Langsung ke informasi produk
Crestor 5 mg Tablet

Crestor 5 mg Tablet

Rp 21.227

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Crestor 5 mg adalah sediaan obat kardiovaskular bermerek orisinal produksi PT AstraZeneca Indonesia yang mengandung Rosuvastatin Calcium. Sediaan berkekuatan 5 mg ini umumnya ditujukan sebagai dosis inisiasi awal (starting dose). Obat ini bekerja secara hidrofilik dan selektif tinggi menghambat enzim HMG-CoA reduktase di hati guna menurunkan produksi kolesterol internal serta meningkatkan pembersihan kolesterol jahat (LDL) dari darah. Dosis rendah ini sangat ideal digunakan untuk memulai terapi pada pasien lanjut usia (lansia), pasien keturunan Asia, atau pasien yang memiliki risiko tinggi mengalami intoleransi otot (statin-associated muscle symptoms).

Indikasi

  • Terapi penunjang di samping diet rendah lemak untuk menurunkan kadar kolesterol total dan LDL-C yang tinggi pada penderita hiperkolesterolemia primer derajat ringan hingga sedang.

  • Membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL-C).

  • Pencegahan primer kejadian kardiovaskular mayor pada pasien yang memiliki faktor risiko tinggi namun rentan terhadap efek samping statin dosis tinggi.

Komposisi

Tiap 1 tablet selaput mengandung:

  • Rosuvastatin Calcium setara dengan Rosuvastatin base 5 mg.

Dosis dan Aturan Pakai

  • Dosis Dewasa (Inisiasi): 1 tablet (5 mg), diminum 1 kali sehari. Dosis dapat disesuaikan kembali oleh dokter setelah evaluasi berkala minimal 4 minggu.

  • Aturan Pakai: Dapat dikonsumsi bebas sebelum atau sesudah makan dengan bantuan air putih. Rosuvastatin memiliki waktu paruh (half-life) yang panjang sehingga dapat diminum kapan saja (pagi, siang, atau malam hari), asalkan dikonsumsi secara konsisten pada jam yang sama setiap harinya. Namun, meminumnya di malam hari menjelang tidur tetap direkomendasikan demi menjaga kepatuhan pasien. Tablet wajib ditelan utuh, jangan dikunyah atau digerus.

Kontraindikasi

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi terhadap Rosuvastatin atau komponen tambahan obat.

  • Penderita penyakit hati aktif, termasuk peningkatan kadar enzim transaminase hati (SGOT/SGPT) secara menetap yang tidak jelas penyebabnya.

  • Gangguan fungsi ginjal derajat berat (klirens kreatinin < 30 mL/menit).

  • Pasien dengan riwayat kelainan otot (Miopati).

  • Penggunaan bersamaan dengan obat Siklosporin.

  • Wanita hamil, wanita usia subur yang merencanakan kehamilan, serta ibu menyusui.

Efek Samping

Mengingat ini adalah sediaan dengan kekuatan dosis terendah, efek samping pada otot relatif jarang terjadi. Namun, beberapa efek samping minor yang dapat muncul meliputi:

  • Sistem Saraf & Tubuh: Sakit kepala ringan, pusing, atau rasa lemas (astenia).

  • Pencernaan: Mual minor, nyeri perut, konstipasi, atau diare ringan.

  • Muskuloskeletal: Nyeri otot (mialgia) ringan setempat atau linu sendi pada individu yang sangat sensitif.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori X: KONTRAINDIKASI MUTLAK. Kolesterol sangat krusial untuk biosintesis membran sel dan perkembangan organ tubuh janin yang normal. Penghambatan jalur kolesterol oleh Rosuvastatin terbukti secara klinis bersifat teratogenik (meracuni janin) dan memicu risiko cacat bawaan lahir yang fatal. Wanita usia subur wajib menggunakan alat kontrasepsi yang efektif selama terapi.

  • Menyusui: Kontraindikasi karena obat dapat merembes ke dalam ASI dan mengganggu metabolisme lipid bayi.

Perhatian & Peringatan Keamanan

  • Edukasi Gaya Hidup (Penting): Terapi penurun kolesterol dengan obat statin ini akan bekerja jauh lebih optimal hasilnya jika dipadukan dengan komitmen pembatasan asupan makanan tinggi lemak jenuh (seperti jeroan, santan, makanan bersantan, dan gorengan) serta rutin melakukan olahraga kardio ringan secara teratur.

  • Waspada Nyeri Otot: Meskipun menggunakan dosis rendah 5 mg, pasien tetap disarankan untuk segera menghubungi dokter jika merasakan keluhan nyeri otot, kram, atau kelemahan otot yang tidak jelas sebabnya, terutama jika disertai demam atau tubuh terasa sangat lemas.

  • Batasi konsumsi alkohol selama menggunakan obat Crestor guna menghindari peningkatan risiko gangguan fungsi hati.

  • Simpan tablet di tempat yang kering, sejuk (di bawah suhu 30°C), terhindar dari kelembapan, serta jauh dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam lingkaran hitam). Harus dengan resep dokter.

  • Produsen/Principal: PT Astra Zeneca Indonesia (Di bawah lisensi AstraZeneca UK Limited)

  • Nomor Izin Edar (NIE): DKI1435300817A1




Anda mungkin juga menyukai