Jardiance 10 mg 10 Tablet
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Jardiance 10 mg adalah obat antidiabetes oral inovatif orisinal produksi Boehringer Ingelheim yang mengandung zat aktif Empagliflozin 10 mg. Obat ini tergolong dalam kelas inhibitor Sodium-Glucose Co-Transporter 2 (SGLT2).
Berbeda dari obat diabetes konvensional yang bekerja menstimulasi insulin atau meningkatkan sensitivitas insulin, Empagliflozin bekerja secara independen di organ ginjal. Obat ini secara selektif memblokir protein transporter SGLT2 di tubulus proksimal ginjal, sehingga mengurangi reabsorpsi glukosa kembali ke dalam aliran darah. Kelebihan glukosa tersebut kemudian dikeluarkan dari tubuh secara langsung melalui urine (glukosuria).
Selain efektivitasnya dalam menurunkan kadar gula darah dan HbA1c, Jardiance telah terbukti secara klinis memberikan perlindungan ganda: kardioprotektif (menurunkan risiko rawat inap dan kematian akibat gagal jantung) serta renoprotektif (mencegah pemburukan penyakit ginjal kronis).
Indikasi
-
Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2): Terapi pendamping diet dan olahraga untuk memperbaiki kontrol glikemik pada pasien dewasa (sebagai monoterapi atau kombinasi dengan obat antidiabetes lain/insulin).
-
Gagal Jantung (Heart Failure): Mengurangi risiko kematian kardiovaskular dan rawat inap akibat gagal jantung pada pasien dewasa (baik dengan reduced maupun preserved ejection fraction).
-
Penyakit Ginjal Kronis (Chronic Kidney Disease / CKD): Mengurangi risiko pemburukan fungsi ginjal atau kematian kardiovaskular pada pasien dewasa yang berisiko mengalami progresivitas CKD.
Komposisi
Tiap tablet salut selaput mengandung:
-
Empagliflozin 10 mg
Dosis dan Aturan Pakai
Peringatan Penting: Jardiance merupakan Obat Keras (Logo K Merah). Penentuan dosis awal dan regimen terapi wajib berdasarkan resep serta petunjuk dari dokter spesialis.
-
Dosis Dewasa (DMT2, Gagal Jantung, CKD): 1 tablet (10 mg), diminum 1 kali sehari.
-
Penyesuaian Dosis: Untuk pasien DMT2 yang membutuhkan kontrol glikemik tambahan dan toleran terhadap dosis 10 mg, dokter dapat meningkatkan dosis hingga maksimal 25 mg sekali sehari.
-
Waktu & Aturan Pemberian: Dikonsumsi pada pagi hari secara rutin pada jam yang sama setiap harinya. Tablet dapat diminum sebelum atau sesudah makan (bersama suapan makanan atau setelah sarapan) dan ditelan utuh dengan segelas air putih.
Kontraindikasi
-
Pasien dengan gangguan fungsi ginjal berat atau derajat terminal (nilai eGFR < 20 mL/min/1.73 $m^2$) serta pasien yang menjalani hemodialisis (cuci darah).
-
Pasien dengan riwayat Ketoasidosis Diabetik (KAD).
-
Pasien dengan riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi berat terhadap Empagliflozin atau bahan tambahan dalam tablet ini.
Efek Samping
-
Infeksi Jamur Genital (Sangat Umum): Infeksi mikotik pada area genital seperti vulvovaginitis pada wanita atau balanitis pada pria, akibat kadar gula yang tinggi pada urine.
-
Infeksi Saluran Kemih (ISK): Peningkatan risiko sistitis atau infeksi saluran kemih lainnya.
-
Diuresis Osmotik & Dehidrasi: Peningkatan frekuensi berkemih (sering kencing), haus berlebih, hipotensi (penurunan tekanan darah), atau pusing/pening saat bangkit berdiri (hipotensi ortostatik).
-
Hipoglikemia: Risiko gula darah terlalu rendah meningkat jika Jardiance dikombinasikan dengan obat golongan Sulfonilurea atau Insulin.
-
Efek Samping Langka & Serius:
-
Ketoasidosis Diabetik Euglikemik: Kadar asam dalam darah meningkat meski gula darah berada dalam batas normal/sedikit meningkat.
-
Gangren Fournier: Infeksi nekrotikan langka tetapi serius pada area perineum/kemaluan.
-
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Kategori C (Trimester 1) / Kategori D (Trimester 2 & 3 - FDA): Penggunaan Empagliflozin pada trimester kedua dan ketiga kehamilan berisiko memengaruhi perkembangan dan maturitas fungsi ginjal janin.
-
Penggunaan: Kontraindikasi pada wanita hamil dan ibu menyusui. Dokter spesialis kandungan biasanya akan mengalihkan terapi kontrol gula darah ke suntikan Insulin selama masa kehamilan.
Perhatian & Peringatan Keamanan
-
Kecukupan Asupan Cairan (Sangat Vital): Pasien wajib menjaga kecukupan minum air putih (minimal 2 hingga 2,5 liter per hari, kecuali ada batasan cairan dari dokter jantung/ginjal) untuk mencegah dehidrasi, pusing, dan gangguan fungsi ginjal akut.
-
Kebersihan Area Intim: Jaga kebersihan organ intim luar setelah buang air kecil (keringkan dengan benar) untuk meminimalkan pertumbuhan jamur atau bakteri.
-
Pemantauan Fungsi Ginjal: Fungsi ginjal (eGFR) wajib diperiksa sebelum memulai terapi dan diperiksa secara berkala selama pengobatan.
-
Ketoasidosis: Hentikan penggunaan obat dan segera hubungi dokter jika mengalami gejala mual, muntah, nyeri perut, lemas berat, atau napas berbau buah/manis.
-
Simpan pada suhu di bawah 30°C, terhindar dari kelembapan dan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah - Resep Dokter).
-
Produsen/Pemasar: PT Boehringer Ingelheim Indonesia
-
Kemasan: Dus, 1 blister @ 10 tablet salut selaput.
-
Nomor Izin Edar (NIE): DKI2124200417A1