Betamethasone 0.1% Cream 5 g
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Acehat Grand WisataBekasi , JBIn stock
-
Apotek Toha CikarangKabupaten Bekasi , JBIn stock
-
Apotek Acehat CibuburKabupaten Bogor , JBIn stock
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
-
Apotek Dwi Sapta NawamiTangerang Selatan , BTIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Betamethasone 0.1% Cream adalah sediaan kortikosteroid topikal golongan poten generik yang mengandung Betamethasone Valerate 0.1%. Obat ini bekerja menekan reaksi inflamasi, menstabilkan membran lisosom sel kulit, serta memicu vasokonstriksi kapiler lokal untuk meredakan pembengkakan, plak kemerahan, dan rasa gatal ekstrem akibat peradangan kulit kronis secara efektif.
Indikasi Utama: Pengobatan topikal jangka pendek untuk dermatosis yang responsif terhadap kortikosteroid kuat, seperti:
-
Dermatitis atopik kronis dan dermatitis kontak (alergi maupun iritan).
-
Eksim membandel (rekalsitran) dan eksim numular.
-
Psoriasis terlokalisasi (tidak termasuk psoriasis plak yang menyebar luas).
-
Lichen planus dan kelainan peradangan kulit non-infeksi lainnya.
Komposisi: Setiap gram krim mengandung: Betamethasone Valerate 0.1% (1 mg/g).
Dosis & Aturan Pakai:
-
Dosis: Oleskan tipis dan merata pada area kulit yang bermasalah sebanyak 2–3 kali sehari. Kurangi frekuensi aplikasi secara bertahap begitu peradangan mulai mereda.
-
Aturan Pakai: Bersihkan dan keringkan area kulit terlebih dahulu. Oleskan krim secukupnya secara tipis hanya pada lesi kulit yang sakit. Durasi pemakaian mandiri tanpa evaluasi ulang dokter dibatasi maksimal 7 hari.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
HANYA UNTUK PEMAKAIAN LUAR PADA KULIT.
-
Dilarang keras mengoleskan krim steroid ini pada area wajah sebagai pelembap, krim malam, atau pemutih karena berisiko memicu efek ketergantungan steroid (steroid-induced acne/rosacea) dan penipisan kulit permanen.
-
Hindari menutup area yang diobati dengan perban atau kain kedap udara (occlusive dressing) kecuali atas instruksi dokter.
-
Hindari kontak langsung dengan area mata guna mencegah risiko kenaikan tekanan bola mata (glaukoma) atau katarak.
Kontraindikasi:
-
Infeksi kulit primer yang disebabkan oleh jamur (tinea, kandidiasis), virus (herpes, cacar air), atau bakteri (lesi bernanah tanpa terapi antibiotik).
-
Jerawat (acne vulgaris), rosacea, dan dermatitis perioral.
-
Anak-anak di bawah usia 1 tahun.
-
Pasien dengan riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap Betamethasone atau komponen basis krim.
Keamanan Kehamilan & Menyusui:
-
Kehamilan (Kategori C): Penyerapan sistemik kortikosteroid kuat dapat terjadi jika digunakan pada area kulit yang luas. Hindari penggunaan pada wanita hamil tanpa anjuran dan pengawasan ketat dokter spesialis.
-
Menyusui: Dilarang mengoleskan sediaan ini pada area payudara atau dada guna mencegah kontak langsung atau residu obat tertelan oleh bayi.
Efek Samping: Sensasi menyengat atau terbakar sesaat setelah dioleskan, kulit kering, penipisan kulit (atrofi kutan), munculnya guratan kemerahan (striae), serta perubahan pigmentasi kulit jika digunakan berlebihan dalam jangka panjang.
Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: Generik (Tersedia dari berbagai industri farmasi resmi terdaftar)
Nomor Izin Edar (NIE): GKL1702355529A1
(Nomor Registrasi dapat bervariasi sesuai dengan ketersediaan stok manufaktur generik di apotek)