Prednicort 4 mg 10 Tablet
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Prednicort 4 mg Tablet adalah obat antiinflamasi dan imunosupresan golongan kortikosteroid glukokortikoid sintetik yang diproduksi oleh PT Otto Pharmaceutical Industries. Obat ini diformulasikan untuk menekan respons peradangan (inflamasi) yang hebat, meredakan reaksi alergi berat, serta menekan aktivitas sistem imun yang berlebihan pada berbagai penyakit autoimun.
Mengandung Methylprednisolone 4 mg, obat ini bekerja secara sistemik menembus membran sel untuk mengikat reseptor glukokortikoid intraseluler. Kompleks ini memblokir transkripsi gen sitokin pro-inflamasi, merintangi akumulasi sel inflamasi pada area lesi, serta mengurangi permeabilitas kapiler pembuluh darah guna menghentikan pembengkakan dan kemerahan pada jaringan.
Indikasi
-
Penyakit Alergi & Kulit: Mengatasi dermatitis atopik meluas, dermatitis kontak, reaksi alergi berat, rinitis alergi, dan eksaserbasi asma bronkial yang responsif terhadap terapi steroid.
-
Penyakit Kolagen & Autoimun: Terapi imunosupresif pada lupus eritematosus sistemik (SLE), reumatoid artritis (rheumatoid arthritis), dan psoriasis berat.
-
Penyakit Inflamasi Lainnya: Meredakan peradangan hebat pada sendi, mata, saluran napas, serta kondisi insufisiensi adrenokortikal primer atau sekunder.
Komposisi
Tiap tablet mengandung:
-
Methylprednisolone: 4 mg
Dosis dan Aturan Pakai
Obat Keras (Sangat Poten): Dosis harus disesuaikan secara individual oleh dokter berdasarkan jenis penyakit, tingkat keparahan, dan respons pasien. Dilarang menghentikan penggunaan obat ini secara mendadak (tapering off wajib dilakukan di bawah pengawasan dokter).
-
Dosis Dewasa:
-
Dosis Awal: Berkisar antara 4 mg hingga 48 mg per hari, diberikan sebagai dosis tunggal di pagi hari atau terbagi dalam beberapa kali minum sesuai petunjuk dokter.
-
Dosis Pemeliharaan: Setelah respons klinis yang memuaskan tercapai, dosis diturunkan secara bertahap hingga mencapai dosis efektif terendah.
-
-
Waktu Konsumsi:
-
WAJIB DIKONSUMSI SEGERA SESUDAH MAKAN (sebaiknya di pagi hari bersama sarapan atau makan utama) dan ditelan utuh bersama segelas air putih mineral untuk mengurangi iritasi mukosa lambung.
-
Kontraindikasi
-
Pasien dengan infeksi jamur sistemik aktif (risiko perburukan infeksi akibat penekanan imun).
-
Infeksi virus aktif seperti cacar air (varicella) atau herpes zoster.
-
Pemberian vaksin hidup atau vaksin dilemahkan (live attenuated vaccines) selama menjalani terapi imunosupresif.
-
Tukak lambung/duodenum aktif berdarah.
-
Riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap Methylprednisolone atau obat golongan kortikosteroid lainnya.
Efek Samping
Efek samping berkaitan erat dengan dosis dan durasi pemakaian:
-
Saluran Cerna: Nyeri ulu hati, iritasi lambung, mual, hingga risiko perdarahan tukak peptik.
-
Penggunaan Jangka Panjang / Dosis Tinggi:
-
Metabolisme & Endokrin: Moon face (wajah membulat), penumpukan lemak pada leher/punggung (buffalo hump), peningkatan nafsu makan, kenaikan berat badan, retensi cairan/garam (edema), hipertensi, serta gangguan toleransi glukosa (peningkatan kadar gula darah).
-
Muskuloskeletal: Kelemahan otot (myopathy) dan osteoporosis.
-
Sistem Imun: Peningkatan kerentanan terhadap infeksi sekunder.
-
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Kehamilan (Kategori C): Penelitian pada hewan menunjukkan efek teratogenik. Obat ini menembus plasenta dan dapat meningkatkan risiko supresi korteks adrenal pada janin. Hanya digunakan jika potensi manfaat medis melebihi risiko terhadap janin, wajib dengan resep dan instruksi ketat dari dokter spesialis kandungan.
-
Ibu Menyusui: Methylprednisolone diekskresikan ke dalam ASI dan dapat menekan pertumbuhan bayi atau memengaruhi produksi kortikosteroid endogen pada penggunaan dosis tinggi. Hindari menyusui atau konsultasikan dengan dokter.
Perhatian & Peringatan Keamanan
Peringatan Keselamatan Penggunaan Prednicort:
Jangan Hentikan Penggunaan Secara Mendadak: Penghentian terapi kortikosteroid jangka panjang secara tiba-tiba dapat memicu krisis adrenal (adrenal insufficiency) yang membahayakan jiwa. Dokter akan melakukan penurunan dosis secara bertahap (tapering off).
Risiko Masking Infeksi: Steroid dapat menyamarkan gejala-gejala awal infeksi baru dan menurunkan daya tahan tubuh terhadap kuman.
Pemantauan Pasien Khusus: Hati-hati penggunaan pada penderita hipertensi, diabetes melitus, gagal jantung, osteoporosis, glaukoma, serta gangguan fungsi ginjal atau hati.
Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam Lingkaran Merah Bergaris Tepi Hitam). Harus dengan resep dokter.
-
Produsen / Pemegang Merek: PT Otto Pharmaceutical Industries.
-
Kemasan: Dus, Strip @ 10 Tablet.
-
Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DKL0318817510A1.