Skip to product information
CTM 4 mg 12 Tablet

CTM 4 mg 12 Tablet

Rp 1.433

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

CTM 4 mg adalah sediaan obat antihistamin generasi pertama bermerek produksi PIM Pharmaceutical yang mengandung zat aktif Chlorpheniramine Maleate. Obat ini bekerja secara kompetitif sebagai antagonis terhadap efek histamin pada reseptor H1 sistemik. Dengan menghambat ikatan histamin, CTM efektif meredakan rentetan reaksi alergi pada saluran pernapasan, mata, dan jaringan kulit, dengan efek sedasi (mengantuk) yang khas.

Indikasi

Meringankan gejala-gejala akut akibat reaksi alergi, meliputi:

  • Urtikaria (biduran/kaligata), dermatitis alergi, dan gatal-gatal pada kulit.

  • Rinitis alergi (bersin-bersin, hidung mampet, atau pilek encer akibat alergi).

  • Gejala alergi pada mata seperti konjungtivitis alergi (mata merah, gatal, dan berair).

  • Rasa gatal pada area hidung, tenggorokan, atau akibat sengatan serangga.

Komposisi

Tiap 1 tablet mengandung:

  • Chlorpheniramine Maleate 4 mg.

Dosis dan Aturan Pakai

  • Dewasa: 1 tablet, diminum 3–4 kali per hari. (Dosis maksimal: 6 tablet atau 24 mg per hari).

  • Anak Usia 6–12 Tahun: $\frac{1}{2}$ tablet (2 mg), diminum 3–4 kali per hari. (Dosis maksimal: 3 tablet atau 12 mg per hari).

  • Anak Usia 2–5 Tahun: 1 mg ($\frac{1}{4}$ tablet), diminum 3–4 kali per hari. (Dosis maksimal: 1,5 tablet atau 6 mg per hari).

  • Aturan Pakai: Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan (sebelum atau sesudah makan) dengan bantuan segelas air putih.

Kontraindikasi

  • Anak usia di bawah 2 tahun, bayi baru lahir (neonatus), dan bayi prematur.

  • Penderita serangan asma akut.

  • Penderita glaukoma sudut sempit dan retensi urin.

  • Penggunaan bersamaan dengan obat golongan Monoamine Oxidase Inhibitors (MAOI) atau dalam rentang waktu 14 hari pasca-hentikan terapi MAOI.

Efek Samping

  • Sistem Saraf (Sangat Umum): Mengantuk, pusing, penurunan koordinasi motorik, masalah konsentrasi, gelisah, gangguan kecemasan, atau iritabilitas.

  • Antikolinergik: Mulut kering, penglihatan kabur, sembelit (konstipasi), dan sulit buang air kecil.

  • Metabolisme & Pencernaan: Mual atau peningkatan nafsu makan.

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C: Studi pada hewan menunjukkan adanya efek samping pada janin, dan studi terkontrol pada manusia masih terbatas. Obat ini tidak boleh dikonsumsi sembarangan oleh wanita hamil (terutama trimester akhir) tanpa pengawasan dokter.

  • Menyusui: Tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui karena obat dapat merembes ke dalam ASI dan berisiko memicu efek lesu atau gangguan pernapasan pada bayi.

Perhatian & Peringatan Keamanan Kritis

  • P. No. 1: Awas! Obat Bebas Terbatas. Bacalah aturan memakainya.

  • Peringatan Aktivitas: Selama mengonsumsi obat ini, pasien DILARANG KERAS mengemudikan kendaraan bermotor, bersepeda, atau menjalankan mesin industri yang berbahaya karena efek mengantuk obat ini sangat dominan.

  • Gunakan dengan perhatian ekstra dan pengawasan medis pada pasien penderita gangguan jantung, epilepsi, gangguan fungsi ginjal atau hati, serta pada kelompok anak-anak dan lanjut usia (lansia).

  • Simpan strip obat di tempat yang kering, sejuk (di bawah suhu 30°C), terhindar dari kelembapan, serta jauh dari jangkauan anak-anak.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Bebas Terbatas (Logo Lingkaran Biru dengan bingkai hitam).

  • Manufaktur/Produsen: PT PIM Pharmaceutical - Indonesia

  • Kemasan: Dus, 1 Strip @ 12 Tablet.

  • Nomor Izin Edar (NIE): BPOM DTL7218907010A1




You may also like