Skip to product information
Piroxicam 20 mg 10 Tablet

Piroxicam 20 mg 10 Tablet

Rp 2.768

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Piroxicam 20 mg adalah obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS/NSAID) generik golongan oxicam dengan kekuatan dosis terapeutik penuh harian. Bekerja secara non-selektif menghambat enzim cyclooxygenase (COX-1 dan COX-2), obat ini efektif menekan produksi prostaglandin—senyawa pemicu peradangan, pembengkakan, dan rasa nyeri hebat pada jaringan sendi.

Dengan waktu paruh eliminasi yang sangat panjang di dalam tubuh (sekitar 30–80 jam), Piroxicam 20 mg mampu memberikan pengendalian gejala nyeri dan kekakuan sendi secara konstan selama 24 jam penuh hanya dengan dosis sekali sehari. Sebagai sediaan generik berlogo dengan dosis maksimal, obat ini menjadi pilihan utama yang ekonomis dan intensif untuk penanganan jangka panjang radang sendi kronis.

Indikasi

  • Osteoarthritis (OA): Mengatasi gejala nyeri, kaku, dan pembengkakan sendi berat pada lutut atau bagian tulang lainnya.

  • Rheumatoid Arthritis (RA): Manajemen peradangan sendi kronis akibat autoimun dengan intensitas sedang hingga berat.

  • Ankylosing Spondylitis: Meredakan kaku dan nyeri pada persendian tulang belakang.

Komposisi

Setiap tablet mengandung:

  • Piroxicam: 20 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Catatan: Dosis 20 mg merupakan takaran harian maksimal untuk Piroxicam. Penggunaan harus selalu mematuhi petunjuk dan resep dari dokter.

  • Dosis Dewasa: 1 tablet (20 mg) dikonsumsi 1 kali sehari secara rutin pada jam yang sama setiap harinya.

  • Petunjuk Aturan Pakai:

    1. Konsumsi tablet SEGERA SESUDAH MAKAN (setelah porsi makan utama selesai) bersama segelas air putih penuh.

    2. Dilarang keras mengonsumsi obat ini dalam keadaan perut kosong guna mencegah risiko iritasi lambung yang serius.

    3. Telan tablet secara utuh; jangan dikunyah, digerus, atau dibelah.

Kontraindikasi

  • Penderita tukak lambung (peptic ulcer) aktif, perdarahan saluran cerna, atau riwayat perforasi lambung.

  • Riwayat reaksi alergi berat (seperti asma, biduran/urtikaria, atau rhinitis akut) yang dicetuskan oleh Aspirin atau OAINS lainnya.

  • Gagal jantung kongestif berat.

  • Gangguan fungsi hati atau ginjal tahap berat.

  • Kehamilan Trimester Ketiga.

  • Anak-anak dan remaja di bawah usia 15 tahun.

Efek Samping

Penggunaan obat OAINS dosis penuh dapat meningkatkan risiko efek samping, terutama pada saluran pencernaan:

  • Gangguan Saluran Cerna (Paling Sering): Nadi ulu hati terasa perih (heartburn), dispepsia, mual, muntah, perut kembung, begah, atau diare.

  • Sistem Saraf Pusat: Sakit kepala, pusing, atau rasa melayang.

  • Sistem Kardiovaskular & Ginjal: Retensi cairan yang memicu pembengkakan pada kaki (edema tungkai) dan peningkatan tekanan darah.

  • Reaksi Kulit: Ruam, gatal, atau peningkatan sensitivitas terhadap sinar matahari (fotosensitivitas).

  • Efek Samping Serius (Jarang): Perdarahan saluran pencernaan (ditandai BAB hitam atau muntah seperti ampas kopi) serta gangguan fungsi hati/ginjal.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (Trimester 1 & 2) / Kategori D (Trimester 3): Penggunaan pada Trimester Ketiga Kehamilan dikontraindikasikan secara mutlak karena berisiko menyebabkan penutupan prematur pembuluh darah janin (ductus arteriosus) dan komplikasi persalinan.

  • Ibu Menyusui: Piroxicam terekskresi ke dalam ASI dalam jumlah kecil. Tidak direkomendasikan bagi ibu menyusui kecuali atas keputusan ketat dari dokter.

Perhatian & Peringatan Keamanan

Peringatan Penting Penggunaan Piroxicam 20 mg:

  1. Proteksi Lambung Mutlak: Karena dosis 20 mg merupakan takaran penuh harian, kepatuhan untuk meminum obat hanya sesudah makan besar adalah kewajiban mutlak untuk melindungi mukosa lambung dari risiko perdarahan atau tukak.

  2. Durasi Terapi Singkat: Gunakan pada dosis efektif terendah dan dalam durasi sesingkat mungkin untuk menekan risiko efek samping kardiovaskular dan gastrointestinal jangka panjang.

  3. Interaksi Obat: Hindari penggunaan bersamaan dengan obat pengencer darah (warfarin/antikoagulan), kortikosteroid, aspirin, atau OAINS lainnya tanpa pengawasan dokter.

  4. Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), terhindar dari kelembapan dan paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter).

  • Produsen / Pemegang Merek: Obat Generik (Diproduksi oleh PT Kimia Farma Tbk / PT Dexa Medica / PT Ifars Pharmaceutical Laboratories / PT Indofarma Tbk, dll.).

  • Kemasan: Dus, Strip @ 10 Tablet.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM GKL9732701110A1 (Nomor registrasi dapat bervariasi tergantung produsen generik yang tersedia di apotek).




You may also like