Skip to product information
Arcoxia 120 mg

Arcoxia 120 mg

Rp 25.533

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi Produk: Arcoxia 120 mg adalah obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) yang mengandung Etoricoxib 120 mg. Obat ini bekerja sebagai penghambat selektif enzim Siklooksigenase-2 (COX-2) untuk meredakan peradangan, pembengkakan, dan nyeri tingkat sedang hingga berat secara efektif dengan profil perlindungan saluran cerna yang lebih baik dibandingkan OAINS non-selektif.

Indikasi Umum: Penanganan jangka pendek untuk meredakan nyeri akut dan gejala peradangan pada:

  • Serangan asam urat akut (gout arthritis).

  • Nyeri pasca-operasi bedah mulut atau pembedahan gigi.

  • Nyeri akut pasca-tindakan operasi umum.

Komposisi: Setiap tablet mengandung: Etoricoxib 120 mg.

Dosis & Aturan Pakai:

  • Gout Artritis Akut: 1 tablet (120 mg), diminum 1 kali sehari. Maksimal durasi penggunaan adalah 8 hari berturut-turut.

  • Nyeri Pasca-Operasi Gigi: 1 tablet (120 mg), diminum 1 kali sehari. Maksimal durasi penggunaan adalah 3 hari.

  • Aturan Pakai: Wajib dikonsumsi segera sesudah makan. Ditelan utuh dengan bantuan air putih.

Perhatian & Peringatan:

  • HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

  • Peringatan Kardiovaskular: Penggunaan Etoricoxib dosis tinggi (120 mg) berisiko meningkatkan komplikasi kardiovaskular (seperti stroke atau serangan jantung). Gunakan dosis efektif terendah dalam durasi terapi sesingkat mungkin.

  • Lakukan pemantauan tekanan darah secara berkala selama penggunaan obat ini.

  • Hati-hati penggunaan pada pasien dengan riwayat gangguan fungsi ginjal, riwayat ulkus peptikum, serta edema/retensi cairan.

Kontraindikasi:

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

  • Penderita tukak lambung aktif atau perdarahan saluran pencernaan.

  • Penderita penyakit jantung iskemik, penyakit arteri perifer, atau riwayat penyakit serebrovaskular (seperti stroke).

  • Pasien dengan hipertensi berat yang belum terkontrol (tekanan darah >140/90 mmHg).

  • Penderita gangguan fungsi hati tingkat berat (Child-Pugh score ≥10) atau gangguan ginjal berat.

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap Etoricoxib, aspirin, atau obat OAINS lainnya.

Keamanan Kehamilan & Menyusui:

  • Kehamilan (Kategori X Trimester 3 / Kategori C Trimester 1-2): KONTRAINDIKASI MUTLAK. Berisiko tinggi memicu penutupan prematur duktus arteriosus pada janin serta menghambat persalinan.

  • Menyusui: Kontraindikasi. Etoricoxib diekskresikan ke dalam ASI dan berisiko bagi bayi yang disusui.

Efek Samping: Dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah (hipertensi), edema (retensi cairan), pusing, sakit kepala, rasa mulas di ulu hati, mual, diare, serta peningkatan kadar enzim hati sementara.

Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)

Manufaktur/Principal: PT Organon Pharma Indonesia Tbk

Nomor Izin Edar (NIE): DKL1906609417C1




You may also like