Langsung ke informasi produk
Kaditic 50 mg 10 Tablet

Kaditic 50 mg 10 Tablet

Rp 5.449

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Kaditic 50 mg adalah obat pereda nyeri dan antiinflamasi non-steroid (OAINS / NSAID) bermerek yang diproduksi oleh PT Ifars Pharmaceutical Laboratories. Tiap tablet mengandung Kalium Diklofenak (Diclofenac Potassium) 50 mg.

Kalium Diklofenak bekerja dengan cara menghambat aktivitas enzim cyclooxygenase (COX-1 dan COX-2), sehingga menekan sintesis prostaglandin—zat kimia dalam tubuh yang memicu timbulnya rasa nyeri, pembengkakan, dan peradangan. Dibandingkan dengan varian Natrium Diklofenak (Sodium Diclofenac), garam Kalium diserap lebih cepat oleh saluran pencernaan, sehingga Kaditic sangat ideal dan responsif untuk meredakan serangan nyeri akut yang membutuhkan kerja cepat.

Indikasi

  • Meredakan nyeri akut tingkat ringan hingga sedang, seperti:

    • Sakit gigi hebat dan nyeri pasca tindakan bedah mulut/cabut gigi.

    • Nyeri pasca operasi atau trauma/cedera otot dan sendi (terkilir).

    • Serangan migrain akut.

    • Nyeri haid primer (dismenore).

  • Terapi singkat untuk kondisi peradangan sendi akut seperti serangan gaut (gout attack) atau eksaserbasi akut osteoartritis dan reumatoid artritis.

Komposisi

Tiap tablet salut enterik mengandung:

  • Kalium Diklofenak (Diclofenac Potassium) 50 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Peringatan Penting: Kaditic merupakan Obat Keras (Logo K Merah). Penggunaan obat ini wajib berdasarkan resep serta petunjuk dari dokter.

  • Dosis Dewasa (Nyeri Akut & Dismenore):

    • Dosis awal yang dianjurkan: 50 mg (1 tablet), diminum 2 hingga 3 kali sehari.

    • Pada kasus nyeri haid, dosis awal dapat diberikan 50 mg hingga 100 mg pada hari pertama jika diperlukan, lalu dilanjutkan 50 mg 3 kali sehari.

  • Dosis Maksimal Harian: 150 mg per hari.

  • Aturan Pakai: Wajib dikonsumsi segera sesudah makan atau bersama makanan untuk meminimalkan efek iritasi pada mukosa lambung. Telan tablet secara utuh dengan bantuan segelas air putih, jangan dikunyah, dibelah, atau dihancurkan.

Kontraindikasi

  • Pasien dengan tukak lambung (ulkus peptikum) aktif, pendarahan gastrointestinal, atau riwayat pendarahan saluran cerna akibat OAINS.

  • Pasien dengan riwayat asma, urtikaria, atau reaksi alergi rhinitis akut yang dipicu oleh asam asetilsalisilat (aspirin) atau obat OAINS lainnya.

  • Pasien dengan gagal jantung kongestif berat (NYHA II-IV), penyakit jantung iskemik, atau penyakit arteri perifer.

  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau hati tingkat berat.

  • Wanita hamil pada masa trimester ketiga.

Efek Samping

  • Saluran Cerna (Sangat Umum): Nyeri ulu hati (dyspepsia), mual, muntah, perut kembung, diare ringan, atau kram perut.

  • Sistem Saraf Pusat: Pusing, sakit kepala, atau kantuk transien.

  • Kardiovaskular & Ginjal: Retensi cairan (edema/pembengkakan pada tungkai) dan peningkatan tekanan darah.

  • Efek Samping Serius (Langka): Pendarahan atau perforasi saluran cerna, gangguan fungsi hati (hepatotoksisitas), serta reaksi alergi berat (anafilaksis).

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (Trimester 1 & 2 - FDA): Penggunaan harus dengan pertimbangan ketat dan pertimbangan manfaat-risiko dari dokter.

  • Kategori D (Trimester 3 - FDA): Kontraindikasi Mutlak pada Trimester Ketiga Kehamilan. Penggunaan OAINS pada kehamilan lanjut berisiko memicu penutupan prematur ductus arteriosus pada janin, hipertensi pulmonal neonatus, gangguan fungsi ginjal janin, serta menghambat kontraksi persalinan.

  • Laktasi: Kalium Diklofenak dapat terserap ke dalam ASI dalam jumlah sangat kecil; konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini selama menyusui.

Perhatian & Peringatan Keamanan

  • Keamanan Lambung: Gunakan dosis efektif terendah dalam durasi sesingkat mungkin. Pasien dengan riwayat maag atau lansia disarankan mengombinasikan obat ini dengan pelindung lambung (gastroprotektor) sesuai arahan dokter.

  • Risiko Kardiovaskular & Ginjal: Penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi dapat meningkatkan risiko kejadian trombosis kardiovaskular (seperti serangan jantung atau stroke). Pastikan hidrasi cairan tubuh cukup selama pengobatan.

  • Simpan pada suhu di bawah 30°C, terhindar dari kelembapan dan paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Resep Dokter).

  • Produsen/Pemasar: PT Ifars Pharmaceutical Laboratories

  • Kemasan: Dus, 10 strip @ 10 tablet salut enterik (total 100 tablet / strip dijual eceran 10 tablet).

  • Nomor Izin Edar (NIE): DKL9909209810B1




Anda mungkin juga menyukai