Langsung ke informasi produk
Benoson 0.1% Cream 5 g

Benoson 0.1% Cream 5 g

Rp 19.091

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Acehat Grand Wisata
    Bekasi , JB
    In stock
  • Apotek Toha Cikarang
    Kabupaten Bekasi , JB
    In stock
  • Apotek Acehat Cibubur
    Kabupaten Bogor , JB
    In stock
  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock
  • Apotek Dwi Sapta Nawami
    Tangerang Selatan , BT
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi Produk: Benoson Cream adalah sediaan kortikosteroid topikal poten yang mengandung Betamethasone Valerate 0.1%. Obat ini bekerja langsung pada area kulit yang bermasalah dengan cara menginduksi sintesis protein lipokortin, menghambat pelepasan asam arakidonat, serta menekan produksi mediator inflamasi, sehingga efektif meredakan pembengkakan, kemerahan, dan rasa gatal yang hebat pada kulit.

Indikasi Utama: Pengobatan topikal jangka pendek untuk dermatosis yang responsif terhadap kortikosteroid poten, seperti:

  • Eksim (dermatitis) kronis atau membandel (termasuk dermatitis atopik dan kontak).

  • Psoriasis (kecuali psoriasis plak yang menyebar luas).

  • Lichen planus dan lichen simplex chronicus.

  • Lupus eritematosus diskoid.

Komposisi: Setiap gram krim mengandung: Betamethasone Valerate 0.1% (1 mg/g).

Dosis & Aturan Pakai:

  • Dosis: Oleskan tipis-tipis pada area peradangan sebanyak 2–3 kali sehari. Jika kondisi klinis mulai membaik, frekuensi aplikasi dapat dikurangi menjadi 1 kali sehari atau sesuai arahan dokter.

  • Aturan Pakai: Bersihkan dan keringkan area kulit terlebih dahulu. Oleskan krim secukupnya secara tipis dan merata hanya pada area kulit yang meradang. Cuci tangan setelah pengolesan.

Perhatian & Peringatan:

  • HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

  • HANYA UNTUK PEMAKAIAN LUAR (TOPIKAL KULIT).

  • Hindari penggunaan pada area kulit wajah secara terus-menerus lebih dari 5 hari karena risiko penipisan kulit (atrofi) yang tinggi.

  • Jangan menutup area yang diobati dengan kasa atau perban kedap udara (occlusive dressing) kecuali atas instruksi dokter.

  • Hindari kontak dengan area mata untuk mencegah risiko peningkatan tekanan intraokular (glaukoma) atau katarak.

Kontraindikasi:

  • Anak-anak di bawah usia 1 tahun.

  • Rosacea, dermatitis perioral, dan jerawat (acne vulgaris).

  • Infeksi kulit primer akibat virus (seperti herpes simplex atau cacar air), bakteri, maupun jamur tanpa terapi kausatif yang sesuai.

  • Rasa gatal pada area genital atau perianal tanpa disertai peradangan.

  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap Betamethasone atau komponen tambahan dalam basis krim.

Keamanan Kehamilan & Menyusui:

  • Kehamilan (Kategori C): Penyerapan sistemik dapat terjadi terutama pada pemakaian di area kulit yang luas atau dalam jangka panjang. Penggunaan pada ibu hamil hanya diperbolehkan jika potensi manfaat klinis melebihi risikonya bagi janin.

  • Menyusui: Dilarang mengoleskan krim ini pada area dada atau payudara guna mencegah obat tertelan oleh bayi yang disusui.

Efek Samping: Dapat menimbulkan sensasi menyengat atau terbakar sementara, kulit kering, penipisan kulit (atrofi kutan), munculnya guratan kemerahan (striae), pelebaran pembuluh darah halus (telangiektasia), atau perubahan pigmentasi kulit jika digunakan berlebihan.

Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)

Manufaktur/Principal: PT Bernofarm

Nomor Izin Edar (NIE): DKL8502306429A1




Anda mungkin juga menyukai