Skip to product information
Kalium Diklofenak 25 mg 10 Tablet

Kalium Diklofenak 25 mg 10 Tablet

Rp 4.845

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Kalium Diklofenak 25 mg adalah obat pereda nyeri dan antiinflamasi non-steroid (OAINS / NSAID) generik esensial. Tiap tablet mengandung Kalium Diklofenak (Diclofenac Potassium) 25 mg.

Sebagai sediaan garam kalium dari asam fenilasetat, obat ini diserap lebih cepat oleh saluran pencernaan dibandingkan formulasi natrium diklofenak. Mekanisme kerjanya adalah dengan memblokir enzim cyclooxygenase (COX-1 dan COX-2), sehingga menekan pembentukan prostaglandin—zat kimia tubuh yang memicu reaksi nyeri, peradangan, dan pembengkakan. Varian dosis 25 mg memberikan fleksibilitas penyesuaian dosis awal untuk meredakan serangan nyeri akut tingkat ringan hingga sedang secara cepat dan ekonomis.

Indikasi

  • Meredakan nyeri akut ringan hingga sedang, seperti:

    • Sakit gigi, nyeri pasca pencabutan gigi, atau tindakan bedah mulut ringan.

    • Sakit kepala atau serangan migrain akut.

    • Nyeri haid primer (dismenore).

    • Nyeri pasca trauma, seperti terkilir, keseleo, atau cedera otot dan sendi.

  • Terapi singkat untuk meredakan nyeri peradangan sendi (seperti rematik atau osteoartritis akut).

Komposisi

Tiap tablet salut enterik mengandung:

  • Kalium Diklofenak (Diclofenac Potassium) 25 mg

Dosis dan Aturan Pakai

Peringatan Penting: Kalium Diklofenak merupakan Obat Keras (Logo K Merah). Penggunaan obat ini wajib berdasarkan resep serta petunjuk dari dokter.

  • Dosis Dewasa (Nyeri Akut & Dismenore):

    • Dosis awal yang dianjurkan: 25 mg hingga 50 mg (1–2 tablet), diminum 2 hingga 3 kali sehari.

    • Interval penggunaan disesuaikan tiap 6–8 jam sesuai tingkat keparahan nyeri.

  • Dosis Maksimal Harian: 150 mg per hari (maksimal 6 tablet 25 mg per hari).

  • Aturan Pakai: Wajib dikonsumsi segera sesudah makan atau bersama makanan utama untuk meminimalkan efek iritasi pada mukosa lambung. Telan tablet secara utuh dengan bantuan segelas air putih, jangan dikunyah, dibelah, atau dihancurkan.

Kontraindikasi

  • Pasien dengan tukak lambung (ulkus peptikum) aktif, pendarahan gastrointestinal, atau riwayat pendarahan saluran cerna akibat penggunaan OAINS.

  • Pasien dengan riwayat asma, urtikaria, atau rhinitis akut yang dipicu oleh penggunaan asam asetilsalisilat (aspirin) atau obat OAINS lainnya.

  • Pasien dengan gagal jantung kongestif berat (NYHA II-IV), penyakit jantung iskemik, atau penyakit arteri perifer.

  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau hati tingkat berat.

  • Wanita hamil pada masa trimester ketiga.

Efek Samping

  • Saluran Cerna (Sangat Umum): Nyeri ulu hati (dyspepsia), mual, perut kembung, mulas, atau diare ringan.

  • Sistem Saraf Pusat: Pusing, sakit kepala, atau rasa kantuk ringan.

  • Kardiovaskular & Ginjal: Retensi cairan (edema) dan peningkatan tekanan darah secara transien.

  • Efek Samping Serius (Langka): Pendarahan atau perforasi saluran cerna, gangguan fungsi hati (hepatotoksisitas), serta reaksi alergi berat (anafilaksis).

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C (Trimester 1 & 2 - FDA): Penggunaan harus dengan pertimbangan ketat serta analisis manfaat-risiko dari dokter.

  • Kategori D (Trimester 3 - FDA): Kontraindikasi Mutlak pada Trimester Ketiga Kehamilan. Penggunaan OAINS pada kehamilan lanjut berisiko memicu penutupan prematur ductus arteriosus pada janin, hipertensi pulmonal neonatus, gangguan fungsi ginjal janin, serta menghambat proses persalinan.

  • Laktasi: Kalium Diklofenak dapat terserap ke dalam ASI dalam jumlah sangat minimal; konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini selama menyusui.

Perhatian & Peringatan Keamanan

  • Keamanan Lambung: Gunakan dosis efektif terendah dalam durasi sesingkat mungkin. Pasien dengan riwayat maag atau lansia disarankan mengombinasikan obat ini dengan pelindung lambung (gastroprotektor) sesuai arahan dokter.

  • Risiko Kardiovaskular & Ginjal: Penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi dapat meningkatkan risiko kejadian trombosis kardiovaskular. Pastikan hidrasi cairan tubuh mencukupi selama masa pengobatan.

  • Simpan pada suhu di bawah 30°C, terhindar dari kelembapan dan paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Resep Dokter).

  • Produsen/Pemasar: Generik (Tersedia dari PT Kimia Farma Tbk / PT Dexa Medica / PT Ifars dan produsen farmasi terdaftar lainnya)

  • Kemasan: Dus, Strip @ 10 tablet salut enterik.

  • Nomor Izin Edar (NIE): GKL9805025217A1*

    (*) Nomor Registrasi (NIE) dapat berbeda-beda tergantung pada produsen generik yang tersedia di apotek.




You may also like