Amoxsan 500 mg
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Amoxsan 500 mg adalah obat antibiotik spektrum luas golongan beta-laktam penisilin semisintetik dengan dosis penuh 500 mg. Obat ini bekerja secara bakterisid dengan cara menghambat biosintesis peptidoglikan pada dinding sel bakteri, sehingga struktur sel bakteri menjadi lemah, pecah, dan mati secara efektif untuk menghentikan perkembangan infeksi di dalam tubuh.
Indikasi Umum: Mengobati berbagai jenis infeksi bakteri tingkat sedang hingga berat yang sensitif, seperti:
-
Saluran Pernapasan & THT: Sinusitis, otitis media (infeksi telinga tengah), faringitis, tonsilitis, dan bronkitis.
-
Gigi & Mulut: Infeksi periapikal dan abses gigi.
-
Saluran Kemih & Kelamin: Sistitis, uretritis, dan pyelonephritis.
-
Kulit & Jaringan Lunak: Luka terinfeksi, bisul, dan abses.
Komposisi: Setiap kapsul mengandung: Amoxicillin 500 mg.
Dosis & Aturan Pakai:
-
Dewasa & Anak dengan Berat Badan >20 kg: 1 kapsul (500 mg), diminum setiap 8 jam sekali (3 kali sehari).
-
Aturan Pakai: Dikonsumsi sesudah makan untuk menekan rasa mual. Telan kapsul utuh dengan bantuan air mineral. Wajib dikonsumsi rutin dan dihabiskan seluruhnya sesuai durasi resep dokter.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
Penting: Penghentian penggunaan antibiotik secara prematur dapat memicu fenomena resistensi antimikroba (kekebalan bakteri). Jangan membagikan sisa obat kepada orang lain meskipun memiliki gejala yang serupa.
-
Jika timbul reaksi alergi berat seperti sesak napas, pembengkakan pada bibir/wajah, atau ruam kulit hebat, segera hentikan penggunaan obat dan bawa pasien ke instalasi gawat darurat.
Kontraindikasi: Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas, alergi berat, atau syok anafilaksis terhadap Amoxicillin, antibiotik golongan penisilin lain, atau sefalosporin.
Keamanan Kehamilan & Menyusui: Kategori B: Studi pada sistem reproduksi hewan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin. Antibiotik ini dinilai relatif aman digunakan selama masa kehamilan dan menyusui, tetapi durasi pemakaian harus dibatasi dan di bawah pengawasan langsung dari dokter.
Efek Samping: Dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan (mual, diare, nyeri lambung ringan), urtikaria (biduran/ruam kulit), serta peningkatan enzim hati transien.
Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: PT Caprifarmindo
Nomor Izin Edar (NIE): DKL0832401701B1