Aprovel 300 mg
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Aprovel 300 mg adalah obat antihipertensi golongan Angiotensin II Receptor Blocker (ARB) yang mengandung Irbesartan 300 mg. Dosis tinggi ini diformulasikan untuk mengoptimalkan penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi derajat tinggi serta memberikan efek perlindungan organ ginjal (renoprotektif) pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2.
Indikasi Umum:
-
Terapi hipertensi esensial berat (baik sebagai terapi tunggal maupun kombinasi).
-
Penanganan dan perlindungan organ ginjal pada pasien hipertensi dengan Diabetes Melitus Tipe 2 (nefropati diabetik).
Komposisi: Setiap tablet mengandung: Irbesartan 300 mg.
Dosis & Aturan Pakai:
-
Dewasa: 1 tablet (300 mg), diminum 1 kali sehari.
-
Aturan Pakai: Dikonsumsi 1 kali sehari secara konsisten pada jam yang sama. Ditelan utuh dengan bantuan air putih, dapat diminum sebelum atau sesudah makan.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
Pada pasien yang mengalami dehidrasi atau deplesi cairan/natrium (akibat terapi diuretik dosis tinggi, muntah, atau diare), kondisi cairan harus dipulihkan terlebih dahulu sebelum memulai terapi untuk menghindari risiko penurunan tekanan darah secara mendadak (hipotensi simptomatik).
-
Lakukan pemantauan berkala terhadap kadar kalium darah dan fungsi ginjal selama terapi.
-
Hati-hati penggunaan bersamaan dengan suplemen kalium atau obat diuretik hemat kalium karena berisiko memicu kadar kalium darah tinggi (hiperkalemia).
Kontraindikasi:
-
Wanita hamil (terutama trimester kedua dan ketiga) serta ibu menyusui.
-
Penderita hipotensi klinis berat atau gangguan sirkulasi darah.
-
Gangguan fungsi hati berat atau gangguan fungsi ginjal berat.
-
Penggunaan bersamaan dengan obat yang mengandung Aliskiren pada pasien diabetes melitus atau gangguan ginjal.
-
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap Irbesartan.
Keamanan Kehamilan & Menyusui:
-
Kehamilan (Kategori D): KONTRAINDIKASI MUTLAK. Penggunaan obat golongan ARB pada kehamilan terbukti dapat memicu toksisitas janin (seperti gangguan fungsi ginjal janin, hipoplasia tulang tengkorak, hingga kematian janin). Segera hentikan pemakaian jika dikonfirmasi hamil.
-
Menyusui: Tidak direkomendasikan karena risiko terhadap bayi yang disusui.
Efek Samping: Dapat menyebabkan pusing, vertigo ringan, kelelahan (fatigue), hipotensi (penurunan tekanan darah), peningkatan kadar kalium darah (hiperkalemia), mual, serta perubahan fungsi ginjal sementara.
Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: PT Kalventis Sinergi Farma
Nomor Izin Edar (NIE): DKI1077402717C1