Skip to product information
Ketos 10 Kaplet

Ketos 10 Kaplet

Rp 10.909

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Ketos Kaplet adalah obat pereda nyeri (analgesik) golongan Antiinflamasi Non-Steroid (OAINS/NSAID) bermerek yang diproduksi oleh PT Lapi Laboratories. Tiap kaplet mengandung Ketorolac Trometamol 10 mg.

Ketorolac bekerja dengan cara menghambat enzim cyclooxygenase (COX-1 dan COX-2) secara kuat, sehingga memblokir pembentukan prostaglandin—senyawa kimia tubuh yang memicu rasa nyeri, peradangan, dan pembengkakan. Ketos memberikan daya pereda nyeri yang sangat masif dan efektif setara dengan analgesik opioid, namun tanpa efek samping ketergantungan.

Indikasi

Penanganan simptomatik jangka pendek untuk meredakan nyeri akut tingkat sedang hingga berat, seperti:

  • Nyeri pasca-tindakan pembedahan (post-operative pain) bedah mayor atau minor.

  • Nyeri pasca-prosedur bedah mulut atau ekstraksi gigi impaksi (odontektomi).

  • Nyeri pasca-trauma muskuloskeletal atau kolik berat.

Komposisi

Tiap kaplet mengandung:

  • Ketorolac Trometamol 10 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Peringatan Penting: Ketos 10 Kaplet merupakan Obat Keras (Logo K Merah). Penentuan dosis, frekuensi, dan durasi terapi wajib berdasarkan resep serta pengawasan dari dokter.

  • Dosis Dewasa: 1 kaplet (10 mg) diminum setiap 4 hingga 6 jam sekali sesuai tingkat keparahan nyeri. Dosis maksimum harian adalah 40 mg per hari (4 kaplet).

  • Lansia (≥65 tahun) / Pasien Pasca-Bedah BB <50 kg: Dosis harian disesuaikan dan diturunkan oleh dokter.

  • Batas Durasi Penggunaan (Penting): Penggunaan Ketos DILARANG KERAS MELEBIHI 5 HARI BERTURUT-TURUT untuk mencegah risiko gangguan ginjal dan perdarahan lambung.

  • Aturan Pakai: Ditelan utuh dengan segelas air putih segera setelah makan utama guna menekan risiko iritasi dan pengikisan mukosa lambung.

Kontraindikasi

  • Pasien dengan riwayat tukak lambung (ulkus peptikum) aktif, perdarahan saluran cerna, atau perforasi lambung.

  • Riwayat asma, urtikaria, atau reaksi alergi berat akibat penggunaan Aspirin atau OAINS lain (aspirin-induced asthma).

  • Gagal jantung kongestif berat dan hipertensi tidak terkontrol.

  • Gangguan fungsi ginjal derajat sedang hingga berat atau pasien berisiko gagal ginjal akibat dehidrasi.

  • Penyakit/gangguan pembekuan darah atau pasien yang sedang menjalani terapi antikoagulan (seperti Warfarin).

  • Wanita hamil (khususnya trimester ketiga) dan wanita dalam proses persalinan.

  • Penggunaan bersamaan dengan OAINS lain (seperti Asam Mefenamat, Ibuprofen, Diklofenak) atau Probenecid.

Efek Samping

  • Pencernaan: Nyeri ulu hati, mual, muntah, dispepsia, kram perut, diare, risiko erosi mukosa lambung, hingga perdarahan saluran cerna.

  • Sistem Saraf: Sakit kepala, pusing, mengantuk transien, dan pening.

  • Kardiovaskular & Ginjal: Retensi cairan/garam (edema kaki), peningkatan tekanan darah, hingga gangguan fungsi ginjal akut (terutama jika digunakan melebihi batas hari aman).

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (Trimester 1 & 2): Digunakan hanya jika manfaat medis melebihi risikonya bagi janin, atas rekomendasi eksplisit dari dokter.

  • Kategori D (Trimester 3): KONTRAINDIKASI MUTLAK. Penggunaan pada trimester akhir kehamilan berisiko tinggi memicu penutupan dini pembuluh darah jantung janin (premature closure of ductus arteriosus), hipertensi pulmonal pada bayi baru lahir, serta menghambat kontraksi uterus dan meningkatkan risiko perdarahan persalinan.

  • Menyusui: Ketorolac diekskresikan ke dalam ASI dalam jumlah sangat kecil. Penggunaannya pada ibu menyusui tidak direkomendasikan tanpa pertimbangan medis yang ketat.

Perhatian & Peringatan Keamanan

  • Peringatan Batas Waktu Terapi (Maksimal 5 Hari): Ketos murni ditujukan untuk terapi nyeri akut darurat jangka pendek. Jangan pernah mengonsumsi obat ini secara rutin melebihi 5 hari berturut-turut layaknya pereda nyeri biasa untuk mencegah kerusakan ginjal akut dan tukak lambung berlubang (perforasi gaster).

  • Hindari Duplikasi OAINS: Jangan mengonsumsi Ketos bersamaan dengan pereda nyeri golongan OAINS lain (seperti Asam Mefenamat, Ibuprofen, atau Meloxicam) karena dapat secara dramatis meningkatkan risiko perdarahan lambung tanpa menambah efek pereda nyeri.

  • Pastikan asupan cairan tubuh terpenuhi selama terapi untuk menjaga fungsi filtrasi ginjal.

  • Simpan pada suhu di bawah 30°C, terhindar dari cahaya matahari langsung dan kelembapan, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter).

  • Produsen/Pemasar: PT Lapi Laboratories

  • Kemasan: Dus, Strip @ 10 Kaplet.

  • Nomor Izin Edar (NIE): DKL2113323309A1




You may also like