Skip to product information
Piracetam 400 mg 10 Kapsul

Piracetam 400 mg 10 Kapsul

Rp 6.818

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Piracetam 400 mg adalah sediaan obat sistemik agen neurotropik dan neuroprotektor generik esensial dalam bentuk sediaan cangkang kapsul. Dengan kekuatan dosis rendah (400 mg per kapsul), sediaan ini dirancang untuk memfasilitasi penyesuaian dosis awal (titrasi), penjarangan dosis, atau penggunaan pada populasi khusus yang membutuhkan takaran presisi seperti lansia dan anak-anak.

Obat turunan gamma-aminobutyric acid (GABA) ini bekerja secara fungsional menstabilkan permeabilitas membran sel saraf, meningkatkan sirkulasi dan oksigenasi mikrosirkulasi darah serebral, serta mengoptimalkan hantaran glukosa ke dalam sel-sel otak tanpa menyebabkan efek stimulasi sistemik yang berlebihan.

Indikasi

  • Gangguan Kognitif / Demensia (Fase Awal): Meringankan gejala awal kemunduran fungsi kognitif pada lansia, seperti penurunan daya ingat (memori), kesulitan fokus, dan gangguan konsentrasi.

  • Terapi Penunjang Disleksia: Digunakan sebagai terapi kombinasi (bersama metode logopedi/wicara) untuk anak usia > 8 tahun yang mengalami kesulitan belajar dan membaca (disleksia).

  • Mioklonus Kortikal: Sebagai terapi penunjang untuk meredakan kejang atau kedutan kaku otot yang tidak terkontrol (umumnya membutuhkan titrasi dosis bertahap).

Komposisi

Setiap kapsul mengandung:

  • Piracetam: 400 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Catatan: Penentuan dosis pasti, durasi terapi, dan penyesuaian takaran wajib dilakukan di bawah pengawasan dan resep dokter spesialis saraf (neurologi) atau dokter anak.

  • Dosis Dewasa (Inisiasi / Gangguan Kognitif): 1–2 kapsul (400–800 mg), diminum 3 kali sehari. Dosis dapat disesuaikan mengikuti respon klinis pasien.

  • Dosis Anak (Disleksia - Usia > 8 Tahun): Umumnya diresepkan sekitar 3.200 mg per hari yang terbagi dalam 2 jadwal minum, menggunakan sediaan 400 mg untuk mencapai takaran yang presisi. (Wajib atas instruksi dokter).

  • Petunjuk Cara Penggunaan:

    1. Minum kapsul segera sesudah makan untuk mengurangi risiko iritasi lambung atau rasa mual.

    2. Konsumsi obat secara teratur pada jam yang konstan.

    3. Telan kapsul secara utuh dengan bantuan segelas air putih. Jangan membuka cangkang kapsul karena serbuk di dalamnya memiliki rasa yang sangat pahit.

Kontraindikasi

  • Pasien yang sedang mengalami atau memiliki riwayat Stroke Perdarahan (Hemorrhagic Stroke).

  • Penderita gagal ginjal stadium terminal (End-Stage Renal Disease) dengan nilai klirens kreatinin < 20 mL/menit.

  • Kerusakan fungsi hati (hepar) berat atau sirosis.

  • Riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap Piracetam maupun senyawa turunan pirolidon lainnya.

Efek Samping

Piracetam dosis rendah umumnya memiliki toleransi yang sangat baik. Efek samping minor yang mungkin terjadi meliputi:

  • Sistem Saraf Pusat: Gelisah, cemas, atau sulit tidur (insomnia) jika diminum terlalu dekat dengan jam tidur malam.

  • Pencernaan: Mual ringan, rasa tidak nyaman pada perut, atau diare.

  • Lainnya: Pusing kepala sesaat atau peningkatan berat badan (jarang terjadi pada sediaan dosis rendah).

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C: Piracetam diketahui dapat menembus sawar plasenta dan masuk ke sirkulasi darah janin. Penggunaannya dikontraindikasikan pada wanita hamil kecuali jika secara ketat direkomendasikan oleh dokter.

  • Ibu Menyusui: Piracetam diekskresikan ke dalam ASI. Tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh ibu yang sedang menyusui secara eksklusif.

Perhatian & Peringatan Keamanan

Peringatan Penting Penggunaan Piracetam:

  1. Aturan Jam Minum (Cegah Insomnia): Piracetam memiliki efek menstimulasi kewaspadaan otak. Untuk mencegah sulit tidur di malam hari, hindari jadwal minum obat setelah pukul 16.00 atau 17.00 sore.

  2. Titrasi dan Penghentian Obat: Sediaan 400 mg sangat berguna untuk menurunkan dosis secara bertahap (tapering off). Jangan pernah menghentikan konsumsi obat secara mendadak secara sepihak, terutama pada penderita mioklonus, karena berisiko memicu kejang hebat berulang.

  3. Pemantauan Fungsi Ginjal: Pada pasien lansia, pemantauan fungsi ginjal (kadar kreatinin) perlu dilakukan secara berkala karena obat ini diekskresikan secara utuh melalui ginjal.

  4. Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), di tempat sejuk dan kering, terhindar dari cahaya matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter).

  • Produsen / Pemegang Merek: Generik (Diproduksi oleh PT Kimia Farma Tbk, PT Dexa Medica, PT Ifars Tbk, PT Indofarma Tbk, dll.).

  • Kemasan: Dus, Strip / Blister @ 10 Kapsul.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM GKL0933521349A1 (Nomor registrasi disesuaikan dengan produsen generik yang tersedia di apotek).




You may also like