Langsung ke informasi produk
Kloderma 0.05% Salep 10 g

Kloderma 0.05% Salep 10 g

Rp 49.773

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Kloderma 0.05% Salep 10 g adalah sediaan obat kortikosteroid topikal berbasis salep (ointment) bermerek yang diproduksi oleh PT Surya Dermato Medica Laboratories (SDM). Tiap gram salep mengandung Clobetasol Propionate 0,5 mg (0.05%).

Clobetasol Propionate tergolong ke dalam kortikosteroid topikal golongan Super-Poten (Kelas I / Sangat Kuat). Basis salep berbasis minyak/lemak (greasy) memberikan efek oklusif alami yang sangat baik. Sediaan ini membantu mengunci kelembapan alami kulit, melunakkan jaringan plak atau keropeng psoriasis yang tebal, bersisik, dan keras, serta memfasilitasi penetrasi zat aktif kortikosteroid lebih dalam ke jaringan dermis untuk memadamkan peradangan dan gatal kronis.

Indikasi

Pengobatan topikal jangka pendek untuk meredakan manifestasi peradangan berat dan gatal hebat pada dermatosis tipe kering, tebal, dan bersisik yang responsif terhadap kortikosteroid tetapi resisten/kebal terhadap kortikosteroid potency sedang-kuat, seperti:

  • Psoriasis vulgaris kronis (terutama plak psoriasis yang kering dan menebal).

  • Eksim kering kronis/rekalsitran yang tebal, bersisik kasar, dan kapalan (likenifikasi).

  • Lichen planus terlokalisasi.

  • Lupus eritematosus diskoid (LLE).

Komposisi

Tiap gram sediaan mengandung:

  • Clobetasol Propionate 0,5 mg (0.05%) dalam basis salep (ointment)

Dosis dan Aturan Pakai

Peringatan Penting: Kloderma merupakan Obat Keras (Kortikosteroid Super-Poten). Penentuan dosis, area aplikasi, dan durasi terapi wajib berdasarkan resep dan pengawasan dokter spesialis kulit.

  • Dosis Lazim Dewasa & Anak > 12 Tahun:

    • Oleskan tipis-tipis pada area lesi yang kering dan tebal 1 hingga 2 kali sehari.

  • Batas Maksimum Pemakaian: Total dosis penggunaan DILARANG MELEBIHI 50 gram per minggu untuk mencegah penekanan aksis hipotalamus-pituitari-adrenal (HPA) secara sistemik.

  • Batas Durasi Terapi: Durasi pemakaian berturut-turut DIBATASI MAKSIMAL 2 MINGGU (14 hari). Segera konsultasikan kembali ke dokter jika kondisi membaik atau belum ada perbaikan.

  • Aturan Pakai:

    1. Bersihkan dan keringkan area kulit yang akan diolesi.

    2. Usapkan salep secara tipis dan merata hanya pada area lesi yang meradang, kering, atau menebal.

    3. Cuci tangan hingga bersih setelah mengoleskan obat (kecuali jika area yang diobati adalah tangan).

    4. DILARANG menutup area aplikasi dengan perban/pembalut kedap udara (occlusive dressing) kecuali atas instruksi eksplisit dari dokter.

Kontraindikasi

  • Lesi kulit basah, berair, bernanah, atau luka terbuka (sediaan salep minyak justru memicu kelembapan berlebih dan infeksi).

  • Infeksi kulit primer akibat jamur (seperti kurap, panu), virus (seperti herpes, cacar air), atau bakteri (seperti impetigo) yang tidak terobati.

  • Dermatitis perioral (peradangan kulit di sekitar mulut) dan Rosacea.

  • Acne vulgaris (jerawat) dan gatal pada area genital/perianal tanpa peradangan.

  • Anak-anak di bawah usia 12 tahun (risiko penyerapan sistemik dan penekanan adrenal sangat tinggi).

  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap Clobetasol Propionate atau komponen basis salep.

Efek Samping

Penggunaan kortikosteroid super-poten yang tidak sesuai petunjuk atau digunakan dalam jangka panjang dapat memicu efek samping lokal maupun sistemik:

  • Efek Samping Lokal:

    • Penipisan kulit (atrofi kulit) permanen, hilangnya elastisitas kulit, dan munculnya striae (garis guratan kulit).

    • Pelebaran pembuluh darah halus kulit (telangiektasia).

    • Sensasi terbakar/perih transien, kulit kaku, atau iritasi lokal.

    • Hipopigmentasi (perubahan warna kulit menjadi lebih terang).

    • Folikulitis atau timbulnya jerawat (steroid acne).

  • Efek Samping Sistemik (Penggunaan Luas/Lama):

    • Penekanan aksis HPA (sindrom Cushing transien, hiperglikemia, atau glukosuria) akibat absorpsi transdermal sistemik.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (FDA Topikal): Studi pada hewan menunjukkan efek teratogenik dari kortikosteroid topikal potent. Data terkontrol pada wanita hamil sangat terbatas.

  • Penggunaan Hamil: Kontraindikasi/tidak direkomendasikan untuk wanita hamil kecuali potensi manfaat medis secara jelas melebihi risikonya bagi janin, atas instruksi ketat dokter. Jika digunakan, jangan dalam jumlah besar atau durasi lama.

  • Penggunaan Menyusui: Tidak diketahui apakah clobetasol topikal diekskresikan ke dalam ASI. Pantang mengoleskan salep pada area payudara atau dada sebelum menyusui untuk mencegah tertelan oleh bayi.

Perhatian & Peringatan Keamanan

  • Bentuk Sediaan Salep (Ointment): Sediaan salep diformulasikan khusus untuk kulit kering, bersisik, dan menebal. Dilarang dioleskan pada eksim basah atau luka berair karena dapat memperburuk kondisi iritasi.

  • Hindari Area Kulit Sensitif: Dilarang keras mengoleskan Kloderma pada area wajah, lipatan ketiak, atau selangkangan (inguinal) tanpa arahan khusus dari dokter spesialis. Kulit pada area tersebut sangat tipis sehingga lebih rentan mengalami atrofi permanen dan penyerapan sistemik berlebih.

  • Hanya untuk penggunaan luar pada kulit (topikal). Hindari kontak dengan mata, hidung, atau mukosa dalam.

  • Simpan pada suhu di bawah 30°C, terhindar dari cahaya matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter).

  • Produsen/Pemasar: PT Surya Dermato Medica Laboratories (SDM)

  • Kemasan: Dus, Tube @ 10 gram.

  • Nomor Izin Edar (NIE): DKL8928602030A1




Anda mungkin juga menyukai