Langsung ke informasi produk
Jardiance 25 mg 10 Tablet

Jardiance 25 mg 10 Tablet

Rp 350.774

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Jardiance 25 mg adalah obat antidiabetes oral kelas inhibitor Sodium-Glucose Co-Transporter 2 (SGLT2) kekuatan dosis maksimal harian yang diproduksi secara orisinal oleh Boehringer Ingelheim. Sediaan ini mengandung zat aktif Empagliflozin 25 mg per tablet.

Empagliflozin bekerja secara spesifik di organ ginjal dengan cara memblokir protein transporter SGLT2 di tubulus proksimal renal. Mekanisme ini menghambat penyerapan kembali (reabsorpsi) glukosa ke sirkulasi darah dan mendorong pembuangan kelebihan glukosa secara langsung melalui urine (glukosuria).

Kekuatan dosis 25 mg ini diperuntukkan bagi pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang memerlukan kontrol glikemik intensif setelah evaluasi toleransi dosis 10 mg, sekaligus memberikan efektivitas optimal dalam perlindungan sistem kardiovaskular dan penurunan progresivitas kerusakan ginjal (proteksi kardiorenal).

Indikasi

  • Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2): Terapi intensif pendamping diet dan olahraga untuk memperbaiki kontrol glikemik pada pasien dewasa yang membutuhkan eskalasi dosis dari Empagliflozin 10 mg.

  • Perlindungan Kardiorenal Pasien Risiko Tinggi: Mengurangi risiko kematian akibat gangguan kardiovaskular, menurunkan angka rawat inap akibat gagal jantung, serta memperlambat pemburukan fungsi ginjal pada pasien diabetes dengan penyakit penyerta jantung dan ginjal.

Komposisi

Tiap tablet salut selaput mengandung:

  • Empagliflozin 25 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Peringatan Penting: Jardiance merupakan Obat Keras (Logo K Merah). Penentuan dosis harian dan eskalasi terapi wajib berdasarkan evaluasi dan resep dokter spesialis.

  • Dosis Dewasa (DMT2 Intensif): 1 tablet (25 mg), diminum 1 kali sehari. Ini merupakan dosis harian maksimal yang direkomendasikan.

  • Waktu & Aturan Pemberian: Dikonsumsi pada pagi hari secara konsisten pada jam yang sama setiap harinya. Tablet dapat diminum sebelum atau sesudah makan (bersama suapan makanan atau setelah sarapan) dan ditelan utuh dengan segelas air putih. Dilarang menggandakan dosis jika terlewat.

Kontraindikasi

  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal berat atau derajat terminal (nilai eGFR < 20 mL/min/1.73 $m^2$) serta pasien yang menjalani hemodialisis (cuci darah).

  • Pasien dengan riwayat Ketoasidosis Diabetik (KAD).

  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi berat terhadap Empagliflozin atau bahan tambahan dalam tablet ini.

Efek Samping

  • Infeksi Jamur Genital (Sangat Umum): Infeksi mikotik pada area sensitif seperti vulvovaginitis pada wanita atau balanitis pada pria akibat eliminasi glukosa berlebih lewat urine.

  • Infeksi Saluran Kemih (ISK): Peningkatan risiko sistitis atau infeksi jaringan kemih.

  • Diuresis Osmotik & Dehidrasi: Peningkatan frekuensi buang air kecil (sering kencing), rasa haus berlebih, serta penurunan tekanan darah (hipotensi) yang dapat memicu pusing/pening.

  • Hipoglikemia: Risiko penurunan gula darah drastis meningkat jika dikombinasikan dengan obat golongan Sulfonilurea atau Insulin.

  • Serius/Langka:

    • Ketoasidosis Diabetik Euglikemik: Kadar asam darah meningkat dengan tingkat glukosa darah yang relatif normal.

    • Gangren Fournier: Infeksi nekrotikan jaringan lunak di area perineum/kemaluan.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (Trimester 1) / Kategori D (Trimester 2 & 3 - FDA): Berisiko mengganggu perkembangan dan maturitas penyaringan organ ginjal janin pada usia kehamilan trimester 2 dan 3.

  • Penggunaan: Kontraindikasi mutlak pada wanita hamil dan ibu menyusui. Dokter spesialis kandungan biasanya akan mengalihkan terapi kontrol gula darah ke suntikan Insulin selama masa kehamilan.

Perhatian & Peringatan Keamanan

  • Kecukupan Asupan Cairan (Sangat Vital): Wajib mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup (minimal 2 hingga 2,5 liter per hari, kecuali terdapat pembatasan cairan dari dokter spesialis jantung/ginjal) guna mengeliminasi risiko dehidrasi dan gangguan ginjal akut.

  • Higiene Area Intim: Menjaga kebersihan dan mengeringkan area genital luar setelah buang air kecil sangat penting untuk menekan pertumbuhan jamur dan bakteri.

  • Pemantauan Rutin: Pemantauan fungsi ginjal (eGFR) secara berkala wajib dilakukan selama penggunaan dosis penuh 25 mg ini.

  • Simpan pada suhu di bawah 30°C, terhindar dari kelembapan dan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Resep Dokter).

  • Produsen/Pemasar: PT Boehringer Ingelheim Indonesia

  • Kemasan: Dus, 1 blister @ 10 tablet salut selaput.

  • Nomor Izin Edar (NIE): DKI2124200417B1




Anda mungkin juga menyukai