Skip to product information
Pirotop Cream 10 g

Pirotop Cream 10 g

Rp 93.955

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Pirotop Cream adalah sediaan obat antibiotik topikal bermerek yang diproduksi oleh PT Surya Dermato Medica Laboratories (SDM Laboratories). Diformulasikan dalam bentuk krim 10 gram dengan kandungan Mupirocin 2%, obat ini digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri pada kulit, baik infeksi primer maupun sekunder.

Mupirocin bekerja secara spesifik menghambat enzim isoleucyl transfer-RNA synthetase pada bakteri, yang secara efektif menghentikan sintesis protein dan RNA sel kuman. Mekanisme kerja yang unik ini meminimalkan risiko resistensi silang dengan golongan antibiotik sistemik lainnya. Pirotop sangat efektif melawan bakteri Gram-positif utama penyebab infeksi kulit, seperti Staphylococcus aureus (termasuk galur Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus / MRSA) dan Streptococcus pyogenes.

Indikasi

  • Infeksi Kulit Primer: Menangani Impetigo (seperti impetigo krustosa dengan kerak nanah kekuningan pada anak/balita), Folikulitis (peradangan folikel rambut), Furunkulosis (bisul bernanah), dan Ektima (luka koreng bernanah).

  • Infeksi Kulit Sekunder: Mencegah dan mengobati infeksi bakteri sekunder pada luka lecet, luka bakar ringan, luka gores, luka robek, atau koreng yang terinfeksi.

Komposisi

Setiap 1 gram krim mengandung:

  • Mupirocin: 2% (20 mg per gram sediaan)

Dosis dan Aturan Pakai

Catatan: Untuk menghentikan rantai infeksi dan mencegah resistensi bakteri, penggunaan antibiotik topikal wajib diselesaikan sesuai jangka waktu yang direkomendasikan dokter.

  • Dosis Dewasa & Anak-anak: Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang terinfeksi sebanyak 2 hingga 3 kali sehari.

  • Durasi Terapi: Diberikan secara teratur selama 7 hingga 10 hari. Evaluasi ulang oleh dokter diperlukan jika tidak ada perbaikan klinis setelah 5 hari penggunaan.

  • Petunjuk Cara Penggunaan:

    1. Bersihkan area kulit yang terinfeksi dari sisa nanah, darah, atau kerak koreng dengan air hangat atau larutan antiseptik ringan, lalu keringkan secara perlahan.

    2. Usapkan Pirotop Cream secara tipis dan merata pada area luka menggunakan jari yang bersih atau cotton bud steril.

    3. Area luka yang telah diolesi dapat dibiarkan terbuka atau ditutup dengan kasa steril bila diperlukan.

    4. Cuci tangan hingga bersih dengan sabun sebelum dan sesudah mengoleskan obat.

Kontraindikasi

  • Riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi berat terhadap Mupirocin atau bahan pembawa (excipients) sediaan krim.

  • Tidak ditujukan untuk penggunaan pada mata (oftalmik) atau area dalam hidung (intranasal).

Efek Samping

Pirotop Cream ditoleransi dengan sangat baik oleh kulit. Efek samping yang timbul bersifat lokal, ringan, dan umumnya hanya berlangsung sesaat:

  • Reaksi Lokal: Rasa perih ringan, sensasi menyengat/terbakar sesaat di awal pengolesan pada area luka terbuka.

  • Iritasi Kulit: Kemerahan (eritema), gatal (pruritus), atau kekeringan lokal pada area aplikasi.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori B (Topikal): Penyerapan sistemik Mupirocin melalui kulit utuh maupun luka terlokalisir sangat rendah (kurang dari 1%). Studi reproduksi pada hewan tidak menunjukkan risiko terhadap janin. Obat ini relatif aman digunakan oleh ibu hamil atas petunjuk dokter.

  • Ibu Menyusui: Dapat digunakan pada ibu menyusui. Namun, jika dioleskan untuk mengatasi luka/infeksi pada area dada, pastikan untuk membersihkan area puting dan sekitarnya secara tuntas sebelum menyusui bayi.

Perhatian & Peringatan Keamanan

Peringatan Penting Penggunaan Pirotop Cream:

  1. Gunakan Hingga Tuntas: Selesaikan masa pengobatan sesuai instruksi dokter (minimal 7 hari) meskipun luka terlihat sudah kering atau membaik, guna mencegah kekambuhan dan resistensi bakteri (superbug).

  2. Khusus Pemakaian Luar: Hanya untuk penggunaan topikal kulit. Hindari kontak langsung dengan mata, membran mukosa, atau luka bakar yang sangat luas. Jika tidak sengaja mengenai mata, segera bilas dengan air bersih mengalir.

  3. Hentikan Jika Terjadi Sensitisasi: Jika timbul reaksi alergi berat, ruam kulit yang meluas, atau pembengkakan lokal, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter.

  4. Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), di tempat kering dan sejuk, hindarkan dari sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter).

  • Produsen / Pemegang Merek: PT Surya Dermato Medica Laboratories (SDM).

  • Kemasan: Dus, Tube @ 10 Gram.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DKL1128605429A1.




You may also like