Acarbose 50 mg
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Acarbose 50 mg adalah obat antidiabetes oral golongan inhibitor alfa-glukosidase (generik) dalam kekuatan dosis 50 mg. Dosis ini umumnya digunakan sebagai terapi inisiasi (tahap awal) pada pengobatan Diabetes Melitus Tipe 2. Penyesuaian dosis secara bertahap dari 50 mg sangat penting untuk memberikan waktu bagi sistem pencernaan beradaptasi, sehingga dapat meminimalkan intensitas efek samping pada saluran cerna.
Indikasi Umum: Membantu menurunkan kadar glukosa darah sesudah makan (post-prandial) pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (NIDDM), baik digunakan sebagai terapi tunggal maupun dikombinasikan dengan obat antidiabetik oral lainnya.
Komposisi: Setiap tablet mengandung Acarbose 50 mg.
Dosis & Aturan Pakai:
-
Dosis Dewasa: Dosis awal umumnya adalah 3 kali sehari 50 mg (1 tablet), atau disesuaikan dengan petunjuk dan hasil evaluasi glukosa darah oleh dokter.
-
Aturan Pakai: Wajib dikunyah bersamaan dengan suapan pertama makanan utama, atau langsung ditelan utuh dengan sedikit air tepat saat mulai makan.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
Manajemen Diet: Pasien disarankan untuk tetap patuh terhadap diet rendah karbohidrat yang dianjurkan guna mendukung efektivitas kerja obat serta membantu mengurangi efek kembung.
-
Penanganan Hipoglikemia: Jika terjadi gejala gula darah rendah (hipoglikemia), pasien wajib mengonsumsi glukosa murni (dekstrosa) seperti permen glukosa atau sirup glukosa murni. Gula pasir biasa (sukrosa) tidak efektif karena penyerapan sukrosa dihambat oleh obat ini.
Kontraindikasi: Pasien dengan gangguan pencernaan kronis yang melibatkan masalah penyerapan (malabsorpsi), penyakit inflamasi usus, tukak usus besar, obstruksi usus, sirosis hati, serta gangguan ginjal kronis yang berat.
Keamanan Kehamilan & Menyusui: Kategori B: Data klinis penggunaan pada wanita hamil masih sangat terbatas. Ekskresi Acarbose ke dalam ASI pada manusia belum diketahui secara pasti, sehingga penggunaannya selama masa menyusui harus dihindari demi keamanan bayi. Tidak direkomendasikan untuk ibu hamil atau menyusui kecuali atas pertimbangan khusus dokter.
Efek Samping: Efek samping yang sering muncul bersifat gastrointestinal meliputi perut kembung, flatulensi (sering buang angin), diare, serta mual ringan akibat proses penundaan pemecahan karbohidrat di usus.
Golongan Produk: Obat Keras (Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: Generik (Diproduksi oleh berbagai perusahaan farmasi seperti Dexa Medica, Kimia Farma, dll.)
Nomor Izin Edar (NIE): GKL1105045110A1