Skip to product information
Primolut N 5 mg 15 Tablet

Primolut N 5 mg 15 Tablet

Rp 113.502

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Primolut N 5 mg Tablet adalah obat hormonal progestogen sintetis poten golongan turunan 19-nortestosteron orisinal produksi Bayer. Mengandung bahan aktif Norethisterone 5 mg, obat ini bekerja dengan cara meniru fungsi hormon progesteron alami untuk memicu transformasi sekretorik penuh pada endometrium (lapisan dinding rahim) serta mempertahankan stabilitas vaskular jaringan endometrium.

Mekanisme ini secara efektif mencegah peluruhan dinding rahim secara presisi, sehingga umum digunakan untuk menunda onset menstruasi pada kondisi terencana (seperti ibadah umrah/haji atau perjalanan), menghentikan perdarahan uterus abnormal, serta mengelola berbagai gangguan ginekologi berbasis ketidakseimbangan hormon.

Indikasi

  • Penundaan Menstruasi Terencana (Delaying Menstruation): Menunda jadwal haid pada kondisi khusus seperti ibadah umrah, haji, atau perjalanan jauh.

  • Perdarahan Uterus Disfungsional (PUD): Penghentian dan pencegahan perdarahan rahim abnormal yang tidak terkait dengan kelainan organik.

  • Endometriosis: Penatalaksanaan nyeri panggul dan penekanan lesi jaringan endometrium ektopik.

  • Amenore Primer & Sekunder: Terapi pemicu perdarahan putus obat (withdrawal bleeding) pada kasus ketiadaan haid (setelah evaluasi etiologi dan pengondisian estrogen).

  • Sindrom Pra-Menstruasi (Premenstrual Syndrome / PMS): Meredakan gejala fisik dan emosional berat menjelang siklus haid.

Komposisi

Tiap tablet mengandung:

  • Norethisterone: 5 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Obat Keras (Pengatur Hormon Uterus): Penggunaan wajib berada di bawah pengawasan dan resep dokter spesialis kebidanan dan kandungan (Sp.OG). Kepatuhan terhadap jam minum yang konsisten sangat menentukan efikasi penguncian dinding rahim.

  • Penundaan Menstruasi Terencana (Umrah/Haji/Traveling):

    • Dosis: 1 tablet (5 mg), diminum 2 hingga 3 kali sehari.

    • Aturan Waktu: WAJIB dimulai minimal 3 hari SEBELUM tanggal perkiraan siklus menstruasi berikutnya akan tiba.

    • Durasi: Diteruskan secara kontinu setiap hari selama periode penundaan yang diinginkan (umumnya tidak direkomendasikan melebihi 10–14 hari tanpa evaluasi medis).

    • Meluruhnya Haid: Perdarahan haid normal akan meluruh kembali sekitar 2 hingga 4 hari setelah pemakaian tablet terakhir dihentikan.

  • Perdarahan Uterus Disfungsional:

    • 1 tablet (5 mg), diminum 3 kali sehari selama 10 hari hingga perdarahan berhenti secara bertahap.

  • Endometriosis:

    • Dosis awal 1 tablet (5 mg) 2 kali sehari, dimulai pada hari ke-1 hingga ke-5 siklus haid, dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai petunjuk dokter.

  • Cara Konsumsi:

    • Ditelan utuh bersama segelas air putih mineral segera sesudah makan pada jam yang konstan setiap harinya.

Kontraindikasi

  • Kehamilan aktif (kontraindikasi absolut).

  • Ibu menyusui aktif / eksklusif.

  • Riwayat atau adanya gangguan tromboemboli aktif (seperti Deep Vein Thrombosis [DVT], emboli paru, stroke, atau infark miokard).

  • Riwayat atau dugaan kanker payudara atau keganasan organ reproduksi yang sensitif terhadap hormon sex.

  • Gangguan fungsi hati berat, tumor hati (jinak atau ganas), atau riwayat penyakit kuning (jaundice) berat.

  • Perdarahan vagina abnormal yang belum diketahui penyebab pasti diagnosisnya.

Efek Samping

Dapat menimbulkan beberapa reaksi penyesuaian hormon:

  • Sistem Reproduksi: Pergeseran siklus haid pasca-penghentian obat, timbulnya flek/bercak darah (spotting) transien selama penggunaan, atau sensasi tegang/nyeri pada payudara.

  • Sistem Saraf Pusat: Sakit kepala, pusing, pening, atau perubahan suasana hati (mood swings).

  • Saluran Cerna & Metabolik: Mual ringan, retensi cairan/garam yang memicu pembengkakan halus (edema), kenaikan berat badan transien, atau rasa lemas (fatigue).

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kehamilan (Kategori X): KONTRAINDIKASI ABSOLUT. Paparan progestogen turunan testosteron tinggi pada trimester awal kehamilan berisiko memicu efek virilisasi (maskulinisasi) pada organ genital luar janin perempuan. Obat dilarang keras diminum jika terdapat kemungkinan atau diagnosis kehamilan.

  • Ibu Menyusui: Norethisterone dapat masuk ke dalam ASI dan berpotensi menurunkan kuantitas serta kualitas produksi cairan ASI. Tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui eksklusif.

Perhatian & Peringatan Keamanan

Peringatan Keselamatan Penggunaan Primolut N:

  1. Bukan Kontrasepsi Utama: Primolut N pada dosis penundaan haid tidak dirancang sebagai kontrasepsi murni. Jika pasien aktif secara seksual, gunakan metode kontrasepsi non-hormonal (seperti kondom) selama masa terapi.

  2. Dilarang Mengubah Dosis Sembarangan: Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa konsultasi dokter spesialis obgyn guna mencegah risiko perdarahan hebat (breakthrough bleeding) atau kram perut bawah melilit.

  3. Waspadai Gejala Tromboemboli: Segera hentikan pemakaian dan hubungi fasilitas kesehatan jika mendadak timbul nyeri dada hebat, sesak napas mendadak, pembengkakan atau nyeri pada salah satu tungkai kaki, serta gangguan penglihatan yang tajam.

  4. Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam Lingkaran Merah Bergaris Tepi Hitam). Harus dengan resep dokter.

  • Produsen / Pemegang Merek: PT Bayer Indonesia / Bayer Pharma AG.

  • Kemasan: Dus, Blister Kalender @ 15 Tablet.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DKI0815900510A1.




You may also like