Langsung ke informasi produk
Aptor 100mg

Aptor 100mg

Rp 783

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi Produk: Aptor 100 mg adalah obat antiplatelet (pengencer darah) dosis rendah yang mengandung Acetylsalicylic Acid (Aspirin) 100 mg. Obat ini bekerja dengan cara menghambat enzim siklooksigenase-1 (COX-1) secara ireversibel pada trombosit untuk mencegah pembentukan tromboksan A2, sehingga efektif mencegah penggumpalan/pembekuan darah di dalam pembuluh darah arteri.

Indikasi Umum:

  • Pencegahan sekunder serangan jantung koroner (infark miokard) berulang.

  • Pencegahan stroke iskemik (penyumbatan) berulang atau Transient Ischemic Attack (TIA).

  • Manajemen pencegahan komplikasi pasca-pemasangan cincin jantung (stent) atau operasi bypass pembuluh darah.

Komposisi: Setiap tablet mengandung: Acetylsalicylic Acid (Aspirin) 100 mg.

Dosis & Aturan Pakai:

  • Dewasa: 1 tablet (100 mg), diminum 1 kali sehari (atau sesuai dengan dosis terapi pemeliharaan dari dokter spesialis jantung).

  • Aturan Pakai: Wajib dikonsumsi segera sesudah makan dengan bantuan segelas air putih penuh. Ditelan utuh (tidak boleh dikunyah, dibelah, atau digerus) untuk mengurangi risiko iritasi langsung pada mukosa lambung.

Perhatian & Peringatan:

  • HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

  • Beritahukan kepada dokter atau dokter gigi jika Anda berencana menjalani tindakan medis/pembedahan atau cabut gigi. Penggunaan obat ini umumnya perlu dihentikan 5 hingga 7 hari sebelum tindakan untuk mencegah risiko perdarahan berlebih.

  • Hati-hati penggunaan pada penderita riwayat sakit maag, gangguan fungsi ginjal atau hati, serta pasien dengan hipertensi yang tidak terkontrol.

  • Hindari konsumsi minuman beralkohol selama terapi obat ini untuk mengurangi risiko perdarahan lambung.

Kontraindikasi:

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap Acetylsalicylic Acid, aspirin, atau Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS) lainnya.

  • Penderita tukak lambung aktif (gastric ulcer) atau perdarahan saluran pencernaan.

  • Penderita gangguan pembekuan darah (seperti hemofilia atau trombositopenia berat).

  • Pasien asma yang memiliki riwayat bronkospasme atau respons alergi yang dipicu oleh asam asetilsalisilat.

  • Anak-anak dan remaja di bawah usia 12–16 tahun (berisiko memicu Reye's Syndrome).

Keamanan Kehamilan & Menyusui:

  • Kehamilan (Kategori C / D Trimester 3): Penggunaan dosis rendah pada kasus khusus (seperti pencegahan preeklamsia) hanya boleh dilakukan di bawah pengawasan ketat dokter spesialis kandungan. Penggunaan mandiri dilarang keras, terutama menjelang persalinan karena berisiko memicu perdarahan maternal/fetal.

  • Menyusui: Ekskresi ke dalam ASI pada dosis rendah tergolong kecil, namun tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum penggunaan.

Efek Samping: Dapat menyebabkan iritasi lambung, rasa perih di ulu hati, mual, muntah, serta peningkatan risiko perdarahan (seperti gusi berdarah, mimisan, atau perdarahan lambung terselubung).

Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)

Manufaktur/Principal: PT Nicholas Laboratories Indonesia

Nomor Izin Edar (NIE): DKL9417805715A1




Anda mungkin juga menyukai