Skip to product information
Pioglitazone HCl 15 mg 10 Tablet

Pioglitazone HCl 15 mg 10 Tablet

Rp 8.182

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Pioglitazone HCl 15 mg adalah sediaan obat antidiabetes oral generik esensial golongan Thiazolidinedione (Glitazon). Diformulasikan untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 melalui peningkatan sensitivitas sel tubuh terhadap insulin.

Pioglitazone bekerja sebagai agonis selektif pada reseptor nuklear Peroxisome Proliferator-Activated Receptor-gamma (PPAR-$\gamma$). Melalui aktivasi PPAR-$\gamma$, obat ini meregulasi transkripsi gen yang terlibat dalam metabolisme glukosa dan lipid, sehingga secara efektif menurunkan resistensi insulin di jaringan otot rangka dan adiposa (lemak), meningkatkan ambilan glukosa perifer, serta menurunkan produksi glukosa oleh organ hati.

Indikasi

  • Diabetes Melitus Tipe 2 (NIDDM): Terapi kombinasi atau monoterapi lini kedua sebagai pendamping diet dan olahraga untuk mengontrol kadar glukosa darah pada pasien dewasa.

  • Terapi Kombinasi: Dapat dikombinasikan secara bersinergi dengan Metformin, Sulfonilurea (seperti Glibenklamid atau Glimepiride), atau Insulin apabila kontrol glukosa darah tidak tercapai dengan monoterapi.

Komposisi

Setiap tablet mengandung:

  • Pioglitazone Hydrochloride: Setara dengan Pioglitazone base 15 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Catatan: Penyesuaian dosis wajib dilakukan berdasarkan evaluasi kadar glukosa darah dan HbA1c di bawah pengawasan dokter.

  • Dosis Inisiasi Dewasa (Monoterapi / Kombinasi): 15 mg atau 30 mg sekali sehari.

  • Dosis Maksimal: Dapat ditingkatkan secara bertahap hingga maksimal 45 mg sekali sehari jika respon klinis belum optimal.

  • Petunjuk Cara Penggunaan:

    1. Diminum 1 kali sehari pada waktu yang sama setiap harinya untuk menjaga konsistensi terapi.

    2. Fleksibel terhadap makanan: Dapat dikonsumsi sebelum, saat, atau sesudah makan.

    3. Telan tablet secara utuh dengan bantuan segelas air putih.

Kontraindikasi

  • Pasien dengan riwayat Gagal Jantung Kongestif (NYHA kelas I hingga IV) atau penyakit gagal jantung aktif (karena berisiko tinggi memicu retensi cairan).

  • Riwayat atau adanya Kanker Kandung Kemih (Bladder Cancer) aktif.

  • Hematuria makroskopis (kencing berdarah) yang belum terdiagnosis penyebabnya.

  • Gangguan fungsi hati (hepar) berat.

  • Ketoasidosis Diabetik (KAD).

  • Wanita hamil dan menyusui.

  • Hipersensitivitas/alergi terhadap Pioglitazone atau komponen tambahan tablet.

Efek Samping

  • Retensi Cairan & Edema: Pembengkakan (edema) pada tungkai, kaki, atau pergelangan kaki akibat retensi garam dan air, yang kerap disertai dengan peningkatan berat badan mendadak.

  • Gangguan Kardiovaskular: Perburukan atau pencetus gagal jantung kongestif (akibat kelebihan beban cairan).

  • Sistem Pernapasan & Saraf: Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), sinusitus, sakit kepala, atau pusing.

  • Muskuloskeletal: Nyeri otot (mialgia) atau nyeri sendi.

  • Risiko Patah Tulang: Peningkatan risiko fraktur tulang pada wanita pascamenopause pada penggunaan jangka panjang.

  • Hipoglikemia: Risiko gula darah terlalu rendah meningkat jika dikombinasikan dengan Sulfonilurea atau Insulin.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C: Studi pada hewan menunjukkan efek buruk terhadap janin. Penggunaannya dikontraindikasikan pada wanita hamil. Pasien hamil penderita Diabetes Melitus Tipe 2 wajib dialihkan ke terapi injeksi Insulin di bawah pengawasan dokter spesialis.

  • Ibu Menyusui: Tidak direkomendasikan untuk digunakan selama masa menyusui karena potensi ekskresi obat ke dalam ASI dan risiko pada bayi.

Perhatian & Peringatan Keamanan

Peringatan Medis Krusial Gagal Jantung & Retensi Cairan:

  1. Waspadai Bengkak & Sesak: Pasien harus segera melapor ke dokter jika mengalami penambahan berat badan mendadak secara drastis, pembengkakan hebat pada kaki/tungkai, atau sesak napas (terutama saat berbaring lurus), karena dapat menjadi tanda awal komplikasi gagal jantung.

  2. Pemantauan Fungsi Hati: Lakukan pemeriksaan enzim hati (ALT/AST) sebelum memulai terapi dan secara berkala selama pengobatan. Segera hentikan pemakaian jika ditemukan gejala gangguan hati (mual muntah tanpa sebab, nyeri perut kanan atas, urine gelap, atau mata/kulit kuning).

  3. Skrining Kandung Kemih: Laporkan ke dokter jika menemukan adanya darah dalam urine (hematuria), nyeri saat berkemih, atau desakan berkemih mendadak.

  4. Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), di tempat kering dan sejuk, terhindar dari paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter).

  • Produsen / Pemegang Merek: Generik (Diproduksi oleh PT Kimia Farma Tbk, PT Dexa Medica, PT Novell Pharmaceutical Laboratories, PT Ifars Tbk, dll.).

  • Kemasan: Dus, Strip @ 10 Tablet.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM GKL1705059310A1 (Nomor registrasi disesuaikan dengan produsen generik yang tersedia di apotek).





You may also like