Langsung ke informasi produk
Lipitor 10 mg Tablet

Lipitor 10 mg Tablet

Rp 25.937

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi
Lipitor mengandung Atorvastatin Calcium, obat penurun lipid golongan statin yang bekerja secara kompetitif menghambat enzim HMG-CoA reduktase di hati. Proses ini menekan sintesis kolesterol internal dan meningkatkan densitas reseptor LDL pada permukaan sel hati untuk mempercepat bersihan kolesterol LDL dari plasma.

Indikasi
Terapi penunjang diet untuk menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, apolipoprotein-B, dan trigliserida yang meningkat pada hiperkolesterolemia primer atau hiperlipidemia campuran. Pencegahan kejadian kardiovaskular pada pasien risiko tinggi.

Komposisi
Atorvastatin Calcium setara Atorvastatin 10 mg per tablet.

Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa: Dosis inisiasi standar 10 mg, diminum 1 kali sehari. Rentang penyesuaian dosis berkisar antara 10 mg - 80 mg sekali sehari berdasarkan evaluasi laboratorium.
Aturan Pakai: Diminum 1 kali sehari, bebas sebelum atau sesudah makan pada jam yang konsisten.

Kontraindikasi
Penyakit hati aktif, peningkatan persisten kadar transaminase serum yang tidak jelas penyebabnya, wanita hamil, wanita usia subur yang merencanakan kehamilan, dan ibu menyusui.

Efek Samping
Sakit kepala, nasofaringitis, mual, dispepsia, diare, konstipasi, mialgia, dan peningkatan kadar transaminase hati.

Kategori Kehamilan & Menyusui
Kategori X: Berisiko tinggi memicu malformasi janin bawaan. Kontraindikasi mutlak sepanjang masa kehamilan dan menyusui.

Principal
PT Pfizer Indonesia
Nomor Izin Edar (NIE)
DKI9790700217A1


Golongan Obat
Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)

Perhatian & Catatan Tambahan
Pasien diwajibkan segera melaporkan kepada dokter jika mengalami nyeri otot, kram, atau kelemahan otot yang tidak jelas, terutama jika disertai demam, untuk mengantisipasi risiko rhabdomyolysis.




Anda mungkin juga menyukai