Arcoxia 120 mg
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Arcoxia 120 mg adalah obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) yang mengandung Etoricoxib 120 mg. Obat ini bekerja sebagai penghambat selektif enzim Siklooksigenase-2 (COX-2) untuk meredakan peradangan, pembengkakan, dan nyeri tingkat sedang hingga berat secara efektif dengan profil perlindungan saluran cerna yang lebih baik dibandingkan OAINS non-selektif.
Indikasi Umum: Penanganan jangka pendek untuk meredakan nyeri akut dan gejala peradangan pada:
-
Serangan asam urat akut (gout arthritis).
-
Nyeri pasca-operasi bedah mulut atau pembedahan gigi.
-
Nyeri akut pasca-tindakan operasi umum.
Komposisi: Setiap tablet mengandung: Etoricoxib 120 mg.
Dosis & Aturan Pakai:
-
Gout Artritis Akut: 1 tablet (120 mg), diminum 1 kali sehari. Maksimal durasi penggunaan adalah 8 hari berturut-turut.
-
Nyeri Pasca-Operasi Gigi: 1 tablet (120 mg), diminum 1 kali sehari. Maksimal durasi penggunaan adalah 3 hari.
-
Aturan Pakai: Wajib dikonsumsi segera sesudah makan. Ditelan utuh dengan bantuan air putih.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
Peringatan Kardiovaskular: Penggunaan Etoricoxib dosis tinggi (120 mg) berisiko meningkatkan komplikasi kardiovaskular (seperti stroke atau serangan jantung). Gunakan dosis efektif terendah dalam durasi terapi sesingkat mungkin.
-
Lakukan pemantauan tekanan darah secara berkala selama penggunaan obat ini.
-
Hati-hati penggunaan pada pasien dengan riwayat gangguan fungsi ginjal, riwayat ulkus peptikum, serta edema/retensi cairan.
Kontraindikasi:
-
Wanita hamil dan ibu menyusui.
-
Penderita tukak lambung aktif atau perdarahan saluran pencernaan.
-
Penderita penyakit jantung iskemik, penyakit arteri perifer, atau riwayat penyakit serebrovaskular (seperti stroke).
-
Pasien dengan hipertensi berat yang belum terkontrol (tekanan darah >140/90 mmHg).
-
Penderita gangguan fungsi hati tingkat berat (Child-Pugh score ≥10) atau gangguan ginjal berat.
-
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap Etoricoxib, aspirin, atau obat OAINS lainnya.
Keamanan Kehamilan & Menyusui:
-
Kehamilan (Kategori X Trimester 3 / Kategori C Trimester 1-2): KONTRAINDIKASI MUTLAK. Berisiko tinggi memicu penutupan prematur duktus arteriosus pada janin serta menghambat persalinan.
-
Menyusui: Kontraindikasi. Etoricoxib diekskresikan ke dalam ASI dan berisiko bagi bayi yang disusui.
Efek Samping: Dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah (hipertensi), edema (retensi cairan), pusing, sakit kepala, rasa mulas di ulu hati, mual, diare, serta peningkatan kadar enzim hati sementara.
Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: PT Organon Pharma Indonesia Tbk
Nomor Izin Edar (NIE): DKL1906609417C1