Langsung ke informasi produk
Anastan Forte 10 Kaplet

Anastan Forte 10 Kaplet

Rp 4.445

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi Produk: Anastan Forte adalah obat pereda nyeri dan antiinflamasi golongan Antiinflamasi Non-Steroid (NSAID/OAINS). Mengandung Asam Mefenamat 500 mg yang bekerja menghambat aktivitas enzim siklooksigenase (COX-1 & COX-2), sehingga menekan pembentukan prostaglandin yaitu senyawa kimia tubuh yang memicu timbulnya rasa sakit, nyeri, dan peradangan.

Indikasi Umum: Meredakan nyeri ringan hingga sedang pada berbagai kondisi, seperti:

  • Sakit gigi dan nyeri pasca-pencabutan gigi.

  • Sakit kepala dan migrain.

  • Nyeri kram saat menstruasi (dismenore primer).

  • Nyeri otot, sendi, pasca-trauma luka, atau operasi kecil.

Komposisi: Setiap kaplet mengandung: Asam Mefenamat 500 mg.

Dosis & Aturan Pakai:

  • Dewasa & Anak usia >14 tahun: Dosis awal 1 kaplet (500 mg), kemudian dapat dilanjutkan 1/2 kaplet (250 mg) setiap 6 jam sekali sesuai kebutuhan, atau 1 kaplet 3 kali sehari.

  • Aturan Pakai: Wajib dikonsumsi segera sesudah makan dengan segelas air putih untuk melindungi mukosa lambung dari efek iritasi.

Perhatian & Peringatan:

  • Obat Keras / Obat Wajib Apotek (OWA).

  • Durasi Penggunaan: Penggunaan obat ini tidak boleh melebihi 5–7 hari berturut-turut tanpa pengawasan medis, untuk menghindari risiko ulkus gaster (luka lambung) atau pendarahan saluran cerna.

  • Hati-hati penggunaan pada penderita riwayat maag, hipertensi, gangguan ginjal ringan-sedang, serta lansia.

Kontraindikasi:

  • Penderita tukak lambung (ulkus peptikum) aktif atau pendarahan saluran cerna.

  • Penderita penyakit peradangan usus (inflammatory bowel disease).

  • Gangguan fungsi hati atau ginjal tingkat berat.

  • Wanita hamil trimester ketiga.

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau reaksi asma/urtikaria pasca-mengonsumsi Aspirin atau OAINS lainnya.

Keamanan Kehamilan & Menyusui: Kategori C (Trimester 1 & 2) / Kategori D (Trimester 3): Dilarang keras dikonsumsi pada trimester ketiga kehamilan karena berisiko memicu penutupan prematur ductus arteriosus pada janin serta menghambat kontraksi persalinan. Dapat terdistribusi ke dalam ASI dalam jumlah kecil, sehingga tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui.

Efek Samping: Dapat menyebabkan gangguan pencernaan (nyeri ulu hati, mual, muntah, diare, sembelit), pusing, sakit kepala, atau reaksi alergi kulit (ruam/gatal).

Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah / Obat Wajib Apotek)

Manufaktur/Principal: PT Gratia Husada Farma

Nomor Izin Edar (NIE): DKL9207802304A1




Anda mungkin juga menyukai