Skip to product information
Pirofel 10 mg 10 Kapsul

Pirofel 10 mg 10 Kapsul

Rp 9.886

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Pirofel 10 mg adalah sediaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS/NSAID) turunan oxicam yang diproduksi oleh PT Sanbe Farma. Diformulasikan dalam bentuk kapsul berkekuatan 10 mg Piroxicam, obat ini dirancang untuk meredakan nyeri, peradangan, dan kekakuan pada sendi.

Pirofel bekerja secara non-selektif menghambat enzim cyclooxygenase (COX-1 dan COX-2), yang berperan penting dalam pembentukan prostaglandin—senyawa mediator kimia yang memicu reaksi nyeri, pembengkakan, dan peradangan pada jaringan tubuh. Karena Piroxicam memiliki waktu paruh eliminasi (elimination half-life) yang panjang di dalam tubuh, sediaan ini memberikan efek peredam nyeri yang konstan dan stabil hanya dengan konsumsi sekali sehari.

Indikasi

  • Osteoarthritis (OA): Penanganan simptomatis nyeri dan peradangan akibat pengapuran sendi.

  • Rheumatoid Arthritis (RA): Meredakan gejala nyeri, pembengkakan, serta kekakuan sendi pada pagi hari akibat rematik.

  • Ankylosing Spondylitis: Menangani peradangan kronis pada sendi tulang belakang dan panggul.

Komposisi

Setiap kapsul mengandung:

  • Piroxicam: 10 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Catatan: Penggunaan Pirofel wajib disesuaikan dengan resep dan evaluasi dokter. Disarankan menggunakan dosis efektif terendah dengan durasi tersingkat guna meminimalkan risiko efek samping.

  • Dosis Dewasa (Gangguan Sendi / Arthritis): 10 mg hingga 20 mg sekali sehari (1–2 kapsul sekali sehari). Dosis maksimal harian adalah 20 mg.

  • Petunjuk Cara Penggunaan:

    1. Wajib diminum segera sesudah makan atau bersama makanan utama guna melindungi lapisan dinding lambung dari risiko iritasi.

    2. Konsumsi obat secara teratur pada jam yang sama setiap harinya.

    3. Telan kapsul secara utuh dengan bantuan segelas air putih. Jangan membelah atau membuka cangkang kapsul.

    4. Dilarang keras meminum obat ini dalam keadaan perut kosong.

Kontraindikasi

  • Riwayat atau adanya Tukak Lambung / Peptik Aktif, perdarahan gastrointestinal, atau luka pada saluran cerna.

  • Riwayat serangan asma, urtikaria (biduran), atau reaksi alergi berat akibat penggunaan Aspirin atau obat OAINS lainnya (Aspirin-induced asthma).

  • Gagal jantung kongestif berat.

  • Gangguan fungsi ginjal berat atau kerusakan hati (hepar) parah.

  • Kehamilan Trimester Ketiga.

  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap Piroxicam atau komponen tambahan kapsul.

Efek Samping

  • Gangguan Saluran Cerna (Paling Sering): Nyeri ulu hati (epigastric pain), rasa perih/mual, dispepsia, kembung, mulas, muntah, atau diare.

  • Komplikasi Berat Saluran Cerna: Perdarahan lambung, tukak peptik, atau melena (feses berwarna hitam).

  • Sistem Saraf Pusat: Sakit kepala, pusing, atau kantuk.

  • Kardiovaskular & Ginjal: Retensi cairan dan garam yang memicu pembengkakan (edema) pada kaki/tungkai serta peningkatan tekanan darah (hipertensi).

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (Trimester 1 & 2) / Kategori D (Trimester 3): Penggunaannya dikontraindikasikan secara mutlak pada wanita hamil Trimester 3, karena berisiko memicu penutupan dini pembuluh darah janin (ductus arteriosus), memicu hipertensi pulmonal pada bayi, serta menghambat kontraksi uterus dan meningkatkan risiko perdarahan saat persalinan.

  • Ibu Menyusui: Piroxicam terserap ke dalam ASI dalam jumlah kecil. Penggunaannya pada ibu menyusui tidak direkomendasikan kecuali atas pertimbangan ketat medis.

Perhatian & Peringatan Keamanan

Peringatan Penting Penggunaan Pirofel:

  1. Risiko Gastrointestinal (Saluran Cerna): Piroxicam memiliki risiko iritasi lambung yang relatif lebih tinggi dibanding beberapa OAINS lainnya. Selalu minum obat ini sesudah makan penuh. Segera hubungi dokter jika mengalami muntah berwarna seperti kopi atau feses berwarna hitam.

  2. Risiko Kardiovaskular: Penggunaan OAINS jangka panjang atau dosis tinggi dapat meningkatkan risiko kejadian trombosis kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.

  3. Pemantauan Fungsi Organ: Pada penggunaan jangka panjang, evaluasi fungsi ginjal, hati, dan kadar hemoglobin secara berkala sangat disarankan.

  4. Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), di tempat kering dan sejuk, terhindar dari paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter).

  • Produsen / Pemegang Merek: PT Sanbe Farma.

  • Kemasan: Dus, Strip @ 10 Kapsul.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DKL8722207501A1.




You may also like