Langsung ke informasi produk
CTM (Chlorpheniramine Maleate) 4 mg 10 Tablet

CTM (Chlorpheniramine Maleate) 4 mg 10 Tablet

Rp 1.194

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

CTM 4 mg adalah sediaan obat antihistamin generasi pertama klasik generik esensial turunan propilamin yang mengandung Chlorpheniramine Maleate. Sebagai antihistamin kerja cepat, obat ini bekerja sebagai antagonis kompetitif yang mengikat reseptor histamin H1 secara sistemik. Dengan memblokir reseptor tersebut, CTM menghambat efek histamin pada otot polos pembuluh darah, saluran pernapasan, dan kulit. Karakteristik lipofiliknya membuat obat ini memiliki penetrasi sawar darah otak (blood-brain barrier) yang tinggi, sehingga memberikan efek anti-alergi yang kuat namun juga memicu efek penekanan pada sistem saraf pusat.

Indikasi

Meringankan gejala-gejala akut maupun kronis akibat reaksi alergi, meliputi:

  • Urtikaria (biduran atau kaligata) dan pruritus (gatal-gatal pada kulit).

  • Dermatitis alergi, eksam akibat alergi, atau ruam kulit.

  • Rinitis alergi (bersin-bersin, hidung gatal, dan pilek encer akibat alergi cuaca atau debu).

  • Konjungtivitis alergi (mata merah, gatal, dan berair karena alergi).

  • Gatal-gatal akibat sengatan serangga atau manifestasi alergi makanan/obat tertentu.

Komposisi

Tiap 1 tablet mengandung:

  • Chlorpheniramine Maleate 4 mg.

Dosis dan Aturan Pakai

  • Dewasa dan Anak Usia > 12 Tahun: 1 tablet (4 mg), diberikan 3 hingga 4 kali sehari. Dosis maksimal adalah 16 mg per hari.

  • Anak Usia 6 – 12 Tahun: $\frac{1}{2}$ tablet (2 mg), diberikan 3 hingga 4 kali sehari. Dosis maksimal adalah 8 mg per hari.

  • Anak Usia 2 – 6 Tahun: $\frac{1}{4}$ tablet (1 mg), diberikan 3 hingga 4 kali sehari. Dosis maksimal adalah 4 mg per hari.

  • Aturan Pakai: Dikonsumsi sesudah makan bersama bantuan segelas air putih guna menghindari rasa tidak nyaman pada lambung.

Kontraindikasi

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi terhadap Chlorpheniramine Maleate atau antihistamin dengan struktur kimia serupa.

  • Penderita glaukoma sudut sempit (karena efek antikolinergik obat dapat meningkatkan tekanan bola mata).

  • Pasien dengan hipertrofi prostat (pembesaran kelenjar prostat) atau kondisi obstruksi leher kandung kemih yang memicu retensi urin.

  • Penderita serangan asma akut.

  • Bayi prematur atau bayi baru lahir (neonatus).

Efek Samping

  • Sistem Saraf Pusat (Sangat Umum): Sedasi kuat (rasa mengantuk yang sangat dominan), pusing, sakit kepala ringan, kelemahan otot, atau inkoordinasi motorik.

  • Efek Antikolinergik: Mulut, hidung, dan tenggorokan terasa kering, penglihatan kabur sementara, konstipasi (sembelit), atau retensi urin (sulit buang air kecil).

  • Pencernaan: Mual, muntah, nyeri ulu hati, atau perubahan nafsu makan.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C: Chlorpheniramine Maleate dapat menembus plasenta. Penggunaannya pada wanita hamil trimester akhir dikontraindikasikan karena dapat memicu efek sedasi berlebih, lesu, atau risiko kejang pada bayi baru lahir.

  • Menyusui: Kontraindikasi kuat karena obat ini merembes secara nyata ke dalam ASI. Efek antikolinergiknya dapat menghambat produksi ASI, serta berisiko menyebabkan efek samping kantuk ekstrem hingga serangan henti napas sejenak (apnea) pada bayi yang menyusu.

Perhatian & Peringatan Keamanan Kritis

  • Peringatan Keselamatan Utama (Sangat Penting): Karena efek samping mengantuk obat ini sangat kuat, DILARANG KERAS mengemudikan kendaraan bermotor, mengoperasikan mesin industri yang berbahaya, atau melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan tinggi setelah mengonsumsi obat ini.

  • Larangan Alkohol: Hindari konsumsi minuman beralkohol atau obat penenang golongan sedatif-hipnotik lainnya secara bersamaan, karena dapat melipatgandakan efek penekanan saraf pusat dan memicu depresi pernapasan yang berbahaya.

  • Gunakan dengan perhatian ekstra pada pasien lanjut usia (lansia) karena mereka lebih sensitif terhadap efek antikolinergik (pusing, kebingungan mental, atau risiko jatuh).

  • Simpan tablet di dalam wadah strip aslinya di tempat yang kering, sejuk (di bawah suhu 30°C), terhindar dari kelembapan, serta jauh dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Bebas Terbatas (Logo Lingkaran Biru dengan bingkai hitam).

  • Produsen/Principal: Generik (Tersedia secara luas dari berbagai pabrikan farmasi seperti PT Kimia Farma, PT Phapros, PT Ifars, PT PIM Pharmaceuticals, dll.).

  • Nomor Izin Edar (NIE): GTL9719919110A1




Anda mungkin juga menyukai