Langsung ke informasi produk
Perifas 25 mg 10 Tablet

Perifas 25 mg 10 Tablet

Rp 3.409

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Perifas 25 mg adalah sediaan obat pereda nyeri poten golongan Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS / NSAID) produksi PT Otto Pharmaceutical Industries. Obat ini mengandung Dexketoprofen Trometamol, yang merupakan enantiomer S-(+) aktif dari ketoprofen dengan penambahan garam trometamol untuk mempercepat kelarutan dan penyerapan zat aktif di dalam tubuh.

Dexketoprofen bekerja secara spesifik menghambat enzim cyclooxygenase (COX-1 dan COX-2), yang bertanggung jawab atas sintesis prostaglandin—senyawa mediator kimia pencetus rasa nyeri, peradangan, dan pembengkakan. Karena diformulasikan dalam bentuk garam trometamol, Perifas memiliki awitan kerja (onset of action) yang sangat cepat dalam meredakan nyeri akut.

Indikasi

  • Nyeri Akut Sedang hingga Berat: Penanganan cepat untuk sakit gigi berdenyut, nyeri pasca pencabutan gigi, atau tindakan bedah mulut.

  • Dismenore Primer: Meredakan kram perut atau nyeri haid yang parah pada wanita.

  • Nyeri Muskuloskeletal & Trauma: Mengurangi nyeri pasca operasi, cedera otot, terkilir (sprain/strain), serta kram sendi akut.

Komposisi

Setiap tablet mengandung:

  • Dexketoprofen Trometamol (setara dengan Dexketoprofen base): 25 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Catatan: Pengobatan dengan Perifas ditujukan untuk penggunaan jangka pendek (3–5 hari) pada kondisi nyeri akut. Dosis harus disesuaikan dengan resep dan petunjuk dokter.

  • Dewasa: 1 tablet (25 mg) setiap 8 jam sekali, sesuai kebutuhan nyeri.

  • Dosis Maksimal Harian: Tidak boleh melebihi 75 mg per hari (maksimal 3 tablet dalam 24 jam).

  • Pasien Lansia & Gangguan Ginjal/Hati Ringan: Dosis awal direkomendasikan tidak melebihi 50 mg per hari.

  • Petunjuk Cara Penggunaan:

    1. Dikonsumsi segera setelah makan untuk mengurangi risiko iritasi pada mukosa lambung. Pada kasus nyeri akut mendesak, obat dapat diminum 30 menit sebelum makan untuk penyerapan lebih cepat.

    2. Telan tablet secara utuh menggunakan segelas air putih.

Kontraindikasi

  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap Dexketoprofen, Ketoprofen, atau obat OAINS lainnya.

  • Penderita tukak lambung/duodenum aktif, atau riwayat perdarahan/perforasi saluran cerna akibat terapi OAINS.

  • Pasien dengan riwayat asma, bronkospasme, rhinitis akut, atau urtikaria yang dipicu oleh pemakaian Asam Asetilsalisilat (Aspirin) atau NSAID lain.

  • Penderita gagal jantung berat (NYHA III-IV), gangguan fungsi ginjal berat, atau gangguan fungsi hati berat.

  • Ibu hamil pada trimester ketiga kehamilan.

Efek Samping

Perifas 25 mg umumnya dapat ditoleransi dengan baik untuk penggunaan jangka pendek. Efek samping yang mungkin muncul meliputi:

  • Gangguan Pencernaan: Mual, muntah, perih ulu hati (dispepsia), nyeri perut, atau diare.

  • Sistem Saraf: Pusing, sakit kepala, atau rasa kantuk ringan.

  • Penggunaan Jangka Panjang / Dosis Tinggi: Meningkatkan risiko ulserasi saluran cerna, gangguan fungsi ginjal, dan efek kardiovaskular.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (Trimester 1 & 2): Digunakan hanya jika manfaat medis lebih besar daripada risiko terhadap janin, dan wajib di bawah pengawasan dokter.

  • Kategori D (Trimester 3): Kontraindikasi Mutlak. Dapat menyebabkan penutupan prematur ductus arteriosus pada janin dan mengganggu kontraksi rahim saat persalinan.

  • Ibu Menyusui: Tidak direkomendasikan untuk digunakan selama menyusui karena potensi ekskresi zat aktif ke dalam ASI.

Perhatian & Peringatan Keamanan

Peringatan Penting Penggunaan Perifas:

  1. Durasi Terapi Singkat: Obat ini dirancang khusus untuk terapi nyeri akut jangka pendek. Dilarang keras mengonsumsi obat ini secara terus-menerus dalam jangka panjang tanpa evaluasi medis harian.

  2. Risiko Saluran Cerna: Waspadai tanda-tanda perdarahan lambung (seperti BAB berwarna hitam atau muntah seperti ampas kopi), terutama pada pasien lansia.

  3. Penyakit Kardiovaskular & Ginjal: Gunakan dengan hati-hati pada penderita hipertensi, riwayat penyakit jantung, atau gangguan fungsi ginjal.

  4. Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), di tempat kering dan sejuk, terhindar dari cahaya matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter).

  • Produsen / Pemegang Merek: PT Otto Pharmaceutical Industries

  • Kemasan: Dus, Strip @ 10 Tablet.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DKL1718830110A1




Anda mungkin juga menyukai