Cinolon-N Cream 5 g
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Cinolon-N Cream adalah sediaan topikal berbentuk krim yang mengombinasikan kortikosteroid potensi sedang-kuat Fluocinolone acetonide 0,025% dan antibiotik aminoklikosida Neomycin sulfate 0,5%. Kombinasi tetap ini bekerja secara sinergis untuk meredakan peradangan, alergi, dan rasa gatal pada kulit, sekaligus mengatasi atau mencegah infeksi bakteri sekunder yang rentan terjadi pada kulit yang terluka atau tergaruk.
Indikasi
Pengobatan topikal untuk penyakit kulit (dermatosis) yang responsif terhadap kortikosteroid bila disertai infeksi sekunder oleh bakteri yang peka terhadap neomycin, seperti:
-
Dermatitis (eksim) akut maupun kronis yang terinfeksi
-
Dermatitis seboroik
-
Neurodermatitis (lichen simplex chronicus)
-
Eksim koin (dermatitis numular)
Komposisi
Tiap 1 gram krim mengandung:
-
Fluocinolone acetonide 0,25 mg (0,025%)
-
Neomycin sulfate 5 mg (0,5%)
Dosis dan Aturan Pakai
-
Dosis: Oleskan tipis-tipis pada bagian kulit yang sakit sebanyak 2–4 kali sehari, atau sesuai dengan petunjuk dokter.
-
Aturan Pakai: Bersihkan dan keringkan area kulit yang akan diobati. Oleskan krim secara merata menggunakan ujung jari yang bersih. Jangan menutup area pengobatan dengan perban kedap udara (oklusif) dan batasi penggunaan maksimal 7–10 hari berturut-turut untuk menghindari risiko resistensi bakteri maupun efek samping sistemik.
Kontraindikasi
-
Penderita yang hipersensitif terhadap Fluocinolone acetonide, Neomycin sulfate, atau antibiotik golongan aminoglikosida lainnya.
-
Infeksi kulit primer yang disebabkan oleh jamur (seperti panu, kadas, kurap) atau virus (seperti cacar air dan herpes simpleks).
-
Luka bakar yang terbuka luas (dapat meningkatkan penyerapan neomycin ke pembuluh darah dan memicu efek toksik pada ginjal/pendengaran).
-
Rosacea, jerawat vulgaris, dan dermatitis perioral.
Efek Samping
-
Lokal: Rasa terbakar atau menyengat sesaat di kulit, iritasi, kulit kering bersisik, folikulitis, atau munculnya reaksi alergi/sensitisasi topikal akibat neomycin.
-
Jangka Panjang: Atrofi kulit (penipisan jaringan kulit lokal) dan striae.
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Kategori C: Studi pada hewan menunjukkan adanya efek buruk terhadap janin. Neomycin topikal berisiko jika diserap tubuh dalam jumlah besar secara sistemik. Penggunaan pada ibu hamil hanya boleh dilakukan jika benar-benar darurat, atas instruksi dokter, dalam area yang terbatas, serta durasi singkat.
-
Menyusui: Neomycin dapat terserap dalam jumlah sangat kecil ke dalam ASI. Jangan mengaplikasikan krim ini pada area payudara untuk menghindari kontak langsung dengan bayi.
Perhatian & Catatan Tambahan
-
Hanya untuk pemakaian luar pada kulit (topikal). Hindari kontak dengan mata, kelopak mata, mulut, atau selaput lendir lainnya.
-
Hindari penggunaan jangka panjang pada area wajah, lipatan kulit, serta pada bayi dan anak-anak karena kulit mereka lebih tipis dan memiliki tingkat penyerapan sistemik yang tinggi.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam lingkaran hitam). Harus dengan resep dokter.
-
Produsen/Principal: PT Sanbe Farma - Indonesia
-
Nomor Izin Edar (NIE): DKL8722203729A1