Befixim 200mg
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Befixim 200 mg adalah obat antibiotik oral golongan sefalosporin generasi ketiga yang mengandung Cefixime 200 mg. Sediaan kekuatan ganda ini dirancang untuk memfasilitasi pengobatan infeksi bakteri tingkat sedang hingga berat pada pasien dewasa. Obat ini bekerja secara bakterisid dengan cara menghambat sintesis dinding sel bakteri, sehingga efektif menghentikan pertumbuhan dan membasmi bakteri patogen penyebab infeksi.
Indikasi Utama: Pengobatan infeksi bakteri tingkat sedang hingga berat yang disebabkan oleh mikroorganisme peka pada pasien dewasa, seperti:
-
Infeksi Saluran Kemih (ISK) komplikasi maupun tanpa komplikasi.
-
Infeksi saluran pernapasan bawah.
-
Eksaserbasi akut dari bronkitis kronis.
-
Infeksi menular seksual (gonore tanpa komplikasi).
Komposisi: Setiap kapsul mengandung: Cefixime Trihydrate setara Cefixime 200 mg.
Dosis & Aturan Pakai:
-
Dewasa: 1 kapsul (200 mg), diminum 1 hingga 2 kali sehari (setiap 12 jam) sesuai dengan tingkat keparahan infeksi dan petunjuk resep dokter.
-
Aturan Pakai: Dikonsumsi sesudah makan untuk meminimalkan timbulnya rasa tidak nyaman pada lambung. Regimen antibiotik wajib diminum secara teratur dan dihabiskan tuntas sesuai durasi terapi yang ditetapkan dokter.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
Jika timbul diare hebat yang berlanjut dan disertai lendir atau darah selama atau pasca-penggunaan antibiotik ini, segera hentikan pemakaian dan hubungi dokter (berisiko memicu kondisi pseudomembranous colitis).
-
Kepatuhan dalam menuntaskan durasi penggunaan antibiotik sangat krusial untuk mencegah terjadinya resistensi bakteri.
-
Hati-hati penggunaan pada pasien dengan riwayat alergi penisilin (risiko sensitivitas silang) serta penderita gangguan fungsi ginjal berat.
Kontraindikasi:
-
Pasien dengan riwayat hipersensitivitas/alergi berat, reaksi anafilaksis, atau syok terhadap Cefixime, antibiotik golongan sefalosporin lain, atau turunan antibiotik beta-laktam (seperti penisilin).
Keamanan Kehamilan & Menyusui:
-
Kehamilan (Kategori B): Penelitian pada hewan tidak menunjukkan risiko terhadap janin, namun data klinis pada wanita hamil masih terbatas. Digolongkan relatif aman digunakan oleh wanita hamil jika benar-benar dibutuhkan secara medis di bawah pengawasan dokter.
-
Menyusui: Cefixime dapat terekskresi ke dalam ASI. Penggunaan selama masa menyusui sebaiknya dihindari atau dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
Efek Samping: Dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan (seperti diare, mual, dispepsia, kembung, nyeri perut), sakit kepala, pusing, ruam kulit, gatal-gatal (pruritus), serta peningkatan kadar enzim hati sementara.
Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: PT Beta Pharmacon
Nomor Izin Edar (NIE): DKL1640500401B1