Bactoderm 2% Cream 5 g
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Bactoderm Cream 5 g adalah obat antibiotik topikal yang mengandung Mupirocin 2% dalam sediaan kemasan praktis. Obat ini bekerja dengan cara menghambat sintesis protein bakteri secara spesifik, sehingga efektif menghentikan pertumbuhan dan membasmi bakteri penyebab infeksi kulit. Sediaan krim ini ideal untuk penanganan lesi infeksi kulit superfisial minor tanpa meninggalkan rasa lengket.
Indikasi Utama: Pengobatan topikal infeksi kulit superfisial minor akibat bakteri peka, seperti:
-
Bisul kecil terinfeksi (furunkel).
-
Luka gores, luka cakar, atau luka lecet bernanah pada anak-anak dan dewasa.
-
Jerawat yang mengalami infeksi bakteri sekunder.
-
Impetigo dan peradangan folikel rambut (folikulitis).
Komposisi: Setiap gram krim mengandung: Mupirocin 2% (20 mg/g).
Dosis & Aturan Pakai:
-
Dosis: Oleskan pada area kulit yang terinfeksi sebanyak 3 kali sehari. Durasi pengobatan umumnya berkisar antara 1 hingga 2 minggu.
-
Aturan Pakai: Bersihkan dan keringkan area kulit terlebih dahulu. Aplikasikan krim secara tipis dan merata menggunakan jari tangan yang bersih atau cotton bud. Area luka dapat ditutup dengan kain kasa steril jika diperlukan.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
HANYA UNTUK PEMAKAIAN LUAR (TOPIKAL KULIT).
-
Jangan menggunakan krim ini secara terus-menerus melebihi 10 hari tanpa arahan dokter guna mencegah timbulnya risiko resistensi antibiotik lokal.
-
Hindari kontak langsung dengan area mata, bagian dalam hidung, atau jaringan mukosa lainnya. Jika tidak sengaja terkena, segera bilas dengan air bersih mengalir.
Kontraindikasi:
-
Pasien atau individu yang memiliki riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap Mupirocin atau komponen tambahan dalam basis krim ini.
Keamanan Kehamilan & Menyusui:
-
Kehamilan (Kategori B): Penyerapan sistemik Mupirocin melalui kulit sangat minimal, sehingga tergolong relatif aman digunakan oleh wanita hamil di bawah pengawasan medis.
-
Menyusui: Aman digunakan, namun dilarang keras mengoleskan krim ini pada area dada atau payudara guna mencegah sisa residu obat tertelan oleh bayi yang disusui.
Efek Samping: Dapat menimbulkan iritasi lokal ringan seperti rasa perih atau menyengat sesaat pada luka terbuka, gatal, kemerahan, atau kulit terasa agak kering di area pengolesan.
Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: PT Ikapharmindo Putramas
Nomor Izin Edar (NIE): DKL0009315529A1