Benzolac CL Gel 10 g
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Acehat Grand WisataBekasi , JBIn stock
-
Apotek Toha CikarangKabupaten Bekasi , JBIn stock
-
Apotek Acehat CibuburKabupaten Bogor , JBIn stock
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
-
Apotek Dwi Sapta NawamiTangerang Selatan , BTIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Benzolac CL Gel adalah sediaan gel topikal kombinasi khusus untuk penanganan jerawat meradang tingkat lanjut. Memadukan efek antibakteri oksidatif dari Benzoyl Peroxide 5% dengan antibiotik topikal Clindamycin Phosphate 1%, formula ini bekerja secara sinergis melisiskan bakteri penyebab jerawat (Cutibacterium acnes) sekaligus menekan peradangan, pembengkakan, dan kemerahan pada jerawat kistik secara efektif.
Indikasi Utama: Pengobatan topikal jerawat meradang tingkat sedang hingga berat (acne vulgaris), seperti:
-
Jerawat papulopustulosa (jerawat meradang dengan bintil nanah).
-
Jerawat nodular atau jerawat batu yang membengkak dan terasa nyeri.
-
Lesi jerawat meradang parah yang membutuhkan kombinasi antibakteri dan antibiotik topikal.
Komposisi: Setiap gram gel mengandung:
-
Benzoyl Peroxide: 50 mg (5%)
-
Clindamycin Phosphate: setara Clindamycin base 10 mg (1%)
Dosis & Aturan Pakai:
-
Dosis: Oleskan pada jerawat yang meradang 1–2 kali sehari (sangat dianjurkan pada malam hari sebelum tidur).
-
Aturan Pakai: Bersihkan wajah menggunakan sabun pembersih lembut dan keringkan. Totolkan gel tipis-tipis hanya pada area jerawat yang meradang (spot treatment). Cuci tangan setelah pemakaian.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
HANYA UNTUK PEMAKAIAN LUAR PADA KULIT.
-
Karena mengandung antibiotik Clindamycin, gunakan secara tertib dan batasi durasi pemakaian sesuai petunjuk dokter guna mencegah timbulnya resistensi bakteri.
-
Efek Pemutih pada Kain: Benzoyl Peroxide dapat melunturkan warna bahan tekstil (pakaian, sarung bantal, sprei, atau handuk).
-
Sensitivitas Matahari: Wajib gunakan tabir surya (sunscreen) pada siang hari dan batasi paparan sinar matahari langsung.
-
Hindari kontak dengan mata, sudut bibir, lubang hidung, serta selaput lendir lainnya.
Kontraindikasi:
-
Pasien dengan riwayat penyakit radang usus (enteritis regional, kolitis ulseratif, atau kolitis yang dipicu antibiotik).
-
Pasien dengan riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap Clindamycin, Lincomycin, atau Benzoyl Peroxide.
Keamanan Kehamilan & Menyusui:
-
Kehamilan (Kategori C): Penyerapan topikal sistemik relatif rendah, namun penggunaannya pada wanita hamil wajib dikonsultasikan secara ketat dengan dokter kandungan atau dokter spesialis kulit.
-
Menyusui: Penggunaan topikal terbatas dinilai relatif aman, tetapi dilarang keras mengoleskan gel pada area dada atau payudara guna mencegah obat tertelan oleh bayi.
Efek Samping: Kulit terasa kering bersisik, kemerahan (eritema), rasa perih menyengat sesaat setelah dioleskan, rasa gatal lokal, serta risiko timbulnya dermatitis kontak alergi.
Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: PT Surya Dermato Medica Laboratories (SDM)
Nomor Izin Edar (NIE): DKL0328603328A1