Uperio 100 mg Tablet
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Acehat Grand WisataBekasi , JBIn stock
-
Apotek Toha CikarangKabupaten Bekasi , JBIn stock
-
Apotek Acehat CibuburKabupaten Bogor , JBIn stock
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
-
Apotek Dwi Sapta NawamiTangerang Selatan , BTIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Uperio adalah obat kardiovaskular kombinasi tetap golongan Angiotensin Receptor-Neprilysin Inhibitor (ARNI) berspesifikasi premium dari Novartis. Memadukan sacubitril (inhibitor neprilysin) dan valsartan (ARB) dalam kompleks garam anionik untuk meningkatkan kadar peptida natriuretik endogen sekaligus memblokir reseptor AT1 angiotensin II.
Indikasi
Menurunkan risiko mortalitas dan morbiditas kardiovaskular pada penderita gagal jantung kronis (Heart Failure dengan keregangan fraksi ejeksi menurun / HFrEF) derajat NYHA II-IV.
Komposisi
Tiap tablet mengandung kompleks zat aktif: Sacubitril 48.6 mg dan Valsartan 51.4 mg (dikenal secara klinis sebagai kekuatan dosis standar Sacubitril/Valsartan 100 mg).
Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa Gagal Jantung: Dosis inisiasi standar 100 mg 2 kali sehari (pagi dan malam). Dosis disesuaikan berkala oleh dokter jantung hingga dosis target maksimal 200 mg 2 kali sehari.
Aturan Pakai: Ditelan utuh dengan air putih, bebas sebelum atau setelah makan dengan interval tiap 12 jam secara kaku.
Kontraindikasi
Penggunaan bersamaan dengan obat golongan ACE inhibitor (wajib diberikan jeda waktu kosong washout period selama 36 jam pasca-penghentian ACEi sebelum memulai Uperio), riwayat angioedema herediter/terkait ACEi, gangguan hati berat, dan kehamilan.
Efek Samping
Hipotensi (tensi darah drop), hiperkalemia, gangguan fungsi filtrasi ginjal (kreatinin serum naik), pusing pening, batuk ringan, dan angioedema (jarang).
Kategori Kehamilan & Menyusui
Kategori D: Kontraindikasi mutlak sepanjang kehamilan karena kandungan valsartan bersifat toksik meracuni janin.
Principal
PT Novartis Indonesia
Nomor Izin Edar (NIE)
DKI1701700417C1
Golongan Obat
Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Perhatian & Catatan Tambahan
Lakukan pengecekan berkala terhadap kurva tekanan darah, kadar kalium serum, dan fungsi ginjal secara teratur di fasilitas kesehatan.