian penggunaan Phenytoin secara tiba-tiba dapat memicu kejang berulang yang tidak berhenti (Status Epilepticus) yang berpotensi mengancam jiwa. Penurunan dosis (tapering off) wajib dilakukan secara bertahap atas petunjuk dokter.
Kesehatan Mulut & Gusi: Untuk mencegah dan mengurangi risiko hiperplasia gusi, pasien dianjurkan menjaga kebersihan mulut secara ekstra dengan menyikat gigi secara teratur, menggunakan benang gigi (flossing), serta melakukan kontrol rutin ke dokter gigi.
Pemeriksaan Laboratorium Berkala: Diperlukan pemantauan berkala terhadap kadar Phenytoin dalam plasma darah, fungsi hati, serta hitung darah lengkap (complete blood count).
Hindari Alkohol & Pengendaraan: Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin karena obat ini dapat menyebabkan pusing dan gangguan koordinasi motorik.
Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), di tempat kering, terlindung dari cahaya matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter).
-
Produsen / Pemegang Merek: Generik (Diproduksi oleh PT Kimia Farma Tbk dan produsen farmasi nasional resmi lainnya).
-
Kemasan: Botol / Dus, Strip @ 100 Kapsul.
-
Nomor Izin Edar (NIE): BPOM GKL7809320501A1 (Nomor registrasi disesuaikan dengan produsen generik yang tersedia di apotek).