Langsung ke informasi produk
Kalium Diklofenak 50 mg 10 Tablet

Kalium Diklofenak 50 mg 10 Tablet

Rp 8.777

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Kalium Diklofenak 50 mg adalah obat pereda nyeri dan antiinflamasi non-steroid (OAINS / NSAID) generik esensial. Tiap tablet mengandung Kalium Diklofenak (Diclofenac Potassium) 50 mg.

Sebagai sediaan garam kalium dari asam fenilasetat, obat ini memiliki laju penyerapan yang lebih cepat di saluran pencernaan dibandingkan formulasi natrium diklofenak. Mekanisme kerjanya adalah dengan memblokir enzim cyclooxygenase (COX-1 dan COX-2), sehingga menekan biosintesis prostaglandin—zat kimia dalam tubuh yang memicu timbulnya rasa nyeri, pembengkakan, dan peradangan. Varian dosis 50 mg merupakan kekuatan standar harian dewasa yang responsif untuk menangani serangan nyeri akut intensitas sedang hingga berat.

Indikasi

  • Meredakan nyeri akut intensitas sedang hingga berat, seperti:

    • Sakit gigi berdenyut hebat, nyeri pasca pencabutan gigi, atau bedah mulut.

    • Nyeri haid primer (dismenore) berat.

    • Serangan asam urat akut (gout arthritis).

    • Nyeri pasca operasi, trauma, atau cedera olahraga (terkilir/keseleo).

  • Terapi singkat untuk meredakan gejolak peradangan sendi (eksaserbasi akut) pada penderita osteoartritis dan reumatoid artritis.

Komposisi

Tiap tablet salut enterik mengandung:

  • Kalium Diklofenak (Diclofenac Potassium) 50 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Peringatan Penting: Kalium Diklofenak merupakan Obat Keras (Logo K Merah). Penggunaan obat ini wajib berdasarkan resep serta petunjuk dari dokter.

  • Dosis Dewasa (Nyeri Akut & Dismenore):

    • 1 tablet (50 mg), diminum 2 hingga 3 kali sehari.

    • Dosis awal pada kondisi nyeri berat dapat diberikan hingga 100 mg (2 tablet sekaligus) pada hari pertama jika diinstruksikan oleh dokter, diikuti 50 mg 3 kali sehari.

  • Dosis Maksimal Harian: 150 mg per hari (maksimal 3 tablet 50 mg per hari).

  • Aturan Pakai: Wajib dikonsumsi segera sesudah makan atau bersama makanan utama untuk meminimalkan efek iritasi pada mukosa lambung. Telan tablet secara utuh dengan bantuan segelas air putih, jangan dikunyah, dibelah, atau dihancurkan.

Kontraindikasi

  • Pasien dengan tukak lambung (ulkus peptikum) atau duodenum aktif, pendarahan gastrointestinal, atau riwayat pendarahan saluran cerna akibat OAINS.

  • Pasien dengan riwayat asma, urtikaria, atau rhinitis akut yang dipicu oleh asam asetilsalisilat (aspirin) atau obat OAINS lainnya.

  • Pasien dengan riwayat penyakit jantung koroner, gagal jantung kongestif berat (NYHA II-IV), stroke, atau penyakit arteri perifer.

  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau hati tingkat berat.

  • Wanita hamil pada masa trimester ketiga.

Efek Samping

  • Saluran Cerna (Sangat Umum): Mual, muntah, nyeri ulu hati (dyspepsia), mulas, perut kembung, atau diare.

  • Sistem Saraf Pusat: Pusing, sakit kepala, atau rasa kantuk.

  • Kardiovaskular & Ginjal: Retensi cairan (edema/pembengkakan pada kaki) dan peningkatan tekanan darah secara transien.

  • Efek Samping Serius (Langka): Pendarahan atau perforasi saluran cerna, gangguan fungsi hati (hepatotoksisitas), serta reaksi alergi berat (anafilaksis).

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (Trimester 1 & 2 - FDA): Penggunaan harus dengan pertimbangan ketat serta analisis manfaat-risiko dari dokter.

  • Kategori D (Trimester 3 - FDA): Kontraindikasi Mutlak pada Trimester Ketiga Kehamilan. Penggunaan OAINS pada kehamilan lanjut berisiko memicu penutupan prematur ductus arteriosus pada janin, hipertensi pulmonal neonatus, gangguan fungsi ginjal janin, serta menghambat proses persalinan.

  • Laktasi: Kalium Diklofenak dapat terserap ke dalam ASI dalam jumlah sangat minimal; konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini selama menyusui.

Perhatian & Peringatan Keamanan

  • Keamanan Lambung: Gunakan dosis efektif terendah dalam durasi sesingkat mungkin. Pasien dengan riwayat maag atau lansia disarankan mengombinasikan obat ini dengan pelindung lambung (gastroprotektor) sesuai arahan dokter.

  • Risiko Kardiovaskular & Ginjal: Penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi dapat meningkatkan risiko kejadian trombosis kardiovaskular (seperti serangan jantung atau stroke). Pastikan hidrasi cairan tubuh mencukupi selama masa pengobatan.

  • Simpan pada suhu di bawah 30°C, terhindar dari kelembapan dan paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Resep Dokter).

  • Produsen/Pemasar: Generik (Tersedia dari PT Dexa Medica / PT Kimia Farma Tbk / PT Ifars dan produsen farmasi terdaftar lainnya)

  • Kemasan: Dus, Strip @ 10 tablet salut enterik.

  • Nomor Izin Edar (NIE): GKL9805025217B1*

    (*) Nomor Registrasi (NIE) dapat berbeda-beda tergantung pada produsen generik yang tersedia di apotek.




Anda mungkin juga menyukai