Claritin 10 mg Tablet
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Claritin adalah sediaan obat antihistamin non-sedatif (tidak menyebabkan kantuk) dari Bayer yang mengandung Loratadine 10 mg. Obat ini bekerja dengan cara mengikat secara selektif reseptor histamin H1 perifer selama 24 jam dengan penetrasi yang sangat minimal ke dalam susunan saraf pusat. Mekanisme ini membuat Claritin efektif meredakan gejala alergi tanpa memicu rasa kantuk atau lemas pada penggunanya.
Indikasi
Meringankan gejala-gejala yang berkaitan dengan:
-
Rinitis alergi: Seperti bersin-bersin, hidung meler, hidung gatal, serta rasa gatal dan perih pada mata.
-
Urtikaria idiopatik kronis: Meredakan bentol-bentol kemerahan dan gatal akibat biduran kronis yang penyebabnya tidak diketahui pasti.
Komposisi
Tiap tablet mengandung:
-
Loratadine 10 mg.
Dosis dan Aturan Pakai
-
Dewasa dan Anak Usia > 12 Tahun (atau berat badan > 30 kg): 1 tablet (10 mg), diminum 1 kali sehari.
-
Aturan Pakai: Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan dengan bantuan segelas air putih. Disarankan untuk meminumnya secara teratur pada jam yang sama setiap hari untuk efektivitas maksimal selama 24 jam.
Kontraindikasi
-
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi terhadap Loratadine atau komponen lain yang terkandung dalam tablet ini.
Efek Samping
Claritin umumnya ditoleransi dengan sangat baik. Namun, pada beberapa kasus individu yang sensitif, efek samping ringan yang mungkin muncul meliputi:
-
Sakit kepala atau pusing.
-
Kelelahan atau rasa lemas.
-
Mulut terasa kering.
-
Gangguan pencernaan ringan (seperti mual atau gastritis).
-
Somnolen (mengantuk) dapat terjadi pada kasus yang sangat jarang atau jika dosis melebihi aturan pakai yang dianjurkan.
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Kategori B: Studi pada sistem reproduksi hewan tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin, dan data klinis pada wanita hamil masih terbatas. Obat ini dapat digunakan jika benar-benar dibutuhkan dan disarankan oleh dokter.
-
Menyusui: Loratadine dapat diekskresikan (merembes) ke dalam ASI dalam jumlah kecil. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini selama masa menyusui aktif.
Perhatian & Catatan Utama
-
Pasien Gangguan Hati/Ginjal: Bagi pasien penderita gangguan fungsi hati yang parah atau kerusakan ginjal berat (laju filtrasi glomerulus $< 30\text{ mL/menit}$), dosis awal harus disesuaikan menjadi 1 tablet (10 mg) diminum setiap dua hari sekali karena pembersihan obat di dalam tubuh berlangsung lebih lambat.
-
Hentikan penggunaan Claritin minimal 48 jam sebelum menjalani tes alergi kulit (skin prick test) karena antihistamin dapat menyamarkan atau mencegah hasil positif palsu pada reaksi tes tersebut.
-
Simpan di tempat yang kering, sejuk (di bawah suhu 25°C), dan terhindar dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Bebas Terbatas (Logo Lingkaran Biru dengan garis tepi hitam). Dapat dibeli tanpa resep dokter, namun wajib memperhatikan aturan pakai pada kemasan.
-
Produsen/Principal: PT Bayer Indonesia
-
Nomor Izin Edar (NIE): DTL2102009810A1